Bukan saatnya menjadi penonton !

Diposting pada June 5, 2006 | Awan: Care and Share | oleh : sunu wibirama.

Ada tiga buah cara untuk membaca sebuah bencana atau musibah yang sedang ditimpakan Allah SWT kepada diri kita. Cara yang pertama adalah menganggap bahwa musibah ini adalah bagian dari azab Allah yang disegerakan kepada manusia, untuk meringankan siksa yang akan diperoleh manusia di akhirat nanti. Jelas, ini adalah sebuah cara untuk membaca musibah sebagai sebuah bagian dari kekuasaan Allah atas semua perbuatan kita.
Cara yang kedua, menganggap musibah adalah cobaan bagi kita. Cobaan, karena Allah SWT senantiasa mencoba manusia, baik dalam keadaan lapang maupun sempit, kaya maupun miskin, dan Allah SWT senantiasa menyediakan “filter” untuk mengetahui tingkat keimanan hamba-Nya, dalam berbagai keadaan. Apakah ia bersyukur manakala diberi kelapangan, ataukah bersabar manakala di beri musibah ….

Cara yang ketiga, menganggap musibah adalah peringatan untuk kita. Manusia ibarat sebuah mobil yang selalu dikendarai tanpa henti, yang ada kalanya “rusak ” dan ngadat di tengah jalan.Maka Allah selalu punya cara untuk “menjewer” kita …dan beruntunglah kita bila kita masih ingat dengan “jeweran” Allah.

Yang jelas, bukan saatnya menjadi penonton. Segera mengambil sikap, bersyukur dan bersabar untuk kembali berbuat. Karena seberapa kecilpun kontribusi kita untuk orang lain,kelak akan menjadi sesuatu yang besar di hadapan Allah SWT …..
Semoga saja …….

Berbagi dan Peduli:

» Diposting pada awan Care and Share. Artikel lainnya pada awan ini:

  • » Kebersihan dan Berkah Sebuah Negeri
  • » [Renungan Susu Jahe]: Mari Bersyukur
  • » Mari Memudahkan, Semoga Dimudahkan!
  • » Renungan Susu Jahe - Ar Rahman 39
  • » [Kliping] : Republika Online
  • » Dzaghridi Ya Samaa’
  • » Kajian Ramadhan
  • » Selamat Jalan, Mbah. Pertanyaanmu Terjawab Sudah…
  • Ikut urun rembug di artikel ini

    My Stats


    Add to Technorati Favorites



    Copyright © 2009 [Cerdas-Terampil-Taqwa] Sunu Wibirama. All Rights Reserved | Design: YGoY | Silahkan kutip artikel dengan mencantumkan sumbernya