Diposting pada August 5, 2008 | Awan: Adventure, Iseng | oleh : sunu wibirama.
Coba Anda perhatikan gambar hasil jepretan kamera HP saya di atas. Adakah sesuatu yang aneh? Yap, Anda benar. Tidak semua wanita Thailand suka menggendong bayi, termasuk salah satu ibu yang berbaju merah itu. Ada sebuah kebiasaan yang cukup aneh di Thailand. Mereka yang enggan memiliki keturunan, biasanya akan memelihara hewan sebagai penggantinya. Entah kenapa, gukguk (bahasa jawanya : asu, segawon, wedhus balap), adalah hewan yang cukup kondang di Thailand. Kata orang Thai sih karena anjing adalah hewan kesayangan raja. Coba kalau raja Thailand suka memelihara ular, gimana tuh?
Kembali ke foto tadi. Hewan yang dipelihara si ibu tadi adalah anjing pudel yang lucu. Anjing ini diperlakukan seperti bayi. Dikucir rambutnya, dielus-elus, dan ditimang pula. Tak jarang si ibu ini menciumi anjing tadi sebagaimana ia memperlakukan anaknya sendiri. Fenomena yang cukup aneh ini lantas mendorong niat iseng saya untuk menjepret ibu tadi. Kebetulan saja di samping si ibu ada ibu lain berjilbab yang sedang menggendong anaknya. Pas deh. Momen berharga ini langsung saya abadikan dengan kamera HP (yang memang tujuannya untuk mengambil momen yang cepat dan tiba-tiba, namun dengan kualitas gambar yang tidak terlalu bagus). Lokasi pengambilan saya lakukan di kereta KRL jurusan Phayathai – Phra Chom Klao.
» Diposting pada awan Adventure, Iseng. Artikel lainnya pada awan ini:
August 5th, 2008 at 6:17 pm
hehehe
di sini malah ada salon khusus anjing yang harganya lebih mahaaaal dari pada untuk manusia… hehe