Diposting pada September 27, 2006 | Awan: Waton_nggasruk | oleh : sunu wibirama.

Ya, lumpur Lapindo Brantas yang sekarang membuat kalang kabut warga porong Sidoarjo memang membuat warga menderita. Di tengah bulan ramadhan ini, warga terpaksa harus sahur dan berbuka di tengah kepungan lumpur panas yang (entah) berhenti kapan. Lalu, bagaimana pertanggungjawabanmu, wahai amir negara Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ? Wahai Yusuf Kalla ? Mengapa engkau dengan riang justru melenggang ke luar negeri mendatangkan investor asing baru, sementara rakyatmu menderita karena perbuatan investor lokal ?
Bagaimanakah perasaanmu jika yang disiram lumpur ini istri dan anakmu ? Bagaimana rasanya jika semua harta benda yang kau usahakan musnah dengan seketika karena kecerobohan manusia ? Memang benar, peristiwa blow up dari oil drilling sangat sulit di atasi. Namun, ingat ! Anda semua melakukan drilling di tengah komunitas penduduk yang bahkan tidak merasakan apa yang Anda dapat dari bumi Indonesia
» Diposting pada awan Waton_nggasruk. Artikel lainnya pada awan ini: