CakePHP Indonesia : Berita, Artikel, Forum, Tutorial Framework CakePHP Berbahasa Indonesia untuk Pemula dan Tingkat Lanjut


posting terbaru


iLab screenshot

Ya, akhirnya project membuat CMS (content management system) yang kujadikan tugas akhir selesai dan 100% built on CakePHP ! iLab adalah sebuah aplikasi web based yang bertujuan untuk mengelola praktikum di laboratorium, mulai dari pendaftaran, manajemen jadwal, manajemen praktikan, manajemen asisten, manajemen proyek dan riset, sampai berita-berita terbaru yang ada di laboratorium di atur dengan iLab. Tujuan utamanya sich, mau diimplementasikan di Teknik Elektro UGM, githu. Wallahu a’lam ntar, diterima atau nggak proposalnya :)

Cukup sulit juga untuk mengimplementasikan beberapa Use Case ke dalam logic-logic controller nya CakePHP, dan tentu saja, butuh perjuangan keras (hiks … !). Alhamdulillah, setelah browsing sana-sini, nanya sini-sana, akhirnya jadi juga. Dan yang paling sulit adalah saat berurusan dengan logic database, yang …. sebenarnya gak terlalu banyak tabel, tapi butuh relasi antar tabel yang “bujubuneng” rumitnya (hehehe, berlebihan kalee).

Oke, buat yang penasaran kayak apa jadinya, … silahkan liat di :

http://masjidjogokariyan.net/ilab/
(hanya dibuka untuk satu bulan ke depan, hostingannya minjem sich).

Buat temen-temen yang mau ngasi komentar, saran or kritik (yang pedes boleh, yang membangun tentu saja kita terima), silahkan di posting di :

bukutamunya iLab

Buat yang mau jadi reviewer serius, silahkan kirim email ke saya di sunu_wibirama@yahoo.com . Insya Allah saya kasih password untuk login.

Btw, tengkyu dah mau baca postingan ini dan doa’kan semoga saya lulus taun ini.

Ganbatte !!



Screencast berbahasa Indonesia

CakePHP video

Alhamdulillah, kemarin berhasil blajar dikit-dikit bikin screencast (semacam film tutorial) tentang CakePHP dan untuk permulaan, saya ingin berbagi tentang profil framework CakePHP dan konsep dasar MVC yang dituangkan dalam screencast “amatiran” ini. Hehehe, silahkan didownload bagi yang berminat di link di bawah ini

Title : CakePHP Beginner
Language : Bahasa Indonesia
Duration : 04:35
Filetype : flv (flash player video)

Description :

Video yang menerangkan profil framework CakePHP, konsep dasar MVC dan scaffolding, serta beberapa kelebihan dan kelemahan framework CakePHP. Video ini adalah screencast pertama yang berbahasa Indonesia, dan sangat cocok untuk pengantar awal dari programmer PHP yang berminat menggunakan framework CakePHP.

Download di sini



CakePHP mengenal metode Bind dan Unbind. Dengan metode ini, seorang programmer akan dengan sangat mudah menghubungkan sebuah model dengan model yang lain, dalam waktu singkat, dengan model asosiasi yang disediakan oleh CakePHP (ada empat model asosiasi : hasOne, hasMany, belongsTo, hasAndBelongsToMany). Model dasar dari kedua fungsi ini adalah sebagai berikut :

$this->Model->bindModel(
array(’associationName’ => array(
‘associatedModelClassName’ => array(
// normal association keys go here…
)
)
)
);

Bind digunakan untuk membuat asosiasi baru, sebagaimana contoh di atas. Bind ini hanya akan berjalan untuk satu kali definisi saja, dan untuk menggunakannya kembali, programmer harus mendefinisikan ulang asosiasi yang akan dibuat antar dua model yang sebelumnya sama sekali tidak berhubungan.

Sedangkan unbind sebagai berikut :

$this->Leader->unbindModel(array(’hasMany’ => array(’Follower’)));

Unbind akan menghilangkan (untuk sementara) asosiasi yang sudah didefinisikan antar dua model. Sebagaimana bind, unbind hanya berlaku untuk satu kali pendefinisian saja.

Oke, kita masuk contoh kasus. Alkisah, ada tiga buah model dengan skema relasi antar tabel sebagai berikut :

1. Tabel Practicumnames, memiliki model Practicumname. Tabel ini berisi nama-nama praktikum yang ada di sebuah laboratorium. Tabel ini memiliki hubungan 1 to N (one to many) dengan tabel Practicumschedules. Artinya, satu mata praktikum bisa jadi memiliki jadwal lebih dari satu.

2. Tabel Practicumschedules, memiliki model Practicumschedule. Tabel ini berisi jadwal-jadwal praktikum untuk nama praktikum yang bersesuaian.  Tabel ini mempunyai relasi N to 1 (many to one) dengan tabel Practicumnames serta relasi N to N (many to many) dengan tabel Practicians.

3. Tabel Practicians, memiliki model Practician. Tabel ini berisi nama-nama praktikan yang terdaftar dan memiliki relasi N to N (many to many) dengan tabel Practicumschedules.

skema-bind-unbind

Pertanyaannya : Bagaimana caranya, jika kita ingin mengambil beberapa record yang ada hubungannya, antara practician dengan practicumnames ? Misalkan, kita ingin tahu praktikum apa saja yang diikuti oleh seorang praktikan yang terdaftar.

Jawaban : gunakan Bind. Lihat contoh di bawah ini,

$this->Practician->bindModel(
array(’hasAndBelongsToMany’ => array(
‘Practicumname’ => array(
‘className’ => ‘Practicumname’,
)
)
)
);

Clear ! Oke, kita bisa langsung membuat sebuah asosiasi antar model Practician dengan Practicumname dan langsung saja kita mengeksekusi fungsi-fungsi





CakePHP Indonesia is powered by WordPress 2.0 | Using furCake v.2.0 theme developed by Sunu Wibirama