Menghargai Ibadah

Diposting pada June 30, 2008 | Awan: Adventure | oleh : sunu wibirama.

Apa itu menghargai ibadah? Setidaknya itu saya temukan di negeri non muslim ini, saat kemarin berburu tempat sholat di Siam Paragon, sebuah mall besar di Bangkok. Satu-satunya tempat sholat terdekat yang representatif di arteri jalan Petchburi, Bangkok. Mall ini kira-kira tiga kalinya Ambarukmo Plaza di Yogyakarta yang tempat sholatnya sempit, campur aduk putra-putri dan wudhunya tanpa privasi sama sekali.

Apa itu menghargai ibadah ? Memberikan tempat ibadah yang nyaman di tengah keramaian adalah salah satu penerapan menghargai ibadah. Anehnya, mengapa itu tidak terjadi di Indonesia? Di tengah negeri muslim dengan sekian ratus ribu masjid berdiri di atasnya. Sebanyak masjid berdiri, mushola mall selalu tempat sempit yang kumuh dan seperti tak terurus. Tapi di negeri lain, mereka paham kebersihan bagi seorang muslim adalah utama.  Saya sempat tercenung dan duduk cukup lama di dalam musholla Mall Siam Paragon ini. Merasa aneh saja, bukan takjub. Biasa saja, tapi mengapa tidak di Indonesia ? Mengapa harus di Thailand?

Coba perhatikan foto di bawah ini. Terjadi di Thailand, bukan di Indonesia. Ah, PR kita masih banyak. Tidak layak rasanya memaki negeri lain, sementara menata diri saja tidak pernah mau.


(Tempat Sholat Jama’ah Putri)


(Tempat Sholat Jama’ah Putra)


(Tempat Wudhu)

Berbagi dan Peduli:

» Diposting pada awan Adventure. Artikel lainnya pada awan ini:

  • » Jalur Van di Victory Monument Bangkok Thailand
  • » Pernak-pernik Puasa di Indonesia dan Thailand
  • » Seputar Evakuasi: WNI dan Kerusuhan Bangkok
  • » Homesick (jilid 2)
  • » Daftar Rumah Makan Halal & Masjid di Bangkok
  • » Imaginary dialogue between Thais and Indonesians : ISLAM
  • » Antara "Yin" dan "Fang"
  • » Video Lomba Pidato Bahasa Indonesia 2009
  • 2 Komentar to “Menghargai Ibadah”

    1. yan9n Berkomentar:

      beruntunglah tinggal di thailand…
      kapan ya di jepang ada kaya beginian..

    2. rommy Berkomentar:

      weh..salut2..walaupun mayoritas non-muslim, ternyata masih dihormati juga dengan dibuatkan tempat seperti itu.salut2..alhamdulillah..

      di negeri tercinta, mungkin masih jadi PR..begitu kan mas sunu?

    Ikut urun rembug di artikel ini

    My Stats


    Add to Technorati Favorites



    Copyright © 2009 [Cerdas-Terampil-Taqwa] Sunu Wibirama. All Rights Reserved | Design: YGoY | Silahkan kutip artikel dengan mencantumkan sumbernya