Diposting pada December 23, 2008 | Awan: Adventure | oleh : sunu wibirama.
Tiga hari yang lalu, mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Ngajikhun Bangkok -Burapha mengunjungi rekan-rekan di Mae Fah Luang University, Chiang Rai dan Chiang Mai University, Chiang Mai. Dua propinsi di ujung utara Thailand ini dikenal dengan beberapa objek wisata menarik dan cuacanya yang cukup dingin. Salah satu objek yang menarik perhatian wisatawan adalah daerah Golden Triangle (Segitiga Emas) dimana perbatasan Thailand, Laos dan Myanmar bertemu. Golden Triangle (GT) terletak kira-kira 9 km dari kota tua Chiang Saen dan menjadi salah satu percabangan sungai Mekong yang mengalir dari Myanmar, Laos dan Thailand. Daerah ini terkenal dengan ladang opium yang saat ini hanya tinggal monumen saja. Dahulu kala, GT menjadi salah satu daerah konflik sekaligus daerah terlarang karena penanaman ganja ini. Namun saat ini, daerah dimana ganja-ganja tersebut ditanam sudah digantikan oleh sebuah desa pariwisata kecil bernama Sob Ruak. Desa Sob Ruak dikenal dengan berbagai macam kerajinan tangan dan cinderamatanya. Selain itu, berwisata di daerah Golden Triangle juga bisa dilakukan dengan menyewa kapal boat dengan membayar sekitar 40 baht perorang (boat besar isi 40 orang).
Ada satu yang menarik perhatian saya di daerah ini. Beberapa gedung besar berdiri di sepanjang sungai. Mulanya saya mengira ini hanya hotel biasa. Kemudian saya bertanya kepada rekan mahasiswa Mae Fah Luang tentang beberapa gedung ini. Mereka menjelaskan bahwa saat ini tengah dibangun beberapa pusat perjudian besar di daerah Golden Triangle. Salah satu yang terbesar adalah Paradise Casino. Selain itu, beberapa gedung baru dengan arsitektur timur tengah juga tengah diselesaikan. Kami semua sempat mengira gedung itu adalah masjid. Ternyata tempat menanam saham di neraka. Tak ayal, kami pun berandai-andai, bahwa GT tak akan pernah lepas dari karakter awalnya. Apabila dahulu mereka menanam ganja secara tradisional, sesungguhnya saat ini mereka jauh lebih maju. Bukannya hilang, justru saat ini tidak hanya ganja saja yang beredar di sana. Chivas Regal, Jack Daniel, Vodka, plus opium dan tentu saja wanita penghibur akan semakin menyemarakkan daerah ini.
Dulu Ganja, Sekarang Judi….yok opo rek?
:: Foto-foto eksklusif liputan perjalanan Thailand Utara bisa dilihat di sini
» Diposting pada awan Adventure. Artikel lainnya pada awan ini: