Diposting pada February 14, 2008 | Awan: Iseng, Motivation, Umum | oleh : sunu wibirama.
Nama yang berarti Air-Api itu adalah sebuah merk bahan bakar berbasis air (hidrofuel) yang Rabu kemarin (13/2) dilaunching di Universitas Muhammadiyyah Yogyakarta (UMY). Tim riset Banyugeni yang terdiri dari Drs. Purwanto (konsultan ahli), Ir. Bledug Kusuma Prasadja, M.T., Ir.Toni K. Haryadi,M.T., dan Dra.Nike Triwahyuningsih, M.P. telah melakukan riset sejak tahun 2007 untuk menemukan bahan bakar air yang setara dengan BBM ini. Uji coba yang dilakukan di UMY kemarin berhasil dengan sangat memuaskan, yakni uji coba menyalakan kompor, teplok dan sepeda motor. Pada hari Senin (11/2) bahkan telah dilakukan uji coba Banyugeni pada pesawat Ultralight Tipe Jora Rotax 582 di LPLP Solo dengan start engine yang memuaskan.
Temuan mutakhir level dunia dari Bantul ini diharapkan bisa memberikan solusi cerdas, hemat dan efisien terhadap krisis energi yang sedang dialami oleh bangsa Indonesia, utamanya warga Bantul pasca gempa besar 27 Mei 2006 yang lalu. Menurut Rektor UMY, Dr. Khoiruddin Bashori, proses pembuatan Banyugeni ini diilhami dari krisis energi di Indonesia dan beberapa ayat Al Qur’an yang menceritakan kekuatan besar di balik air, seperti :
- “Dan laut yang di dalam tanahnya ada api” (At Thur : 6)
- “…..Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (Al Anbiya’ : 30)
- “Dan apabila lautan dijadikan meluap” (At Takwir : 6)
Sesuai dengan inspirasi tadi, Banyugeni tidak dikembangkan dari air tanah, tapi dari air laut yang mengalami proses destilasi dan mekanotermal elektronis. Air laut yang dimurnikan, kemudian dimasukkan dalam proses mekanik, thermal (suhu), listrik dan kimiawi untuk mengubahnya menjadi bahan bakar. Proses ini bertujuan untuk menyetarakan berat jenis air dan minyak. Satu liter air murni menghasilkan satu liter Banyugeni. Untuk membuat bahan bakar kurang dari 50 liter, hanya dibutuhkan waktu 10 menit. Untuk ribuan liter Banyugeni dibutuhkan waktu 3-3,5 jam. Saat dimintai keterangannya, Bupati Bantul Bapak Idham Samawi yang juga ikut melakukan ujicoba mengatakan, “Temuan ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia bisa mewarnai peradaban dunia. Kita adalah bangsa yang patut diperhitungkan”
Ya, Indonesia adalah bangsa yang patut diperhitungkan. Dengan segala macam potensi otak dan alamnya, tentunya. Dan ummat Islam sudah semestinya menjadi tokoh kuncinya, karena Alqur’an mewajibkan ummat Islam untuk membaca dan belajar, serta menjadi solusi bagi permasalahan bangsa.
Bravo Riset Indonesia !
Referensi :
1. Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat, Rabu 13 Februari 2008, halaman 1.
2. Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat, Kamis 14 Februari 2008, halaman 6.
3. Surat Kabar Harian Kompas, Kamis 14 Februari 2008, halaman A (Yogyakarta).
» Diposting pada awan Iseng, Motivation, Umum. Artikel lainnya pada awan ini:
» Read PhD Comics Offline (1997-2007)» Pajak Sontoloyo» WINNER : Nampak Beda Nyata Sama 01» Nampak Beda Nyata Sama E01» Rekaman KPK : Kasus Korupsi Departemen Kehutanan» Sombongnya Birokrasi Indonesia» Wai Khru : Cara Thailand Menghargai Guru» DIBAYAR UNTUK MEMBOLOS
Ikut urun rembug di artikel ini
February 14th, 2008 at 6:22 am
Saya sangat mendukung penemuan ini, tapi mohon informasinya proses pembuatannya secara lebih lengkap agar membantu negara dan bangsa Indonesia
February 14th, 2008 at 7:27 am
silahkan ditanyakan langsung pada tim yang membuat mbak, karena proses lab ini masih dirahasikan dan dalam proses dipatenkan
February 14th, 2008 at 7:34 am
salut banget sam insan indonesia yang bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,,,,, ga kalah sama dunia internasional. semoga bisa dikembangkan dan dipasarkan dengan harga murah sehingga orang jogja khususnya dan orang indonesia umumnya bisa menikmati karya anak bangsa… secepatnya ya…. Salut sama penemunya bisa mengkaji Al Quran dan menghasilkan sesuatu yang spektakuler karenanya
February 14th, 2008 at 7:35 am
Selamat atas ditemukannya energi baru yang sangat kita dambakan ini.
Selamat kepada UMY yang telah menjadi sponsor dalam rangka penelitian tersebut. Juga kepada Bapak dan Ibu yang telah bekerja dengan tekun saya ucapkan semoga penemuan ini bisa bermanfaat bagi kesejahteraan umat.
Selamat berkarya. maju terus.
February 14th, 2008 at 11:26 am
Selamat, sy bangga, sy bersyukur jika temuan ini dpt diproduksi massal berarti kita keluar dari kesulitan bhn bakar yg sangat mempengaruhi kehidupan rakyat dan perekonomian bangsa. smoga cepat direalisasikan krn rakyat sdh capek ngantri minyak tanah, blm lagi ada ancaman pembatasan premium.
sy inget semboyan wkt SMA dulu, iman-ilmu-amal, barang kali ini pembuktianya..jika bener beriman, berilmu maka sebaiknya kita amalkan utk umat.
February 14th, 2008 at 12:34 pm
selamat, saya ikut bangga dengan temuan ini yang sangat bermanfaat.
tapi harus dijaga dan harus bisa mengelola supaya bangsa kita tidak dibodohi lagi apalagi dalam hal pengelolaan sumber daya.
thanks.
February 14th, 2008 at 5:27 pm
Okee…. semoga cepat diluncurkan ke pasaran ! Bahan bakar hebat ini. Semoga tidak di halangi orang-orang kolot sebagaimana nutrisi saputra yang sekarang gak kedengaran lagi :mad:
February 15th, 2008 at 2:52 am
apakah banyugeni sudah dipasarkan? di mana bisa beli? jangan hanya ramai di koran.
February 15th, 2008 at 7:44 am
Mudah-mudahan berguna untuk bangsa Indonesia……..dan seluruh umat manusia di dunia
February 15th, 2008 at 10:27 am
Proses paten perlu berapa lama? Kenapa sampai sekarang blum juga di ekspos gimana caranya mbikin? Ini bukan hoax kan?
Adakah alamat yang bisa di telpon/email untuk mendapatkan info lebih lengkap?
February 15th, 2008 at 11:10 am
Harus dikaji secara ilmiah dengan lebih mendalam. Dulu, orang amerika digegerkan dengan berita adanya UFO, Neil Amstrong mendengar suara adzan di bulan, ditemukan makhluk hidup di planet mars, benarkah?
Air jadi minyak ? mungkinkah ? … sikap kritis bangsa ini teruji dengan berita ini.
February 15th, 2008 at 11:17 am
saya setuju dengan pendapat pak ahmad… memang perlu pengkajian lebih kritis… bagaimana prosesnya mengubah air jadi minyak?? karena setahu saya unsur kimia yang terkandung dalam air sangat berbeda dengan minyak.. mohon koreksi yang lebih ahli..
February 15th, 2008 at 1:10 pm
Ass. Wr. Wb.
Alhamdulillah, bila Allah berkehendak “Kun Fa Yakun”
Selamat atas sukses yang diraih oleh Team Riset Banyugeni,
semoga hasil kerja keras yang dilakukan akan mendapat imbalan dan
maghfirah dari Yang Maha Memiliki.
Selamat bekerja
Wassalam
February 15th, 2008 at 1:22 pm
Menarik …
semoga bisa cepat terealisasi dan diproduksi massal
semoga ini benar adanya
February 16th, 2008 at 1:53 am
Indonesia akan kehabisan minyak ?. suka nggak suka, mau nggak mau pasti ya, entah berapa puluh tahun lagi. Seandainya BBM habis bangsa ini tidak menyiapkan diri untuk itu. Dengan kondisi masyarakat yang makin sulit secara ekonomi, ditambah harga BBM terus naik, sepertinya persoalan bangsa ini semakin tambah lagi, belum lagi bencana alam.
Lalu ada BANYUGENI hadir dengan tiba-tiba, hasil riset dari sebuah univeristas yang notabene belum memiliki reputasi di bidang karya teknologi atau karya ilmiah setingkat UGM atau ITB.
Bangsa ini memang sedang banyak masalah tetapi bukan berarti harus kehilangan akal, penemuan fenomenal membutuhkan kajian ilmiah yang mendalam, bukan sekedar meneliti produk, lalu launching, tapi juga proses harus dikaji secara mendalam.
jangan mengharapkan ratu adil itu datang, kita harus berjuang keras untuk mengubah nasib. Yang saya takutkan adalah kehadiran BANYUGENI justru memberi penyakit baru bagi bangsa ini, layaknya mengharapkan kehadiran ratu adil. Kita harusnya bekerja keras untuk mengubah nasib bukan dengan “PARODI TEKNOLOGI”.
February 16th, 2008 at 3:56 am
semoga penemuan ini berguna dengan baik,itu saja.
February 16th, 2008 at 7:34 am
semoga penemuan ini dapat menciptakan kemaslahatan bagi manusia
February 16th, 2008 at 8:50 am
benar-benar kabar yang di tunggu-tunggu wong cilik kapan jadi kenyataan setelah terombang ambing dalam kebijakan pemerintah yang tak tentu ini. Wallohu a’lam.
February 16th, 2008 at 3:42 pm
maaf bukan pesimis
ini versi lokal dari blueenergy yang presiden sby lihat di Bali ?
semoga kenyataan, bukan seperti dana revolusi atau uang nusantara yang katanya ada di swiss
February 17th, 2008 at 8:40 am
semoga dapat dibuat secara massal sehingga dapat mengurangi ketergantungan dari minyak bumi, setelah dilakukan pengkajian terhadap penggunaan jangka panjang bagi mesin pengguna banyugeni ini
February 18th, 2008 at 2:15 am
VIVA buat ke 5 peneliti dan UMM jogja. Anda semua sudah menjadi ASMAUL HUSNA ke 100 untuk menjadi saksi bahwa ALLAH ada dan maha rahman dan rohim di tengah-tengah penderitaan hidupnya dan yang hidup di negara yang salah urus.
Tidak ada balasan bagi hambanya yang sudah mempersembahkan hidupnya untuk kemakmuran orng lain kecuali SURGA.
bisakah saya mendapatkan alamat lengkap kelima peneliti kiriman ALLAH itu?
terima kasih
February 18th, 2008 at 4:18 am
@all
untuk kontak ke tim researcher Banyugeni™ , silahkan ke kampus Universitas Muhammadiyyah Yogyakarta dan berdiskusi langsung dengan mereka. Artikel yang saya muat dalam blog ini didasarkan pada liputan launching Banyugeni di UMY
Terima kasih
February 18th, 2008 at 3:02 pm
SIM SALABIM……..ABRA KADABRA
February 18th, 2008 at 3:03 pm
LIAT, BACA DAN BERI KOMENTAR : BANYUGENI.COM
February 27th, 2008 at 11:32 am
Air jadi minyak (BBM) ? Aku setuju itu bisa, masuk akal, toh ada ilmunya. Yang tidak punya ilmu, ya, otomatis tidak percaya.
CO2 dalam air laut (ada H2O di dalamnya) dikenakan gelombang radio, dan dg gelombang yang di-atur2 hingga pas, maka tangan2 CO2 putus dan tangan H2O juga putus, tidak stabil, lalu mereka bersambung lagi menjadi CH4, C2H8 (methan, ethan, butan dst, dapat di-atur2 menurut panjang gelombangnya).
Penjelasannya, lihatlah situs berikut (in English)
http://www.youtube.com/watch?v=BtmK3hwYO6U&feature=related
http://www.youtube.com/watch?v=lRh4vwLJAiU&feature=related
March 7th, 2008 at 12:00 pm
@ mas Agus..
dari yang saya baca, banyugeni ini prinsipnya adalah sintetik hidrokarbon… H nya dari H20 (air) sedangkan C nya bisa dari berbagai cara, salah satunya adalah penangkapan atau daur ulang CO2.
bisa lebih jelasnya googling dengan keyword “Synthetic Hydrocarbon” atau “CO2 capture”
March 7th, 2008 at 5:53 pm
wah hebat, kira-kira kapan diproduksi masal ya…?
March 9th, 2008 at 9:32 am
itu memang anginsurga mas…
belum ada launcing alat di UMY…… ..
hanya launching informasi aja,,,semacam press conference…..
2. Alat tersebut sama sekali tidak ada di laboratorium UMY,,,,coba cari aja sampai blusukan,,ngak ada,,,,
3. itu hanya sedikit hiperbola,,kayaknya UMY diboongin oleh penemunya untuk mengeruk/investasi aspal (asli tapi palsu)
4. di UMY sendiri 95% menolak penelitian itu,,,,(karena tidak masuk akal,,dan cenderung boong),,,,yang setuju hanya empat(yang satu sudah mundur) ,,,,he,,he tinggal tiga peneliti itu dan pak rektor yang tersilaukan
5. emang jujur terjadi miss manajeman di UMY tentang penelitian itu,,,
6. maaf semuanya kawan,,,,kawan
March 13th, 2008 at 7:11 am
Mas kalu bener terealisasi, cepet diptenein biar gak diambil idenya ama orang lain atau negara2 kapitalis. kalau pun bohong kita tunggu pembuktianya bulan april… yaaa ojo ngapusi wong cilik dosa mas. buktiin donk kalau sampeyan2 ilmuwan sejati.
March 15th, 2008 at 2:06 pm
ass
1. hati2 mengartikan Al qur’an…jangan asal caplok,,ntar malu sendiri……di Al quran tertulis bukan air bisa berubah menjadi energi,,,tetapi air bisa dialikan dan menjadi energi (misal PLTA)
2. memalukan dan cenderung kebohongan publik…
3. di haidst, kalau orang marah (api) maka wudlulah (air) jadi air dan api bertolak belakang…..
4. penelitian tentang air,,adalah merubah air menjadi H2 (gas), sedangkan banyugeni merubah menjadi cairan energi….jelas tidak masuk akal
5. ada unsur jin didalamnya,,,pasti…..
6. itu seperti penipuan investasi mengatasnamakan Al quran dan kyai,,,,hati,,hati semuanya
wassalam
March 15th, 2008 at 2:13 pm
Ass…
makasih atas komentarnya……(terutama yang telah tersilaukan oleh kebohongan………seorang kyai penipu)
1. ini memang seperti dana revolosi,,,or bisnis investasi…kebohongan publik atau seperti jemanni (50% nyata 50% boong)
2. Mas-mas telah terhipnotis dengan euforia energi terbarukan….
3. mohon mas2 download tentang H2 terbaru dariJepang or Amerika…..hal tersebut memang mungkin dilakukan,,tetapi biaya kemasannya dan pembuatannya amat sangat mahal sehingga tidak ekonomis. Secara teori bisa air menjadi H2,,,tetapi secara percobaan baru dilakukan di Jerman sekitar tahun 2005 dan masih skala Laboratorium dengan biaya amat sangat mahal
4. air memang bisa dicampur dengan bensin (seperti di Palu)..tetapi fungsi air bukan merubah/meningkatkan energi,,,,,fungsi air hanya sebagai pengahalus bahanbakar fosil dan itupun dengan teknologi khusus
5. dan saya tau persis bahwa keempat orang dosen tersebut tidak melakukan penelitian apapun yang bergubungan dengan banyugeni,,,,tetapi hanya nyantol aja…..dan beliau 4 tidak tau isinya alat yang dibuat pak joko (= blue energi). jadi beliau berempat babarblas ora melakukan penelitian…..coba tanya aja ke salah satu (dari kekempatnya)…selalu mengtasnamakan masih rahasia…..(persis seperti menjanjikan dana revolosi)
jadi cenderung duplikasi
6. sebelum ke UMY, oleh pak joko (kyai penipu) sudah ditawarkan ke ITB dan UGM, kemudian UGM membuat tim untuk menganalisis alat tersebut. akhirnya ahli2 energi UGM merekomendasikan ke pak rektor UGM-”hati2 pak ini tidak masuk akal, mungkin penipuan”
7. alat tersebut baru ada merek dagangnya saja (depperdagangan nganjuk),,,,dan sudah lebih dari 3bulan dijanjikan dipatenkan…….Kata orang dalam HAKI, alat tersebut tidak memiliki kaidah2 metopen…
8. memang rektor UMY, mungkin telah kepincut,,,dan maaf mungkin tersilaukan….yang namanya menteri aja bisa tersilakan apalagi cuma seorang rektor…….
9. bukan saya ndak percaya sama UMY,,,,atau bahkan berpikiran sempit,,,,,,,,,saya juga memahami ini berdasar diskusi ilmiah dengan teman2 yang punya latar belakang energi……saya hanya mencoba meluruskan mas/mbak…..agar tidak terlibat euforia,,,,ntar kecewa looo…….
10. kasihan al Quran,,,,,kalau diterjemahkan salah,,,,maka Al qur an dikira salah,,kan kasihan…….padahal yang salah mengartikan orangnya,,(bukan Al qurannya)
wassalam