Konferensi Internasional Wayang di UGM

Diposting pada July 14, 2009 | Awan: General Thought, Silaturrahim | oleh : sunu wibirama.

Pagi ini, sembari menyeruput “wedhang anget”, seperti biasanya Saya membaca berita-berita dari Pakdhe Harjo. Sejenak saya tertegun saat saya membaca sebuah judul yang sangat menggelitik, “Konferensi Internasional Wayang”.Konferensi pertama tentang wayang yang bertemakan “Tradisi Wayang Jogjakarta sebagai Identitas Budaya” ini akan dilaksanakan tanggal 15-18 Juli 2009 di Graha Sabha Pramana UGM. Kebetulan, salah satu panitia pelaksananya adalah dosen saya sendiri, Bapak Surjono (Teknik Elektro UGM). Beliau, selain dikenal sebagai pakar Artificial Intelligence juga dikenal sebagai dalang andalan UGM.

Workshop dalam konferensi itu sendiri mengangkat tema “Iravan, Origin and Transformation in South and South East Asia”. Irawan atau Bambang Irawan, dalam pewayangan Indonesia dikenal sebagai putra dari Arjuna, salah satu punggawa Pandawa dalam kisah Mahabarata. Menurut Pak Sur, tema workshop mengenai tokoh Irawan ini sangat menarik karena meski kurang dikenal masyarakat, tokoh ini telah berjasa besar membantu Pandawa mencapai surgawi, dan membuktikan kreativitas yang dimiliki bangsa Indonesia. Sebagaimana dijelaskan dalam Wikipedia Indonesia, Irawan berjasa besar membantu Pandawa saat bertempur di Kurusetra (perang besar Bharatayuda).

Perlu diketahui pula, pada tahun 2003 dunia pewayangan Indonesia mencatat sejarah baru. Badan PBB untuk pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan (UNESCO) menetapkan wayang Indonesia sebagai salah satu adikarya budaya lisan non bendawi warisan peradaban manusia (Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Pengakuan UNESCO terhadap wayang Indonesia sebagai warisan budaya Indonesia ini merupakan prestasi yang luar biasa dan mempunyai makna yang besar bagi bangsa Indonesia. Semoga konferensi ini menjadi salah satu titik tolak bagi konferensi lain yang mengetengahkan citra diri bangsa, seperti Batik dan makanan khas Indonesia Tempe. Jika tidak, maka tentu negeri tetanggalah yang akan menjadikannya sebagai komoditas pariwisata.

Nah, MasDab. Buat Sampeyan yang di Jogja, selamat nonton wayang di acara ini. Semoga tidak hanya nonton saat sesi “Goro-goro” saja.

Referensi :

1. Berita di website Harian Jogja
2. Berita di situs resmi UGM
3. Halaman Wikipedia Indonesia : Bambang Irawan
4. Situs : Wayangku

» Diposting pada awan General Thought, Silaturrahim. Artikel lainnya pada awan ini:

  • » Just post your links to your own page
  • » Wai Khru : Cara Thailand Menghargai Guru
  • » My Ebook was cited !
  • » Pesta Blogger 09
  • » Zona Nyaman dan Zona Aman
  • » Genre Film Inspiratif ala "Laskar Pelangi" Dimulai
  • » Call For Paper CITEE 2009
  • » MASA DEPAN BANGSA KULI
  • Ikut urun rembug di artikel ini

    My Stats


    Add to Technorati Favorites



    Copyright © 2009 [Cerdas-Terampil-Taqwa] Sunu Wibirama. All Rights Reserved | Design: YGoY | Silahkan kutip artikel dengan mencantumkan sumbernya