Diposting pada May 20, 2010 | Awan: Adventure, Daily Life | oleh : sunu wibirama.
Sebagaimana kita tahu, huru-hara di daerah Ratchaprasong Intersection, Bangkok, Thailand akibat bentrokan yang terjadi antara massa kaus merah dan tentara pemerintah menyebabkan akses ke beberapa obyek vital terganggu, termasuk akses ke pusat perbelanjaan dan pusat pemerintahan. Bentrokan yang mulai memanas sejak hari Minggu kemarin (16/05) mencapai klimaks pertamanya hari Rabu (19/05), saat pemimpin demonstrasi kaus merah menyerahkan diri ke polisi. Hal ini, meskipun tadinya terlihat melegakan, ternyata menjadi pemicu meledaknya amarah pendukung kaus merah di Bangkok dan beberapa wilayah Thailand Utara. Tak ayal, Central World yang kerap menjadi tongkrongan kaum muda Thailand hangus dilalap api. Tak hanya itu, Channel 3 yang terkenal sebagai setani lakorn (Stasiun Sinetron) di Jalan Rama IV pun hangus dilalap api.
Menurut salah satu narasumber yang berdomisili di daerah Petchburi Road, 40 rekan mahasiswa dan guru-guru Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) di Athen Apartment [Petchburi Soi 11] malah sampai hari ini belum dievakuasi dari lokasi konflik, meskipun kabarnya sudah ada rencana evakuasi dari KBRI untuk warga Indonesia (meskipun prosedurnya tidak jelas). Padahal, lokasi mereka sangat dekat dengan zona utama terjadinya kerusuhan. Hanya dengan berjalan kaki 3-4 menit saja mereka sudah bisa menyaksikan blokade militer. Untuk mengangkut 40 orang dari Athen Apartement, KBRI Bangkok sampai dengan kemarin (19/5) belum juga menemukan cara yang tepat. Anehnya lagi, lokasi evakuasi disuruh nyari sendiri.
Apakah cukup dengan sekedar menghimbau dan mengatakan:
“Kalau memang merasa membutuhkan perlindungan, ikuti saja imbauan kami atau tanggung sendiri akibatnya,” (Teguh Wardoyo, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia , “Himbauan Untuk Tidak Keluar Rumah atau Siap Dievakuasi, VIVANEWS)
——————————————————————————–
[UPDATE: Jum'at, 21 MEI 2010]
1. Rencana evakuasi [yang ditawarkan oleh KBRI pada Rabu (19/5) dan belum terlaksana sampai Kamis (20/5) ] dibatalkan karena hari ini keadaan Bangkok dipastikan sudah mulai kondusif. Kondisi rekan-rekan WNI (khususnya mahasiswa dan guru-guru) di Bangkok sampai update ini (21/5) diupload Alhamdulillah baik-baik saja dan merasa lebih aman untuk tetap tinggal di rumah masing-masing karena mengikuti himbauan Pemerintah Thailand untuk tetap stay di dalam rumah. Sudah dilaksanakan konsolidasi kembali antara pihak KBRI Bangkok dengan WNI yang ada di daerah rawan pada hari Kamis kemarin (20/5). Beberapa toko kecil di sekitar Petchburi Road dan Pratunam Junction dikabarkan sudah mulai buka kembali, sehingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari bisa dilakukan seperti sedia kala.
2. Penjelasan seputar EVAKUASI 300 WNI yang diberitakan di Kompas (19/5) juga sudah disampaikan oleh salah satu WNI di Kompas (20/5).
Btw, di artikel kedua disebutkan “membuka pelayanan konsuler dan evakuasi” di dekat bandara. Tapi kok kita-kita nggak ngerti sih kalau ada layanan tersebut di hotel dekat bandara itu? (atau kitanya yang gak update info kali yah?) Padahal kita tinggal dekat bandara Suvarnabhumi juga loh (cuman 11 menit aja dari kos) dan nge-check website KBRI yang baru . Di sana disebutkan:
Posko pelayanan terletak di Grand Mercure Fortune Hotel, yang beralamat di 1 Ratchadapisek Rd. Bangkok 10400. nomor telepon 02-641-1500
Jam pelayanan dimulai dari pukul 09.00-12.00 dan 13.00-16.00Di web berita detik.com, artikel serupa pun dirilis. Berikut petikan press release itu:
“Kita sudah memindahkan untuk pelayanan konsuler ke Hotel Grand Mecure Fortune yang lokasinya dekat dengan Bandara,” ujar jubir Kemenlu Teuku Faizasyah (Faiz) dalam Press Briefing di kantornya, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (21/5/2010).
Grand Mercure Fortune itu jauh banget dari bandara, hotelnya ada di depan subway Rama IX (Praram 9) persis. Kalo’ naik taksi dari kos-an saya ke sono, at least 20 menit baru nyampe. Kalau dari Suvarnabhumi, menurut website resmi hotel ini, ditempuh dengan jarak 30 menit. Dari KBRI ke Bandara Suvarnabhumi pun ditempuh dengan jarak kurang lebih 30 menit (kondisi jalan normal). Lalu, apa yang dimaksud dengan pernyataan DEKAT BANDARA di sini?
3. Jam malam mulai hari ini diberlakukan pukul 21.00 sampai dengan pukul 05.00 waktu Bangkok.
4. ATM sudah bisa digunakan kembali untuk penarikan uang
5. Untuk rekan-rekan yang berada di daerah konflik dan akan keluar pada saat jam malam, mohon siapkan passport dan ID Card (sesuai dengan info dari pemerintah Thailand).
6. Last, thanks for your help, folks! Special thanks untuk Kang Herman Saksono
[UPDATE: Sabtu, 22 MEI 2010]
Informasi lain, kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bapak Sudharmanto dan Bapak Hanif (tim SATGAS KBRI) atas usahanya menyelematkan dan memindahkan tiga rekan kami di daerah Rangnam (daerah Victory Monument, pada Selasa (18/5). Selain itu, terima kasih kepada Bapak Didik Sulistyanto (Atase Pendidikan KBRI) yang memperbolehkan rekan-rekan kami untuk tinggal sementara di rumah Bapak.
» Diposting pada awan Adventure, Daily Life. Artikel lainnya pada awan ini:
May 29th, 2010 at 10:59 pm
semoga segera tuntas oleh orang2 Thailand sendiri. sebuah kerugian bagi masyarakat Thailand dan yang lain kalau terus2-an begini.
khusus buat KBRI sebuah pengalaman untuk meningkatkan pengalamannya. sehingga dimanapun, kapanpun ada SOP untuk hal-hal seperti ini yang bisa jadi pedoman…
July 2nd, 2010 at 3:28 pm
gmn update kondisi sekarang mas?udah aman kan?
July 3rd, 2010 at 12:34 pm
@Mas Riyadi: aman mas, Alhamdulillah. Semoga ke depan tidak terjadi peristiwa yang serupa dengan peristiwa kemarin
August 26th, 2010 at 10:28 pm
asw. Ini mas sunu yang temannya erry ya, salam kenal saya niken, alumni AIT.
iseng lagi blogwalking, ternyata blognya update dan bermanfaat…
hanya sayang tidak bisa komen di About Me atau About this Blog, jadi numpang komen di post yang ini aja deh
wass.
August 28th, 2010 at 12:02 pm
Mas sunu, mau tanya dong tentang kondisi update bangkok. Saya rencananya tgl 5 sep ke Phuket dan tgl. 7 Sep ke Bangkok dengan keluarga. Untuk Phuket saya dengar aman yah, namun untuk kondisi bangkok bagaimana yah? Saya di Bangkok rencana menginap di Grand Diamond Suites Hotel di sebelah platinum fashion mal, apakah aman? Makasih banyak sebelumnya.