Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/wibirama/public_html/wp-includes/cache.php on line 99

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/wibirama/public_html/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/wibirama/public_html/wp-includes/theme.php on line 576

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/wibirama/public_html/wp-content/plugins/slickr-gallery/slickr.php on line 565

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/wibirama/public_html/wp-includes/cache.php:99) in /home/wibirama/public_html/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
[Cerdas-Terampil-Taqwa] http://wibirama.com   Educational Blog & Extraordinary Story Thu, 02 Sep 2010 08:46:56 +0000 http://wordpress.org/?v=2.5.1 en Merdeka Dari Kebodohan Bersama Google http://wibirama.com/2010/08/10/sunu-wibirama-merdeka-dari-kebodohan-bersama-google/ http://wibirama.com/2010/08/10/sunu-wibirama-merdeka-dari-kebodohan-bersama-google/#comments Tue, 10 Aug 2010 08:40:23 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=972

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin besar seiring dengan meningkatnya pengguna komputer pribadi (PC), laptop, dan telepon seluler yang dilengkapi dengan fitur wi-fi dan 3G/HSDPA receiver. Indonesia bahkan menjadi negara konsumen laptop terbesar se-Asia Pasifik serta PC terbesar di dunia, sebagaimana disampaikan oleh Bonnie Mamanua, Micorosoft Office Group Head untuk wilayah kerja Indonesia [1]. Apabila pada tahun 2009 pengiriman komputer di Indonesia tercatat sebesar 2,5 juta unit, maka untuk tahun 2010 ini, pengiriman komputer di Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 62 persen yakni 4,17 juta unit. Tak hanya itu, Indonesia tak lama lagi akan menjadi negara konsumen telepon seluler BlackBerry terbesar di dunia [2]. Sampai dengan pertengahan tahun 2009 kemarin, pengguna telepon seluler berteknologi Research in Motion (RIM) tersebut sudah mencapai 300 ribu pelanggan. Tingginya peminat BlackBerry ini didukung oleh obral harga telepon saat momentum tertentu, tarif prabayar yang kompetitif, serta sifat bangsa kita yang konsumtif dan mudah terpikat dengan teknologi baru.

Teknologi ibarat pisau bermata dua. Jika ia tidak digunakan untuk kebaikan, pastilah berujung pada keburukan. Pertumbuhan pengguna komputer dan telepon seluler yang dilengkapi dengan kemampuan akses internet ini tidak serta merta membuat bangsa kita menjadi bangsa cerdas yang mampu keluar dari keterpurukannya. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua LSM Jangan Bugil di Depan Kamera (JBDK) Peri Umar Farouk, Indonesia justru menjadi negara pengakses konten pornografi urutan ke-4 di dunia [3]. Rendahnya anggaran pendidikan dan upaya pengembangan sumber daya manusia di Indonesia menambah catatan kelam bangsa yang dahulu pernah menguasai sepertiga negara ASEAN dengan kerajaan Sriwijaya-nya ini. Pada tahun 2006, Indonesia menduduki peringkat 109 dari 179 negara di dunia, diukur dari index pengembangan sumber daya manusia [4]. Di tingkat ASEAN, Indonesia menduduki peringkat ke-6 setelah Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Rendahnya laju pengembangan sumber daya manusia di Indonesia tentu layak disikapi sesuai dengan peluang dan kemampuan yang ada. Aplikasi berbasis web di internet, yang saat ini sangat mudah dijangkau melalui jaringan wi-fi dan 3G/HSDPA, bisa menjadi solusi alternatif. Salah satu provider aplikasi gratis berbasis web adalah Google. Google selama ini dikenal sebagai mesin pencari untuk mendapatkan informasi dari internet. Di sisi lain, Google menyediakan layanan-layanan lain yang dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.  Beberapa layanan tersebut antara lain:

1. Google Mail

Google Mail atau lebih dikenal dengan Gmail adalah layanan email gratis dengan fitur POP3 (Post Office Protocol) dan IMAP (Internet Message Access Protocol) berkapasitas awal 1 GB untuk setiap pengguna. Layanan POP3 dan IMAP ini memudahkan setiap pengguna untuk mengunduh konten email dengan perangkat mail client (seperti Microsoft Outlook, Thunderbird, atau Mail) dan membaca email tersebut secara offline tanpa harus terkoneksi dengan internet. Gmail juga memiliki layanan “Gmail Mobile” yang memudahkan pengguna membaca email melalui perangkat telepon seluler. Gmail bisa diakses di alamat:

http://gmail.com

Untuk pengguna yang memiliki website dengan domain berbayar, seperti “perusahaanku.com” atau “organisasiku.org”, Google menyediakan layanan khusus yang dikemas dalam paket “Google Apps”. Layanan standar yang bersifat gratis memberikan kemudahan bagi setiap pengguna untuk mengelola 50 akun email gratis dengan domain perusahaan atau organisasi, seperti “emailsaya@organisasiku.org”. Fasilitas email gratis ini dapat kita manfaatkan untuk mendukung pengembangan organisasi non-profit maupun lembaga pendidikan di berbagai lapisan masyarakat. Layanan gratis Google Apps bisa diakses di:

http://www.google.com/apps/intl/en/group/index.html

2. Google Scholar

Google Scholar adalah fasilitas mesin pencari yang mengkhususkan hasil pencarian pada publikasi ilmiah yang dimuat di berbagai website penerbit jurnal ilmiah maupun website pribadi penulis publikasi ilmiah tersebut. Hasil pencarian meliputi thesis, skripsi, laporan teknis, paper, buku elektronik, paten, dan halaman web yang memuat artikel ilmiah. Selain itu, Google Scholar memberikan informasi jumlah sitasi yang merujuk ke sebuah publikasi ilmiah. Google Scholar bisa diakses di:

http://scholar.google.com

3. Google Calendar

Google Calendar menyediakan fasilitas penjadwalan aktivitas harian dan bulanan secara online, layaknya sebuah buku agenda atau organizer. Agenda harian ini disimpan dalam server dan memungkinkan kita untuk mengaksesnya setiap saat dan di manapun kita terkoneksi dengan internet. Selain itu, Google menyediakan fasilitas reminder (pengingat) gratis yang akan mengirimkan pesan ke email atau telepon seluler sesaat sebelum kita memulai aktivitas yang telah kita agendakan. Kita pun bisa melibatkan rekan dan kolega untuk menghadiri agenda yang kita jadwalkan dengan mengirimkan email undangan ke rekan dan kolega kita. Informasi lebih lanjut mengenai Google Calendar bisa diakses di:

http://www.google.com/googlecalendar/about.html

4. Google Translate

Google Translate adalah sebuah alat penerjemah online yang mampu menerjemahkan kata, kalimat, dan halaman web dalam 58 bahasa di dunia. Dengan bantuan Google Translate, kita bisa mencari referensi dan artikel apapun tanpa memandang bahasa pengantar referensi tersebut. Google Translate bisa diakses di alamat:

http://translate.google.com

5. Google Docs

Google Docs adalah layanan pengolah kata (word processor), pengolah tabel (spreadsheet), media presentasi, dan media penyimpanan online gratis. Dengan Google Docs, kita dan kolega kita dapat berkolaborasi membuat artikel secara online layaknya mengetik di program Microsoft Word bersama-sama. Artikel yang kita tulis kemudian kita simpan di media penyimpanan sebesar 1GB yang memungkinkan kita dan kolega kita mengaksesnya di kemudian hari. Google Docs adalah salah satu aplikasi yang sangat cocok dimanfaatkan untuk peningkatan produktivitas kerja sebuah tim di manapun dan kapanpun. Google Docs dapat diakses di alamat:

http://docs.google.com

6. Google Wave

Google Wave adalah produk terbaru Google yang menggabungkan instant messaging, email, dan social networking. Google Wave memungkinkan kita bercakap-cakap dan melakukan koordinasi atau rapat online dengan satu atau lebih rekan kita secara real-time. Aplikasi ini dinilai jauh lebih simpel dari program instant messaging seperti Yahoo Messenger, MSN Messenger, atau MiRC karena kolaborasi dilakukan hanya dengan memanfaatkan browser seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Selain itu, Google Wave juga menyediakan fitur quote yang memungkinkan kita membahas satu topik percakapan dengan lebih fokus. Google Wave bisa diakses di:

http://wave.google.com/

Demikianlah beberapa aplikasi berbasis web dari Google yang bisa kita manfaatkan untuk pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Keterbatasan fasilitas sebisa mungkin kita manfaatkan untuk menumbuhkan kreativitas, bukan alasan untuk terus berpaling dari tuntutan profesionalisme dan produktivitas.

Merdeka atau Bodoh!

Referensi:

[1]            M. Firman and I. Darmawan. (2010, 23 July). Pertumbuhan PC Indonesia Terbesar di Dunia. Available: http://teknologi.vivanews.com/news/read/157024-pertumbuhan-pc-indonesia-terbesar-di-dunia

[2]            B. Winoto. (2010, 23 July). Blackberry Menuju Sejuta Ummat. Available: http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/09/28/160357/blackberry-menuju-sejuta-umat/

[3]            U. Zaelani. (2010, 23 July). Indonesia Urutan Empat Dunia Buka Situs Pornografi. Available: http://www.antaranews.com/berita/1277318261/indonesia-urutan-empat-dunia-buka-situs-pornografi

[4]            The Human Development Report Office, “Human Development Indices: A Statistical Update 2008,” United Nations Development Programme, New York, USA, 2008, p. 30.

]]>
http://wibirama.com/2010/08/10/sunu-wibirama-merdeka-dari-kebodohan-bersama-google/feed/
Instalasi Printer Canon LBP2900 pada Snow Leopard (MacOS X 10.6.4) http://wibirama.com/2010/08/01/sunu-wibirama-instalasi-printer-canon-lbp2900-pada-snow-leopard-macos-x-1064/ http://wibirama.com/2010/08/01/sunu-wibirama-instalasi-printer-canon-lbp2900-pada-snow-leopard-macos-x-1064/#comments Sun, 01 Aug 2010 01:21:00 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=968

Canon LBP2900 adalah printer berukuran kecil yang cukup efisien dengan spare part toner yang tersedia cukup luas. Bahkan printer ini mendukung spare part toner printer lain, seperti seri HP LaserJet 1020. Berhubung seri lama printer HP sudah tidak njedhul, saya memutuskan untuk membeli printer super irit ini di pameran komputer bulan Juli 2010 kemarin. Lumayanlah, untuk karyawan berpenghasilan menengah ke bawah seperti kami ….. :P

Beberapa pengguna yang telah berpengalaman pun bercerita hasil isi ulang toner-nya cukup memuaskan. Namun demikian, secara resmi printer ini hanya mendukung sistem operasi Windows dikarenakan teknologi CAPT yang digunakan dalam driver printer Canon LBP2900 memiliki license proprietary (bukan open source).

Nah, jika Sampeyan ingin menggunakan printer Canon LBP2900 di MacOS X Snow Leopard, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan:

  1. Download dan ekstrak CAPT hasil modifikasi dari forum diskusi Apple. CAPT ini bisa didownload pada salah satu link di bawah ini:http://boolet.free.fr/CAPT.zip
    atau
    mirror: http://wibirama.com/ngaji/data/Driver/CAPT.zip

  2. Buka folder /Library/Printers/Canon dan temukan apakah di sana terdapat folder bernama CAPT. Jika ya, ubah nama folder tersebut menjadi CAPT_lama
  3. Kopikan folder CAPT yang telah didownload pada langkah no.1
  4. Restart komputer Mac Sampeyan.
  5. Download dan install driver Canon terbaru untuk MacOS X. Driver ini bisa didownload dari salah satu link di bawah ini:http://software.canon-europe.com/software/0028785.asp?model=
    atau
    mirror: http://wibirama.com/ngaji/data/Driver/CANON_CAPT_V170_EN.dmg
  6. Restart lagi komputer Mac Sampeyan.
  7. Tancepkan kabel USB printer, kemudian nyalakan printer.
  8. Secara otomatis, seharusnya Mac Sampeyan akan mendeteksi printer baru. Bila tidak, silahkan Sampeyan buka di System Preferences > Print & Fax > + (add printer). Akan muncul jendela sebagaimana di bawah ini. Sampeyan tinggal tekan tombol Add saja setelah Mac mendeteksi driver untuk printer Sampeyan.
  9. Coba print satu lembar kertas dan berikan komentar Sampeyan di blog ini bila ternyata tutorial saya membantu :)
Moga bermanfaat, MasDab!
]]>
http://wibirama.com/2010/08/01/sunu-wibirama-instalasi-printer-canon-lbp2900-pada-snow-leopard-macos-x-1064/feed/
How to use Prolink PHS100 HSDPA Modem on Snow Leopard http://wibirama.com/2010/06/21/sunu-wibirama-how-to-use-prolink-phs-100-modem-on-snow-leopard/ http://wibirama.com/2010/06/21/sunu-wibirama-how-to-use-prolink-phs-100-modem-on-snow-leopard/#comments Mon, 21 Jun 2010 14:41:17 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=963

MasDab, pada artikel kali ini, ijinkan saya menggunakan bahasa Inggris karena barangkali inilah artikel pertama yang menjelaskan bagaimana modem prolink phs100 berjalan di Snow Leopard 10.6.4. Harapannya, semoga tutorial di bawah ini bisa dinikmati oleh semua manusia, tanpa batas negara dan bahasa :)

If you are a user of Prolink PHS100 3.5G HSDPA modem and also a Snow Leopard lover, than congratulation! Today, the “holy path” to make the Prolink PHS100 3.5G HSDPA modem works on Snow Leopard has been revealed. Honestly, it was just a coincidence. I’ve searched all around the net for two weeks and couldn’t find anything explaining how this “dude” works on my new MacBook Pro.

Here is how it came up in my “network preferences” nicely:

1. If you use Snow Leopard 10.6.3, then you have to upgrade to 10.6.4. The upgrade files, including Java for 10.6.4, are about 620 MB. Thought, you have to find a fast internet connection as well ;)

2. Install all drivers and applications from the modem itself. You should follow an step-by-step instruction written on a *.txt file inside the modem. Make sure that the “Prolink HSDPA Modem.app” can be found inside your Apps folder.

3. Plug your modem in. OK, then. You shall be a little bit patient. Your Mac will detect your modem. Here is how the “miracle” happened. I found three menus on the left side of “Networks Preferences”, which were: macusb_modem, macusb_diag, and macusb_nmea. I choose “macusb_modem” and filled *99# in the “Telephone Number” form (it depends on your provider, actually.). Next, I tried to activate the “Prolink HSDPA Modem.app” from Applications folder. I pressed the “Connect” button on the “Networks Preferences” and ….. it worked!

Or, you can also activate the modem by pressing “Connect” button on “Prolink HSDPA Modem.app”. To cut the connection, just press the “Disconnect” button.

I suggest you to try this by yourself. The result may be vary, but if you find this article is useful, please give a comment to this article

Thanks  :)

]]> http://wibirama.com/2010/06/21/sunu-wibirama-how-to-use-prolink-phs-100-modem-on-snow-leopard/feed/ AcademiaDotEdu: Tempat Mejeng Akademisi http://wibirama.com/2010/06/16/sunu-wibirama-academia-dot-edu-tempat-mejeng-akademisi/ http://wibirama.com/2010/06/16/sunu-wibirama-academia-dot-edu-tempat-mejeng-akademisi/#comments Wed, 16 Jun 2010 10:35:37 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=959

MasDab, sampeyan pasti sudah sangat akrab dengan Facebook (FB), yang biasa Sampeyan pantengin dari mulai bangun tidur, di kantor atau sekolah, sampai mau tidur lagi. Nah, portal jejaring sosial AcademiaDotEdu sebenarnya tak jauh berbeda dengan saudara tuanya itu. Hanya saja, portal ini menawarkan sesuatu yang lain daripada sekedar “leisure games and activities”.

AcademiaDotEdu didirikan oleh empat orang engineer dan satu orang marketing yang tergabung dalam Academia Team. CEO portal ini adalah alumni dari Oxford University bernama Richard Price, PhD. Konsep yang dibangun oleh AcademiaDotEdu mirip dengan konsep yang digunakan oleh situs jejaring sosial semacam Facebook, Plurk, atau Twitter. “Follow The Latest Research” adalah tagline portal jejaring sosial ini, yang secara tidak langsung menawarkan fasilitas bagi para akademisi maupun peneliti untuk mengikuti tren perkembangan penelitian terbaru dengan cara yang mudah dan fun.

Layaknya Facebook, seseorang dapat memperoleh update terbaru tentang status dan kegiatan seorang pengguna portal, paper terbaru yang diupload oleh pengguna, hasil riset, atau buku-buku terbaru yang direkomendasi oleh pengguna portal. Seorang pengguna juga sangat mungkin memasukkan bidang riset yang diminati, kemudian mencari pengguna lain berdasarkan bidang yang sama. Berdasarkan pengalaman saya bergabung selama beberapa bulan di portal ini, saya menemukan beragam pengguna portal, mulai dari bachelor student sampai dengan professor di sebuah universitas. Hm…kini bertambah satu lagi media kita untuk mencari koneksi dan partner bagi penelitian kita  ;)

Pengguna portal juga diperkenankan untuk membuat halaman profilnya sendiri, lengkap dengan informasi keminatan penelitiannya, karya tulis dan buku yang sudah dihasilkan, buku yang sudah dibaca, dan link website yang ia rekomendasikan untuk pengguna portal yang lain. Menariknya, portal ini menyediakan statistik berupa kata kunci (keywords) yang digunakan oleh pengunjung untuk melihat profil dan halaman web kita. Manfaatnya? Tentu promosi gratis hasil penelitian dan karya tulis kita. Mungkin Sampeyan boleh tak setuju, tapi dari sekian banyak paper yang dihasilkan oleh berbagai macam penelitian di dunia ini, tak sampai setengahnya yang bisa benar-benar bermanfaat untuk kemajuan umat manusia. Di sinilah peran “PROMOSI” menjadi penting. Kalau orang lain tidak tahu apa yang Sampeyan lakukan, bagaimana Sampeyan mau “laku” ? Di bawah ini adalah screenshot statistik halaman profil dan web yang saya buat. Hmm….lumayanlah untuk permulaan. Ternyata banyak juga yang berminat dengan ebook CakePHP yang pernah saya upload di blog ini  :)

Not bad, MasDab. Buat kamu yang punya aktivitas lain sebagai seorang pelajar, peneliti, penulis, akademisi, atau apapun itu, jangan cuman Facebook-an aja. Yuk, publikasikan karyamu dengan cara yang cerdas!

]]> http://wibirama.com/2010/06/16/sunu-wibirama-academia-dot-edu-tempat-mejeng-akademisi/feed/ Prolink PHS100 di Windows 7 http://wibirama.com/2010/06/08/sunu-wibirama-prolink-phs100-di-windows-7/ http://wibirama.com/2010/06/08/sunu-wibirama-prolink-phs100-di-windows-7/#comments Tue, 08 Jun 2010 04:16:52 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=953

Dua pekan ini, saya berusaha me-recovery koneksi internet yang biasanya selalu setia menemani saya 24 jam di Bangkok. Setelah memilih dan memilah, akhirnya pilihan jatuh di Modem PROLINK PHS100 dan kartu Telkomsel Unlimited. Tapi, hei….ada yang berbeda, MasDab. Saat saya mencoba menjalankan modem dan kartu Telkomsel di sistem operasi Windows XP, semuanya berjalan lancar. Tapi tidak dengan Windows 7. Selalu muncul pesan “connection failed” saat saya mencoba terkoneksi dengan internet.  Setelah selama beberapa menit berkonsultasi dengan Mbah Google, akhirnya ada beberapa cara yang layak dicoba:

1. Update Firmware. Saya tidak menyarankan Sampeyan melakukannya, karena bila gagal, resiko modem rusak akan Sampeyan hadapi. Tapi, it’s OK bila Sampeyan keukeuh ingin melakukannya. Sampeyan bisa melihat tutorialnya di sini.

2. Cara kedua, sedikit ribet sih. Tapi Sampeyan tidak perlu memasang firmware baru di modem Sampeyan. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

a.    Buka program utility Prolink PC Manager seperti biasanya. Pastikan Sampeyan membuat profil baru di sana dan melakukan konfigurasi koneksi dengan benar. Buat Sampeyan yang memakai kartu selain Telkomsel, Sampeyan bisa menanyakan konfigurasi ini ke penjual kartunya. Untuk pemakai Telkomsel, konfigurasi bisa dilihat di skrinsyut ini:

b.      Buka Control Panel > Network and Internet > Network and Sharing Center

c.       Pilih “Set up a new connection or network”

d.      Pilih “Set up a dial-up connection”

e.      Pilih PHS100 Modem, seperti gambar di bawah ini:

f.        Isikan konfigurasi di bawah ini, kemudian tekan connect. Aal iz well….beres!


g.       Untuk mengakhiri koneksi, buka systray di kanan bawah, kemudian pencet tombol “Disconnect”

Nah, MasDab. Moga bermanfaat tutorialnya…..jangan lupa MasDab, kirim komennya jika tutorial ini membantu Sampeyan!

]]>
http://wibirama.com/2010/06/08/sunu-wibirama-prolink-phs100-di-windows-7/feed/
Seputar Evakuasi: WNI dan Kerusuhan Bangkok http://wibirama.com/2010/05/20/sunu-wibirama-seputar-evakuasi-wni-dan-kerusuhan-bangkok/ http://wibirama.com/2010/05/20/sunu-wibirama-seputar-evakuasi-wni-dan-kerusuhan-bangkok/#comments Thu, 20 May 2010 04:41:43 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=947

Sebagaimana kita tahu, huru-hara di daerah Ratchaprasong Intersection, Bangkok, Thailand akibat bentrokan yang terjadi antara massa kaus merah dan tentara pemerintah menyebabkan akses ke beberapa obyek vital terganggu, termasuk akses ke pusat perbelanjaan dan pusat pemerintahan. Bentrokan yang mulai memanas sejak hari Minggu kemarin (16/05) mencapai klimaks pertamanya hari Rabu (19/05), saat pemimpin demonstrasi kaus merah menyerahkan diri ke polisi. Hal ini, meskipun tadinya terlihat melegakan, ternyata menjadi pemicu meledaknya amarah pendukung kaus merah di Bangkok dan beberapa wilayah Thailand Utara. Tak ayal, Central World yang kerap menjadi tongkrongan kaum muda Thailand hangus dilalap api. Tak hanya itu, Channel 3 yang terkenal sebagai setani lakorn (Stasiun Sinetron) di Jalan Rama IV pun hangus dilalap api.

Kondisi Hari Kamis (20/5)

Menurut salah satu narasumber yang berdomisili di daerah Petchburi Road, 40 rekan mahasiswa dan guru-guru Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) di Athen Apartment [Petchburi Soi 11] malah sampai hari ini belum dievakuasi dari lokasi konflik, meskipun kabarnya sudah ada rencana evakuasi dari KBRI untuk warga Indonesia (meskipun prosedurnya tidak jelas). Padahal, lokasi mereka sangat dekat dengan zona utama terjadinya kerusuhan. Hanya dengan berjalan kaki 3-4 menit saja mereka sudah bisa menyaksikan blokade militer. Untuk mengangkut 40 orang dari Athen Apartement, KBRI Bangkok sampai dengan kemarin (19/5) belum juga menemukan cara yang tepat. Anehnya lagi, lokasi evakuasi disuruh nyari sendiri.

Apakah cukup dengan sekedar menghimbau dan mengatakan:

“Kalau memang merasa membutuhkan perlindungan, ikuti saja imbauan kami atau tanggung sendiri akibatnya,” (Teguh Wardoyo, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia , “Himbauan Untuk Tidak Keluar Rumah atau Siap Dievakuasi, VIVANEWS)

Related Articles:

——————————————————————————–

[UPDATE: Jum'at, 21 MEI 2010]

1. Rencana evakuasi [yang ditawarkan oleh KBRI pada Rabu (19/5) dan belum terlaksana sampai Kamis (20/5) ] dibatalkan karena hari ini keadaan Bangkok dipastikan sudah mulai kondusif. Kondisi rekan-rekan WNI (khususnya mahasiswa dan guru-guru) di Bangkok sampai update ini (21/5) diupload Alhamdulillah baik-baik saja dan merasa lebih aman untuk tetap tinggal di rumah masing-masing karena mengikuti himbauan Pemerintah Thailand untuk tetap stay di dalam rumah. Sudah dilaksanakan konsolidasi kembali antara pihak KBRI Bangkok dengan WNI yang ada di daerah rawan pada hari Kamis kemarin (20/5). Beberapa toko kecil di sekitar Petchburi Road dan Pratunam Junction dikabarkan sudah mulai buka kembali, sehingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari bisa dilakukan seperti sedia kala.

2. Penjelasan seputar EVAKUASI 300 WNI yang diberitakan di Kompas (19/5) juga sudah disampaikan oleh salah satu WNI di Kompas (20/5).

Btw, di artikel kedua disebutkan “membuka pelayanan konsuler dan evakuasi” di dekat bandara. Tapi kok kita-kita nggak ngerti sih kalau ada layanan tersebut di hotel dekat bandara itu? (atau kitanya yang gak update info kali yah?) Padahal kita tinggal dekat bandara Suvarnabhumi juga loh (cuman 11 menit aja dari kos) dan nge-check website KBRI yang baru . Di sana disebutkan:

Posko pelayanan terletak di Grand Mercure Fortune Hotel, yang beralamat di 1 Ratchadapisek Rd. Bangkok 10400. nomor telepon 02-641-1500
Jam pelayanan dimulai dari pukul 09.00-12.00 dan 13.00-16.00

Di web berita detik.com, artikel serupa pun dirilis. Berikut petikan press release itu:

“Kita sudah memindahkan untuk pelayanan konsuler ke Hotel Grand Mecure Fortune yang lokasinya dekat dengan Bandara,” ujar jubir Kemenlu Teuku Faizasyah (Faiz) dalam Press Briefing di kantornya, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (21/5/2010).

Grand Mercure Fortune itu jauh banget dari bandara, hotelnya ada di depan subway Rama IX (Praram 9) persis. Kalo’ naik taksi dari kos-an saya ke sono, at least 20 menit baru nyampe. Kalau dari Suvarnabhumi, menurut website resmi hotel ini, ditempuh dengan jarak 30 menit. Dari KBRI ke Bandara Suvarnabhumi pun ditempuh dengan jarak kurang lebih 30 menit (kondisi jalan normal). Lalu, apa yang dimaksud dengan pernyataan DEKAT BANDARA di sini? :^o

3. Jam malam mulai hari ini diberlakukan pukul 21.00 sampai dengan pukul 05.00 waktu Bangkok.

4. ATM sudah bisa digunakan kembali untuk penarikan uang

5. Untuk rekan-rekan yang berada di daerah konflik dan akan keluar pada saat jam malam, mohon siapkan passport dan ID Card (sesuai dengan info dari pemerintah Thailand).

6. Last, thanks for your help, folks! Special thanks untuk Kang Herman Saksono :)

[UPDATE: Sabtu, 22 MEI 2010]

Informasi lain, kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bapak Sudharmanto dan Bapak Hanif (tim SATGAS KBRI) atas usahanya menyelematkan dan memindahkan tiga rekan kami di daerah Rangnam (daerah Victory Monument, pada  Selasa  (18/5). Selain itu, terima kasih kepada Bapak Didik Sulistyanto (Atase Pendidikan KBRI) yang memperbolehkan rekan-rekan kami untuk tinggal sementara di rumah Bapak.

]]>
http://wibirama.com/2010/05/20/sunu-wibirama-seputar-evakuasi-wni-dan-kerusuhan-bangkok/feed/
Memperkuat Sinyal Wifi Laptop Lenovo http://wibirama.com/2010/05/15/sunu-wibirama-memperkuat-sinyal-wifi-laptop-lenovo/ http://wibirama.com/2010/05/15/sunu-wibirama-memperkuat-sinyal-wifi-laptop-lenovo/#comments Sat, 15 May 2010 00:07:24 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=942

Apabila Sampeyan adalah salah satu pemilik laptop Lenovo seri Y-410 atau yang sejenisnya, pasti Sampeyan akan merasakan problem yang serupa dengan yang saya alami: sinyal wifi laptop Lenovo lemah!  Bayangken, selama 1.5 tahun menjadi user Lenovo, saya harus bersusah payah memasang antena luar (eksternal) dan USB Wifi Adapter ber-chipset Atheros untuk bisa survive di dunia maya. Sumpah serapah tak jarang saya lontarkan dalam hati karena laptop ini sangat “letoy” saat disandingkan dengan laptop lain: tak mampu memperoleh sinyal sekuat laptop branded lainnya.

Nah, tips memperkuat sinyal wifi pada laptop Lenovo baru saja saya temukan pagi ini. Iseng, saya mencoba browsing di situs-situs yang membahas laptop Lenovo dan ThinkPad. Beberapa user situs mengeluhkan hal serupa. Ternyata, solusinya ada di konfigurasi adapter yang digunakan oleh Lenovo, tak lain Intel Pro/Wireless 3945BG. Langkah-langkahnya:

1. Buka properties Wifi Sampeyan. Caranya, arahkan mouse di simbol wifi bagian kanan bawah (systray), kemudian klik Properties. Jikalau Sampeyan memakai Windows 7, buka Control Panel > Network and Internet > Network and Sharing Center. Kemudian klik Change Adapter Settings di bagian kiri. Kemudian, klik kanan di bagian wireless adapter Sampeyan dan buka Properties. Akan tampil jendela di bawah ini

2. Selanjutnya, tekan tombol Configure di bawah nama wireless adapter Sampeyan.

3. Pilih tab Advanced, sebagaimana gambar di bawah ini

4. Beberapa konfigurasi yang mesti diubah:

  • Roaming Agressiveness: meningkatkan seberapa besar “roaming” wireless untuk menjaga kualitas koneksi komputer ke AP (Access Point). Semakin besar (agresif) nilai roaming, laptop Sampeyan akan semakin agresif mencari AP dengan sinyal terkuat. Ya, di sini Sampeyan akan sedikit repot, jikalau tiba-tiba AP yang sedang Sampeyan gunakan tiba-tiba memancarkan sinyal lemah. Adapter Sampeyan akan “loncat” ke AP lain, mencari sinyal yang lebih kuat. Untuk menanggulangi hal ini, ubah parameter ini menjadi LOWEST.
  • Throughput Enhancement: ubah nilainya menjadi ENABLED (defaultnya sih DISABLED). Jika opsi ini Sampeyan aktifkan, adapter Sampeyan akan menggunakan mode packet burst yang bernama WMM (Wi-fi Multimedia Mode), yang amat sangat cocok jika Sampeyan mendownload paket-paket multimedia (audio dan video). Apa artinya? Artinya, jika Sampeyan terkoneksi dengan sebuah AP, sementara ada teman lain yang juga sedang terkoneksi di AP yang sama, komputer Sampeyan akan “memakan” semua bandwidth yang ada. That’s OK. Asal nggak keterlaluan aja :P
  • Transmission Power: ubah nilai-nya menjadi HIGHEST. Well, sesuai kondisi saya, tidak terlalu banyak yang menggunakan peralatan wireless di sekitar saya. Untuk kondisi “padat peralatan” dan lalu lintas penuh, pastikan Sampeyan mengurangi nilai transmission power untuk mencegah interferensi dengan peralatan lain dan menjaga kualitas koneksi.

4. Buka Tab Power Management, akan muncul jendela seperti di bawah ini. Nonaktifkan pilihan Allow the computer to turn off this device to save power. Jika pilihan ini aktif dan Sampeyan menggunakan baterai sebagai sumber daya untuk laptop Sampeyan, bisa saja koneksi turun karena komputer mengurangi suplai power yang digunakan oleh adapter wireless Sampeyan. Tapi karena saya menggunakan Power Supply AC dan jarang sekali menggunakan baterai, opsi ini mesti saya nonaktifkan.

Nah, silahkan mencoba MasDab. Jika Sampeyan masih penasaran, Sampeyan bisa membaca sendiri manual-nya di sini:

ftp://download.intel.com/support/wireless/wlan/sb/3945abgug.pdf

http://www.makeuseof.com/tag/how-to-troubleshoot-weak-wireless-connections/

]]>
http://wibirama.com/2010/05/15/sunu-wibirama-memperkuat-sinyal-wifi-laptop-lenovo/feed/
Renungan Susu Jahe - Ar Rahman 39 http://wibirama.com/2010/04/26/sunu-wibirama-renungan-susu-jahe-ar-rahman-39/ http://wibirama.com/2010/04/26/sunu-wibirama-renungan-susu-jahe-ar-rahman-39/#comments Mon, 26 Apr 2010 00:01:06 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=938

Pagi ini, seperti biasanya, MasDab membolak-balik Al Qur’an Syamil yang ia beli sekian tahun yang lalu. Al Qur’an saku yang setia menemaninya kemanapun ia pergi itu memang menjadi favorit MasDab karena menyediakan terjemahan dalam bahasa Indonesia. Maklum, MasDab bukan ustadz, tapi cuman orang biasa saja. Awam dari ajaran Islam, tapi pengin ngerti “Islam itu kayak apa tho sebenarnya? Katanya indah, di sisi lain kok katanya mengajarkan kekerasan?” MasDab adalah orang yang tidak ngawur dan selalu ingin bukti. Makanya, MasDab tak henti-hentinya belajar Islam.

Pagi ini, MasDab membaca-baca surat Ar-Rahman. Kata seorang teman, suratnya indah dan mengulang-ulang kata yang sama. MasDab penasaran dan ingin membuktikan. Meski terbata-bata membaca huruf arab, MasDab bisa merasakan keagungan Al Qur’an. Ayat yang dikatakan oleh teman MasDab itu berbunyi seperti ini:

Artinya: “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

MasDab menghitang-hitung ayat tadi, ternyata ada 31 ayat dengan bunyi yang sama di surat Ar-Rahman. Total ayat dalam surat ini ada 78 ayat. Berarti hampir 40% kandungan surat Ar-Rahman itu mempertanyakan manusia, mengapa kadang-kadang manusia kurang bersyukur kepada nikmat Allah SWT.

“Slurrrppp……,” MasDab kembali menghirup susu jahe panas yang sudah ia persiapkan setelah subuh tadi. Enak sekali menyeruput susu jahe pagi-pagi.

MasDab kembali menelusuri ayat demi ayat. Banyak sekali ayat yang menarik perhatian. Kadang-kadang MasDab merasa aneh, ada dua ayat yang seperti berhubungan, tapi tidak disebut secara langsung apa hubungan dua ayat berurutan itu. Misalnya ayat 39:

Artinya: “Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya”
(tapi pada saatnya akan dimintai pertanggungjawaban tentang amal perbuatannya)

Lalu setelah ayat ini, kembali ayat favorit muncul

Lha apa hubungannya ayat pertama dengan ayat kedua ini? MasDab, sempat tercenung sesaat. Di pelupuk matanya, terbayang saat muda-mudi di Aceh tertangkap basah berduaan, mereka menerima hukuman cambuk, yang konon melanggar HAM. Hukuman yang tidak menyakitkan di badan, tapi menyakitkan di hati. Ya, mereka dicambuk di depan ribuan warga yang menyaksikannya. Malu. Malu sekali terhinakan di hadapan manusia.

“Slurrppppp………,” aroma jahe kembali terhirup seiring dengan mengalirnya susu panas dalam kerongkongan kering MasDab.

“Iya, ya. Andaikata saya yang tertangkap, kemudian saya yang harus berdiri tercambuk seperti itu, bagaimana rasanya. Pasti malu sekali. Kemana-mana orang akan memandang sinis, meskipun hukuman sudah tertunaikan di dunia,” MasDab bergumam sendiri. Ah, memang luar biasa ayat Al Qur’an. Seperti TTS saja ini. Isian mendatar dan menurun membuat MasDab semakin penasaran saja kalau sudah berhadapan dengan TTS. Begitu pula dengan ayat ini. Seperti memancing kita untuk berpikir keras, apa sih hubungannya “dosa tidak ditanya di dunia” dengan “mengapa kita tidak bersyukur?”

Ya malu tadi. Tentu Allah SWT punya maksud lain, mengapa dosa tidak ditanya saat di dunia, tapi di akhirat. Manusia memiliki rasa malu kepada sesamanya, secara naluriah. Bahkan (maaf), penari telanjang di klub-klub malam saja tidak mau telanjang setelah keluar dari klub.  Pekerja Seks Komersial (PSK) tidak mau sembarangan membuka pakaiannya di hadapan orang lain. Bahkan perampok menggunakan topeng saat merampok dan tidak mungkin terus terang mengisi kolom pekerjaan dengan kata “PERAMPOK” atau “BANDIT” saat ia membuat KTP. Kalau ditanya pasti jawabannya sama, MALU. Jadi secara alamiah, manusia memang punya rasa malu terhadap orang lain.

“Sluurrpp……,” tak terasa susu jahe sudah hampir habis, menemani MasDab bercengkrama dengan dua ayat tadi.

Ah, rupanya memang Allah SWT itu Maha Penyayang. Allah is The Best . Sensitif sekali terhadap perasaan manusia. Kalau bukan karena rasa sayang-Nya, tentu aib-aib kita sudah ditelanjangi langsung di dunia, sebagaimana kadang kita berharap doa kita langsung dikabulkan di dunia. Ujug-ujug, mak bedunduk, langsung kaya dan bisa beli BMW. Ujug-ujug, mak bedunduk, langsung kena azab atas perbuatannya di dunia. Langsung terpotong tangannya bila mencuri. Langsung tercambuk bila berzina. Malu rasanya dilihat orang lain. Resleting celana terbuka tanpa sengaja dan terlihat orang lain saja malu, apalagi kok hukuman karena dosa.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

]]> http://wibirama.com/2010/04/26/sunu-wibirama-renungan-susu-jahe-ar-rahman-39/feed/ Homesick (jilid 2) http://wibirama.com/2010/04/18/sunu-wibirama-homesick-jilid-2/ http://wibirama.com/2010/04/18/sunu-wibirama-homesick-jilid-2/#comments Sun, 18 Apr 2010 07:46:37 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=936

Hampir dua tahun yang lalu, saya menulis artikel dengan judul yang sama, HOMESICK (tertanggal 3 Juli 2008). Artikel tersebut saya tulis sebagai dokumentasi pengalaman pribadi saya saat pertama kali saya tinggal di negeri gajah putih ini. Kini, penyakit Homesick itu tiba-tiba menyergap saya (lagi), MasDab. Penyebabnya sederhana, foto di atas.

“What the **** is this?” barangkali begitu Sampeyan bergumam dalam hati ketika melihat foto lemari saya yang mirip dengan TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Ya, Sampeyan betul. Itu adalah buku-buku koleksi saya yang saya beli sejak SMA. Rak paling atas adalah buku-buku psikologi, koleksi bendel majalah-majalah lama, buku-buku AMT (Achievement Motivation Training) yang dulu sering saya pake untuk ‘ngisi’ acara pelatihan, dan beberapa buku berbau agama seperti kitab-kitab kuning yang dulu saya gunakan saat jadi “santri kalong” di sebuah madrasah diniyyah, Riyadhus Sholihin (yang tidak bisa saya tamatkan karena harus berangkat S2 ke Thailand), kitab fiqh Fathul Qorib, Al Mabadil Fiqhiyah, dan beberapa buku-buku kontemporer seperti Halal dan Haram (Yusuf Qardhawi), Sirah Nabawiyyah (Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarokfury), dan beberapa karya Syaikh Abdullah Azzam (antara lain yang sangat saya sukai adalah Fi Dzilal Surah At Taubah).

Rak kedua, berbeda jauh dengan rak pertama. Semua buku di rak kedua berhubungan erat dengan hobi saya bermain-main dengan komputer. Mulai dari buku yang membahas apa itu internet, sampai bagaimana membuat (dan membongkar secara ilegal :D ) sebuah web ada di sana.

Bookworm. Barangkali itulah sebutan Sampeyan. Tapi itu saya akui dengan jujur. Homesick saat ini terjadi karena saya tidak lagi menemukan lemari “sampah” itu di kamar saya. Saat saya teringat sesuatu dan membutuhkan referensi cepat, kini hanya “Mbah Google” yang menjadi tumpuan harapan. Padahal, tidak semua informasi yang ada di sana shahih, terutama untuk referensi-referensi menyangkut fiqih dan urusan ibadah. Saat saya butuh bacaan yang memotivasi diri, lagi-lagi harus memanggil Simbah. Ketergantungan akut inilah yang membuat saya menjadi homesick, MasDab. Ingin kembali membongkar lemari lama, melihat begitu berantakannya buku-buku itu, dan membolak-balik isinya.

Tapi tak lama lagi……
Bookworm ini akan kembali menemukan apa yang sudah ditinggalkannya selama dua tahun.

Hopefully! :)

]]>
http://wibirama.com/2010/04/18/sunu-wibirama-homesick-jilid-2/feed/
3 Idiots: Mengupas Makna Pendidikan Yang Sebenarnya http://wibirama.com/2010/04/14/sunu-wibirama-3-idiots-mengupas-makna-pendidikan-yang-sebenarnya/ http://wibirama.com/2010/04/14/sunu-wibirama-3-idiots-mengupas-makna-pendidikan-yang-sebenarnya/#comments Wed, 14 Apr 2010 05:13:39 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=934

Baru-baru ini, saya menonton sebuah film Bollywood yang tak seperti biasa, berjudul 3 Idiots [1]. Film-film India yang sebelumnya saya ‘remehkan’ karena ceritanya ‘itu-itu aja’ dan pasti banyak nyanyi-goyang ternyata bisa saja tampil beda. Film yang disutradarai oleh Rajkumar Hirani ini menceritakan tiga orang sahabat bernama Rancchoddas “Rancho” Shyamaldas Chanchad (Aamir Khan), Raju Rastogi (Sharman Joshi), dan Farhan Qureshi (R. Madhavan), sebagai mahasiswa di Imperial College of Engineering (ICE). Di dunia nyata kita mengenal India terkenal dengan IIT yang lulusannya 25% bekerja di Amerika, terutama di perusahaan IT ternama di dunia dan sisanya tersebar di belahan dunia lain, termasuk di India sendiri [2, 3] .

Sinopsis

Film itu berkisah tentang bagaimana tingkah polah tiga mahasiswa itu melawan “pakem” aturan di ICE yang membebani mahasiswa dengan target dan orientasi lulus-kerja-sukses tanpa memperhatikan sisi psikologis dan kecerdasan emosional mahasiswa. Karena tingkah mereka yang di luar standar dan cenderung bandel itulah, semua teman mereka, termasuk Rektor Viru Sahastrabudhhe (Boman Irani) menjuluki tiga anak ini sebagai “anak-anak idiot”. Di kampus itu, persaingan adalah hal yang utama dan wajar. Profesor Viru mencontohkannya dengan sebuah cerita tentang burung Cuckoo yang meletakkan telurnya di sarang burung lain. Saat telur itu menetas, burung Cuckoo akan mendepak telur lain dan merebut sarang burung itu. Prinsip “kompetisi dan bersaing” ditanamkan sedemikian rupa sehingga mahasiswa hanya mengejar nilai dan gelar, tanpa pernah mengerti dan memahami makna “education” yang sesungguhnya.

Di sisi lain, tiga mahasiswa ini mencoba mencari cara lain dalam menjalani hari-harinya sebagai mahasiswa ICE. Pendidikan adalah memahami dan mempraktikkan, tidak sekedar menghafal. Prinsip ini disampaikan secara cerdas oleh aktor Aamir Khan yang memerankan Rancho. Suatu saat, Rancho datang untuk menyampaikan pendapatnya di kantor Profesor Viru. Ia mengkritik sistem pendidikan di ICE yang membuat mahasiswa menjadi kolot dan hanya mementingkan dirinya sendiri. Sang profesor marah dan menyeret Rancho ke sebuah kelas, sambil berkata, “Inilah Rancho. Ia lebih memahami makna engineering daripada semua staf pengajar di sini. Baiklah, silahkan ajari kami tentang engineering”. Sang Profesor duduk di antara mahasiswa lain dan meninggalkan Rancho sendirian di depan kelas. Adegan berlanjut, sampai pada suatu saat dengan gaya jenaka Rancho menjawab,

“Hari ini kita belajar hal baru. Di sebuah sirkus kita melihat, bahwa singa-singa di sana adalah “well-trained”, tapi tidak “well-educated”. Saya tidak akan mengajari Anda tentang engineering karena saya yakin dengan kapabilitas Anda. Tapi saya akan mengajari Anda ‘cara mengajarkan engineering’….”

Kontan saja kalimat ini disambut gelak tawa segenap mahasiswa dan membuat sang profesor cemberut.

Di akhir cerita, kita melihat tiga orang ‘idiot’ ini menjadi orang sukses karena mengikuti kata hati mereka dan memahami bahwa education tidak sekedar nilai dan gelar. Ranco menjadi seorang peneliti kelas dunia yang telah menghasilkan 400 paten (*agak berlebihan sepertinya), Farhan Qureshi menjadi seorang fotografer alam yang buku dan karya fotonya tersebar di seluruh dunia, sedangkan Raju Rastogi sukses bekerja di perusahaan sekaligus menjadi seorang penulis handal.

Pelajaran Penting

Film ini adalah adaptasi dari sebuah novel Five Point Someone [4], yang mengupas kelebihan dan kelemahan sistem pendidikan di India dalam bentuk cerita remaja. Film bernada kritis ini, meskipun disuguhkan dalam bentuk komedi dan drama, seolah-olah seperti mengupas praktik nyata di dunia pendidikan kita yang tak jarang memacu mahasiswa hanya untuk sekedar dapat nilai bagus, lulus, kerja, dan kaya tanpa memperdulikan potensi lain yang ada dalam dirinya. Konsep yang me-”rimba” ini hanya akan menguntungkan mereka yang benar-benar kompetitif dan pintar, lalu melumat habis-habis mereka yang sebenarnya cerdas, tapi tidak ditangani dengan sistem yang baik. Di sisi lain, sistem yang hanya mementingkan kompetisi akan membuat mahasiswa tidak pernah berpikir kreatif, karena takut bahwa hasil karyanya tidak sesuai dengan yang diinginkan dosen atau institusi. Demokrasi dalam berpendidikan inilah yang barangkali mengilhami lahirnya konsep SCL (Student Centered Learning).

Pesan lain yang cukup mengena adalah, milikilah kepercayaan terhadap diri sendiri. Sang Sutradara ingin berpesan, “jadilah orang yang memahami kemampuan diri sendiri dan maksimalkan potensi yang ada, niscaya kesuksesan akan menyertai”. Ruh ini benar-benar saya lihat di sistem pendidikan India, dengan maraknya berbagai college paska berdirinya lima IIIT (India Institute of Technology). India, di awal masa kebangkitannya, memang mendapatkan banyak dukungan dari negara donor. Perdana Menteri Pandit Jawaharlal Nehru sangat percaya bahwa India bisa maju dengan teknologi dan untuk mengokohkan idenya, berdirilah lima IIT yang terkenal itu. Kini, India berani mematok target menjadi salah satu negara dengan sistem pendidikan ter-unik dan terbaik. Dengan bekal kemandirian, banyak alumni IIT yang kini menjadi rebutan perusahaan dunia, beberapa di antaranya menjadi vice precident di Microsoft [5]. Paten-paten teknologi pun sedikit demi sedikit muncul dari negara yang sering kita ejek sebagai “negara kumuh” itu. Perlahan, dengan percaya diri dan kesederhanaan gaya hidup, negara ini memiliki harga diri di mata bangsa-bangsa lain [6]. Sebuah pelajaran penting dari adik kita, yang lebih muda dua tahun umurnya dari negara kita [7].

Kelemahan

Selain memberikan beberapa kritik dan pelajaran penting seputar dunia pendidikan, film ini juga memiliki beberapa kelemahan. Alur maju mundur yang cukup dominan dirasa agak membingungkan. Pada film-film lain, biasanya ada penanda  apakah adegan itu terjadi di masa lalu atau terjadi saat ini. Di serial TV Heroes yang sempat ditayangkan TransTV [8], penanda itu berupa text “10 Years Ago” saat adegan masa lalu muncul, kemudian “Present Day” saat adegan masa sekarang ditampilkan. Selain itu, penggunaan bahasa India yang bercampur dengan Inggris berlogat India menjadi hal yang cukup menggelikan sekaligus aneh. Untuk film Bollywood dengan judul berbahasa India, penggunaan bahasa India memang sudah menjadi tradisi. Tapi film Bollywood dengan judul berbahasa Inggris seharusnya menyediakan “subtitle” (terjemahan) saat muncul dialog berbahasa India. Beruntunglah, banyak situs-situs yang menyediakan subtitle berbahasa Inggris untuk film-film yang tidak berbahasa Inggris, sehingga saya sangat terbantu untuk bisa tertawa lepas memahami cerita lucu film ini  :).

Salam,

Sunu Wibirama
*mahasiswa S2 beraliran sufi (suka film)

Referensi:

[1] http://en.wikipedia.org/wiki/3_Idiots
[2] http://en.wikipedia.org/wiki/Indian_Institutes_of_Technology
[3] http://wibirama.com/ngaji/data/artikel/The%20IITians_Sandipan%20Deb.pdf
[4] http://en.wikipedia.org/wiki/Five_Point_Someone
[5]  http://www.rediff.com/money/2003/jan/18iit2.htm
[6] http://khoslabhawan.blogspot.com/2006/12/india-mengajarkan-hidup-lebih-sederhana.html
[7] http://en.wikipedia.org/wiki/Independence_Day_(India)
[8] http://en.wikipedia.org/wiki/Heroes_(TV_series)

]]>
http://wibirama.com/2010/04/14/sunu-wibirama-3-idiots-mengupas-makna-pendidikan-yang-sebenarnya/feed/
Read PhD Comics Offline (1997-2007) http://wibirama.com/2010/04/12/sunu-wibirama-read-phd-comics-offline-1997-2007/ http://wibirama.com/2010/04/12/sunu-wibirama-read-phd-comics-offline-1997-2007/#comments Sun, 11 Apr 2010 23:45:10 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=929

MasDab, buat sampeyan penggemar berat Phd Comics, ada berita bagus. Saya mendapatkan link arsip offline komik ini sejak tahun 1997-2007 dan memungkinkan komik ini dibaca sewaktu-waktu  sebagai pelipur lara dan penyemangat jiwa di kala pusing dengan rutinitas kampus.

Versi Online:
http://www.phdcomics.com/

Apa itu Phd Comics?
“Piled Higher and Deeper” (PhD) adalah komik tentang kehidupan dan lelucon seputar dunia akademis, khususnya segala sesuatu yang berkaitan dengan riset, kehidupan kampus, kehidupan belajar mahasiswa master dan doktoral.

Siapa sih pengarangnya?
Jorge Cham memperoleh gelar doktoral di bidang Mechanical Engineering di Stanford University dan menjabat sebagai dosen dan peneliti di California Institute of Technology (Caltech) sejak 2003. Daftar publikasinya mengenai robot dan antarmuka otak-mesin bisa dibaca di sini.

Di mana sajakah komik ini terbit?
“Piled Higher and Deeper”adalah komik yang terbit di surat kabar kampus The Stanford Daily, MIT, Carnegie Mellon University, dan beberapa universitas terkemuka lain di dunia. Komik ini juga muncul di jurnal Nature, The Chronicle of Higher Education, IEEE Potensials Magazine, Math Horizons Magazine, Stanford Magazine, Canada’s The Peer Review Magazine, serta USA Today’s dan website The Washington Post.

Kirim ke email teman atau print komik ini?
Bisa dan boleh MasDab. Tapi kita tetap harus mencantumkan nama pengarang dan link resmi situs phdcomics.com. Silahkan lihat versi online-nya, dan tengok bagian kiri dan kanan atas. Ada link untuk mengirimkan komik ini ke rekan kerja kita, atau mencetaknya, kemudian menempel di tembok kamar kita. Untuk distribusi resmi di surat kabar kampus, sepertinya Sampeyan harus meminta ijin secara resmi kepada publisher-nya.

Cara membaca komik ini bagaimana?
MasDab, sebelum Sampeyan membaca komik ini, ada baiknya Sampeyan mendownload terlebih dahulu comic reader di bawah ini. Maklum, gambar-gambar ini disimpan dan diarsip secara manual.
http://rapidshare.com/files/323989490/setup.zip


Phd Comics (1997-2007)

1997: http://rapidshare.com/files/323942302/phdcomics_-_1997.zip

1998: http://rapidshare.com/files/323943783/phdcomics_-_1998.zip

1999: http://rapidshare.com/files/323944802/phdcomics_-_1999.zip

2000: http://rapidshare.com/files/323953057/phdcomics_-_2000.zip

2001: http://rapidshare.com/files/323946642/phdcomics_-_2001.zip

2002: http://rapidshare.com/files/323954213/phdcomics_-_2002.zip

2003: http://rapidshare.com/files/323955446/phdcomics_-_2003.zip

2004: http://rapidshare.com/files/323957896/phdcomics_-_2004.zip

2005: http://rapidshare.com/files/323968447/phdcomics_-_2005.zip

2006: http://rapidshare.com/files/323971883/phdcomics_-_2006.zip

2007: http://rapidshare.com/files/323975343/phdcomics_-_2007.zip

Selamat menikmati  ;)


]]>
http://wibirama.com/2010/04/12/sunu-wibirama-read-phd-comics-offline-1997-2007/feed/
How To Write A World Class Paper http://wibirama.com/2010/04/04/sunu-wibirama-how-to-write-a-world-class-paper/ http://wibirama.com/2010/04/04/sunu-wibirama-how-to-write-a-world-class-paper/#comments Sun, 04 Apr 2010 00:16:40 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=919

Sebuah file presentasi tentang tips-tips menulis paper untuk publikasi di jurnal internasional, khususnya jurnal-jurnal Elsevier. Berbagai macam tips, mulai dari penulisan paper dengan metode IMRaD (Introduction, Methodology, Result, Discussion) sampai dengan masalah etika penulisan ilmiah dibahas di sini.

Semoga bermanfaat!

Download :

[RAPIDSHARE]

atau:

[4SHARED]

]]>
http://wibirama.com/2010/04/04/sunu-wibirama-how-to-write-a-world-class-paper/feed/
Pocket Book of English Grammar : Review http://wibirama.com/2010/03/30/sunu-wibirama-pocket-book-of-english-grammar-review/ http://wibirama.com/2010/03/30/sunu-wibirama-pocket-book-of-english-grammar-review/#comments Tue, 30 Mar 2010 16:15:22 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=917

Judul Buku : Pocket Book of English Grammar for Engineers and Scientists
Pengarang : Leo Finklestein
Penerbit : McGraw-Hill
Jumlah halaman : 176

——————————————-

Daftar Isi:

1 Introduction
1.1 Importance of grammar
1.2 Parts of speech
1.3 Grammar and English as a second language
1.4 Sentence structure

2 Nouns
2.1 Definition and functions
2.2 Number
2.3 Type
2.4 Case
2.5 Gender
2.6 Offensive nouns
2.7 Appositives
2.8 Noun clauses

3 Pronouns
3.1 Definition and functions
3.2 Types of pronouns

4 Adjectives
4.1 Definition and functions
4.2 Classes of adjectives
4.3 Articles and other determiners
4.4 Adjectival clauses
4.5 Levels of comparison for adjectives

5 Verbs
5.1 Definition and function
5.2 Tense
5.3 Person and number
5.4 Irregular verbs
5.5 Form and voice
5.6 Mood

6 Adverbs
6.1 Adverbials
6.2 Levels of comparison for adverbs
6.3 Compound and absolute verbs
6.4 Placement of adverbs
6.5 Transitional phrases and adverbial conjuctions

7 Prepositions
7.1 Uses of prepositional phrases
7.2 Prepositions as a part of two-word verbs

8 Conjunctions
8.1 Coordinating conjunctions
8.2 Correlative conjunctions
8.3 Subordinating conjunctions
8.4 Adverbial conjunctions

9 Interjections

10 Punctuation
10.1 Apostrophe
10.2 Brackets
10.3 Colon
10.4 Comma
10.5 Dash
10.6 Ellipsis
10.7 Exclamation point
10.8 Hyphen
10.9 Parentheses
10.10 Period
10.11 Question mark
10.12 Quotation marks
10.13 Semicolon
10.14 Slash

11 Final Thoughts

12 Glossary

——————————————-

Itu dia sekilas informasi tentang buku mungil yang sarat dengan ilmu ini. Saya patut, sekali lagi, bersyukur dan berterima kasih kepada Mas Fikri Waskito yang telah memperkenalkan saya dengan buku ini. Alhamdulillah, saya sudah mengkhatamkan buku ini dan bersiap lagi untuk mengulanginya membaca (*karena memang sangat bermanfaat untuk melakukan editing thesis dan paper).

Buku ini adalah panduan penulisan ilmiah dari sisi tata  bahasa Inggris yang disusun oleh penulisnya untuk memudahkan pelajar, mahasiswa, maupun editor profesional memahami kaidah-kaidah dasar tata bahasa Inggris dalam penulisan ilmiah di bidang sains dan rekayasa. Tata bahasa dalam buku ini disusun berdasarkan kaidah American English.  Selain cukup lengkap cakupan kaidah tata bahasa yang dibahas, buku ini memiliki dimensi yang cukup ringkas, yakni 8.2 x 5.8 x 0.3 inch dengan berat tak lebih dari 10 ons. Untuk memudahkan pemahaman, contoh-contoh pemakaian tata bahasa yang tepat diberikan pada setiap pokok bahasan.

Beberapa hal yang perlu digarisbawahi saat membaca akhir buku ini adalah tidak adanya contoh-contoh ekspresi / frase / kalimat yang kurang tepat dan menjadi kesalahan umum pada berbagai tulisan ilmiah. Perlu adanya sebuah “kamus mini” tentang  kata dan kalimat yang kurang tepat, namun sering muncul pada berbagai macam tulisan ilmiah berbahasa Inggris.

Secara umum, buku ini layak menjadi panduan bagi rekan-rekan yang sedang berkutat dengan penulisan ilmiah berbahasa Inggris. Tak hanya ringkas, namun menyajikan prinsip-prinsip umum kaidah tata bahasa Inggris yang diperlukan untuk penulisan ilmiah berbahasa Inggris pada bidang sains dan rekayasa.

Semoga bermanfaat, MasDab.

]]>
http://wibirama.com/2010/03/30/sunu-wibirama-pocket-book-of-english-grammar-review/feed/
Pajak Sontoloyo http://wibirama.com/2010/03/26/sunu-wibirama-pajak-sontoloyo/ http://wibirama.com/2010/03/26/sunu-wibirama-pajak-sontoloyo/#comments Fri, 26 Mar 2010 02:58:56 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=913

Courtesy Perpajakan.Info (ditambah sedikit penyesuaian sesuai dengan realitas)

Suatu pagi, MasDab bersilaturahim ke rumah Pakdhe Sontoloyo, seorang kakek-kakek yang up to date dan gaul abis karena mengikuti perkembangan berita terkini. Tak pernah ada seorang pun yang mengenal nama aslinya, bahkan MasDab sendiri pun tak pernah berani bertanya pada Pakdhe. Julukan “Sontoloyo” muncul karena inilah kata-kata favorit Pakdhe (yang menurut KBBI berarti konyol, tidak beres).

MasDab : “Kulo nuwun, Pakdhe. Ga pergi ngantor tho?”

Pakdhe : “Enggak Mas, lha kan Sabtu kantor libur tho? Sini masuk dulu….tak bikinin kopi ya?”

MasDab : “Matur nuwun, Pakdhe. Ada berita apa hari ini?

Pakdhe : “Owalah, MasDab. Bangsa ini semakin tua semakin tidak dewasa. Baru-baru ini terungkap adanya makelar kasus dalam struktur perpajakan Indonesia

MasDab : “Iya tho? Tersangkanya siapa, Pakdhe? Pejabat eselon I ya?”

Pakdhe : “Pegawai biasa, Mas. Katanya sih baru Golongan III A. Tapi coba lihat ini, rumah lama dan rumah barunya sangat berbeda. Rumah barunya ini konon dibangun dari duit hasil ngunthet (korupsi) duit pajaknya rakyat Indonesia.

MasDab pun bergegas mengambil surat kabar yang dibaca Pakdhe. Sejenak MasDab tertegun, karena perbedaan rumah lama dan rumah baru itu begitu mencolok. Menurut surat kabar itu,  rumah lama seorang tersangka pelaku makelar kasus berinisial GT itu beralamat di  Jl Warakas I Gang 23, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Priok, Jakarta Utara. Kondisi rumah lama sangat memprihatinkan, bisa dibilang kurang layak. Lain halnya dengan rumah baru GT. Saat ini GT menetap di sebuah rumah mewah di di kompleks real estate Gading Park View, blok ZE 6 No 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selain asri dan cukup luas, rumah baru ini terkesan mustahil dibangun dengan gaji PNS golongan III A, bahkan di Jakarta sekalipun.

Rumah Lama

Rumah Baru

MasDab : “Beda yo, Pakdhe. Pegawai golongan III A rumahnya uapik tenaan. Bisa main futsal segala, Pakdhe.”

Pakdhe : “Ha iyo, main futsal nendang ndase rakyat miskin, tho? Pancen sontoloyo tenan!”

MasDab : “Ah jangan marah dulu Pakdhe. Eling jantung, Pakdhe. Tenang saja, masih ada hakim dan jaksa paling adil yang nggak bisa disogok Pakdhe”

Pakdhe : “Siapa itu, mas?”

MasDab : “Lha…..siapa lagi kalo bukan Yang Memberi Hidup, Gusti Alloh. Tenang saja, Pakdhe. Gusti Alloh tidak tidur kok….”

Pakdhe : “Wah ho’oh yo. Makasih, MasDab. Ini kopinya diminum dulu…..keburu dingin.”

MasDab : “Tengkyu, Pakdhe. Mak Nyoss tenan kopinya……”

]]> http://wibirama.com/2010/03/26/sunu-wibirama-pajak-sontoloyo/feed/ Menulis Thesis (2) http://wibirama.com/2010/03/15/sunu-wibirama-menulis-thesis-2/ http://wibirama.com/2010/03/15/sunu-wibirama-menulis-thesis-2/#comments Mon, 15 Mar 2010 09:40:30 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=909

(Image Courtesy of PrintMojo.Com)

Setelah ulasan menulis thesis yang pertama, pada artikel kali ini saya akan sedikit membeberkan beberapa cara menulis bagian-bagian thesis. Tentu, artikel kali ini akan condong kepada thesis di bidang engineering, sesuai dengan bidang yang saya tekuni dan condong ke penulisan thesis berbahasa inggris. Namun bukan berarti artikel kali ini tidak bermanfaat untuk Sampeyan yang tidak mempelajari engineering. Semoga saja ada beberapa poin yang bisa menginspirasi Sampeyan semua. Bersiaplah….karena artikel ini cukup panjang dan melelahkan :)

Artikel ini, sebagian besar adalah rangkuman dari buku “How to Write and Publish Engineering Papers and Reports”[1]. Beberapa tambahan dari buku, paper, dan presentasi pun dicantumkan untuk memperkaya konten artikel ini. Sebuah pertanyaan mendasar pernah mampir di otak saya: “Mengapa saya harus belajar semua ini? Bukankah bidang tulis menulis, apalagi menulis ilmiah adalah bidang yang membosankan?” Jawabannya terletak di paragraf pertama bab pertama buku ini. Di sana dikemukakan, “Sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh seorang engineer tidak bisa dikatakan lengkap sampai dengan ia mempublikasikan hasil kerjanya. Kualitas dari publikasi itu, mencerminkan karakter dan reputasi dari engineer tersebut.” So, mengutip sebuah kalimat bijak yang terpampang di sebuah bilik tempat tempo doeloe kami belajar meng-oprek komputer, “Toentoetan oentoek berdjoeang adalah seboeah kemestian, boekan pilihan”. Bagi engineer, tak ada kata lain untuk menghindar. Kemampuan menulis ilmiah adalah sebuah kewajiban, bukan pilihan.

1.      Abstrak (Abstract)

Abstrak adalah bagian dari thesis yang sangat penting. Penulisan abstrak biasanya dilakukan paling akhir, setelah seluruh bagian thesis selesai ditulis. Bagian ini membahas poin penting (highlight) dari pekerjaan yang kita lakukan. Panjang sebuah abstrak, sangat tergantung dari aturan masing-masing kampus. Umumnya abstrak tidak lebih dari 350 kata. Ide besar penelitian, metode, dan hasil dirangkum menjadi satu, kemudian disajikan semenarik mungkin untuk memikat pembaca thesis. Sensitivitas penulis terhadap kebutuhan pembaca adalah kunci dari menarik dan tidaknya abstrak sebuah karya tulis. Tentukan jenis pembaca sebelum menulis abstrak. Untuk thesis, pembacanya adalah komite penguji dan mahasiswa yang membutuhkan informasi penelitian dengan tema serupa. Gambar di bawah ini adalah sebuah contoh penulisan abstrak. Pada dasarnya, abstrak memiliki tiga komponen pokok:

(1)   Problem statement atau latar belakang penelitian. Pada abstrak di bawah, dua buah kalimat saya cantumkan untuk mempertegas mengapa saya perlu meneliti “eye movements tracking”. Kalima yang pertama, penelitian ini adalah penelitian yang sedang up-to-date (”a growing research”) dan fokus penelitian adalah “video-based approachment” (pendekatan melalui alat berbasis video). Kalimat kedua, adalah pernyataan masalah yang melatarbelakangi penelitian: biaya (cost factor), akurasi alat (accurate measurement), dan visualisasi hasil (3D visualization).

(2)   Penyelesaian masalah (metode penelitian). Bagian yang kedua mendeskripsikan apa saja pendekatan yang kita lakukan untuk memecahkan masalah penelitian yang sudah dideklarasikan sebelumnya. Alat apa saja yang kita gunakan, metode apakah yang kita adopsi untuk menyelesaikan masalah penelitian, dan seterusnya.

(3)   Hasil pokok penelitian. Cantumkan angka-angka pokok (hasil kuantitatif) yang mendukung menariknya abstrak tersebut, selain pernyataan yang sifatnya kualitatif (‘bagus’, ‘efisien’, dsb). Selain itu, bagian ini juga mengandung kesimpulan yang bisa kita petik dari hasil penelitian yang kita lakukan. Tentu kesimpulan ini harus berhubungan erat dengan permasalahan penelitian kita. Harapannya, dengan menampilkan kesimpulan yang positif, pembaca akan tertarik untuk membaca seluruh thesis.

Dalam penulisan karya ilmiah (thesis), penggunaan bentuk pasif dan tense sangat diperhatikan. Present dan past tense mendominasi konten abstrak. Bentuk pasif digunakan karena alasan berikut [2]:

(1)   Refleksi dari objektivitas penulisan. Penulisan karya ilmiah dengan tidak mencantumkan subject (pelaku penelitian) lebih memiliki ‘objective sense’ karena ‘apa yang diteliti’ lebih penting dari ‘siapa yang meneliti’.

(2)   Subject (penulis paper) tidak terlalu relevan dengan penelitian. Beberapa petunjuk teknis atau panduan praktikum biasanya tidak menyebutkan pelaku praktikum (laboran atau praktikan), tapi lebih kepada prosedur atau tata cara praktikum itu.

2.      Pendahuluan (Introduction)

Pendahuluan adalah bagian paling sulit dari semua bagian thesis, at least itulah yang saya rasakan saat proses penulisan thesis. Untuk mendapatkan ‘introduction’ yang catchy, saya butuh waktu sekitar satu bulan. Mulai dari membaca ulang bermacam-macam paper journal dan conference, sampai kemudian mencoba ‘bersilat keyboard’ dan mencari
alasan, “Mengapa penelitian ini perlu dilakukan?” Beberapa hal yang perlu dicantumkan dalam bagian pendahuluan antara lain:

(1)   Pendahuluan ringkas terhadap penelitian yang kita lakukan

(2)   Latar belakang penelitian atau masalah penelitian (sering disebut: knowledge gap)

(3)   Tujuan penelitian (tentunya untuk mencari solusi atas masalah penelitian)

(4)   Rangkuman atau penjelasan isi tiap-tiap bab dalam thesis

(5)   Penjelasan singkat tentang metode yang kita gunakan dalam penelitian tersebut dan cara pengambilan data (eksperimen) yang kita gunakan, terkait dengan apa yang sudah dilakukan oleh peneliti sebelumnya.

3.      Studi literatur (Literature Review)

Bagian ini, termasuk bagian yang menyita waktu cukup lama. Studi literatur harus dilakukan pada saat awal kita melakukan penelitian. Untuk menginventarisasi paper yang sudah kita baca, saya sarankan Sampeyan memanfaatkan perangkat manajemen referensi seperti EndNote atau RefWorks. Hal ini penting, supaya Sampeyan bisa menghemat waktu kerja Sampeyan dan meningkatkan ketelitian saat mencantumkan referensi dalam thesis Sampeyan. Pada thesis, selain membahas beberapa metode yang sudah pernah digunakan sebelumnya (previous work), membahas kelebihan dan kekurangan metode tersebut, sebaiknya kita juga membahas kelebihan dan kekurangan metode yang kita gunakan. Pastikan, bahwa disadvantages yang kita cantumkan objektif dan tidak overdosis, yang justru berakibat melemahkan thesis kita. Pastikan juga kita berdiskusi dengan dosen, apa sajakah yang perlu kita cantumkan dalam bagian ini. Bisa jadi, dosen kita menghendaki kita membahas cukup banyak literatur, atau justru sebaliknya.

4.      Metode dan Hasil Eksperimen (Methodology and Experimental Results)

Bagian ini adalah bagian pertama yang seharusnya ditulis saat menulis thesis. Selain lebih mudah, bagian ini tidak memerlukan pemilihan kata yang catchy. Langkah penulisannya sebagai berikut:

(1)   Mulai dengan outline. Tulis bagian-bagian global, kemudian rinci poin-poin penting sampai sedetil-detilnya.

(2)   Masukkan seluruh data berupa tabel, gambar, bagan, dsb.

(3)   Seleksi data tersebut. Pilih data yang memperkuat thesis kita.

(4)   Tambahkan penjelasan dan pembahasan

5.      Diskusi dan Kesimpulan (Discussion and Conclusion)

Selain abstrak, bagian kesimpulan adalah bagian yang paling mungkin dibaca dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian oleh para komite penguji. Komite akan mengharapkan beberapa hal di bawah ini:

(1)   Ringkasan dari metode penelitian kita.

(2)   Penjelasan dan diskusi yang jelas tentang hasil penelitian, dari mana dan mengapa kita memperoleh hasil tersebut.

(3)   Kontribusi kita terhadap bidang ilmu yang kita tekuni

(4)   Kritik yang objektif terhadap hasil penelitian kita, yang menekankan perlunya penelitian lebih lanjut (Future Works) atau implementasi nyata dari hasil penelitian kita.

Nah, MasDab. Itu dia beberapa bagian dari thesis, khususnya thesis di bidang engineering. Semoga bisa diambil hikmah dan manfaatnya.

Referensi:

[1]        H. B. Michaelson, How to Write and Publish Engineering Papers and Reports, 1st ed. Philadelphia, PA, USA: ISI Press, 1982.

[2]        J. Leo Finklestein, Pocket Book of English for Engineers and Scientists. New York, USA: McGraw-Hill, 2006.

]]>
http://wibirama.com/2010/03/15/sunu-wibirama-menulis-thesis-2/feed/
Daftar Rumah Makan Halal & Masjid di Bangkok http://wibirama.com/2010/03/11/sunu-wibirama-daftar-rumah-makan-halal-masjid-di-bangkok/ http://wibirama.com/2010/03/11/sunu-wibirama-daftar-rumah-makan-halal-masjid-di-bangkok/#comments Thu, 11 Mar 2010 04:32:40 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=901

Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak pengajian MMIT (Masyarakat Muslim Indonesia di Thailand) yang telah berkenan berbagi informasi tentang direktori makanan halal dan masjid di Thailand. Direktori rumah makan halal terdiri dari data :

1. Nama Rumah Makan
2. Telepon
3. Alamat lengkap
4. Status kehalalan (apakah pemiliknya muslim atau bukan)
5. Tipe makanan (Indonesia, Thai, dll)

Daftar Masjid terdiri dari Nama Masjid dan alamat masjid di Bangkok.

Bagi rekan-rekan bloggers sekalian yang memerlukan informasi tentang daftar rumah makan halal dan masjid di Bangkok, Thailand, silahkan mendownload di salah satu link yang kami sediakan:

1. Download dari repository Wibirama.Com

2. Download dari 4shared.com

3. Download dari Rapidshare.Com

]]>
http://wibirama.com/2010/03/11/sunu-wibirama-daftar-rumah-makan-halal-masjid-di-bangkok/feed/
Menulis Thesis (1) http://wibirama.com/2010/03/09/sunu-wibirama-menulis-thesis-1/ http://wibirama.com/2010/03/09/sunu-wibirama-menulis-thesis-1/#comments Tue, 09 Mar 2010 00:57:39 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=899

(Image Courtesy of PrintMojo.Com)

Menulis thesis, bukan sesuatu yang mudah. Namun sebagai tuntutan amanah akademis, menulis thesis (atau skripsi untuk S1 dan disertasi untuk S3), tentu membutuhkan persiapan-persiapan yang cukup. Beberapa pengalaman pribadi, rasanya cukup penting untuk di-share di sini. Tak lain dan tak bukan, semoga Sampeyan tidak mengulangi kesalahan yang pernah saya lakukan.


1. Time scheduling

Saya adalah orang yang biasa bekerja dengan target. Bukannya diperbudak target, tapi berusaha untuk konsisten pada diri sendiri itu ternyata tidak mudah, lho. Sampeyan mungkin bisa aja konsisten sama  orang tua Sampeyan, atau bahkan dosen Sampeyan. Tapi kalau sama diri sendiri? Beraat bung! Makanya, time scheduling itu penting, karena waktu itu adalah sesuatu yang mahal harganya, terutama kalau Sampeyan sudah mendekati batas waktu pengumpulan thesis. Sepertinya kita jadi tidak bisa diganggu gugat. Ditelepon nggak bisa, jarang online YM, Facebook ga pernah di-update, pokoknya thesis dan thesis. Sebenarnya yang kayak gitu bisa diakalin jika Sampeyan mau. Chattingan, mengerjakan thesis, nonton streaming film Korea atau Jepang di Youtube, semua bisa diatur, asal konsisten. Terus, gimana dong time scheduling yang baik?
Oke, MasDab. Ini dia beberapa langkah-langkahnya:

a. Mulailah dari tujuan akhir. Misal nich, Sampeyan pengin ngumpulin thesis bulan Maret 2010. Maka, letakkan Maret 2010 sebagai tujuan akhir. Kemudian, perjelas langkah-langkah menuju pengumpulan thesis, misalnya:

November-Desember 2009 : Studi literatur + pengumpulan bahan baku
Desember 2009-Januari 2010: Mulai nulis bab 1 dan bab 2
Januari-Februari 2010 : Melanjutkan bab 3 dan bab 4
Maret 2010 minggu I : Bab 5 (alias kesimpulan) dan print draft
Maret 2010 minggu II - minggu III : koreksi thesis oleh advisor
Maret 2010 minggu IV : finalisasi + kumpulkan thesis

Ok. Itu jadwal garis besarnya. Kemudian bisa di-break down lagi menjadi jadwal per minggu. Dan yang terpenting, sebenarnya jadwal setiap harinya. Aktivitas Sampeyan harus benar-benar tertib sesuai dengan yang Sampeyan rancang.Insya Allah, semuanya bakalan kebagian tempat. Kata orang, “Orang sibuk itu biasanya orang yang menghargai waktu”. Sibuk yang bener maksudnya, kalau sibuk ngegosip yo sami mawon ……

2. Tentukan judul thesis
Saya rasa untuk yang satu ini menjadi hak prerogratif Sampeyan dan dosen pembimbing Sampeyan. Judul ini gampang-gampang susah. Tapi kalau Sampeyan sudah membicarakannya secara baik-baik (bukan dengan cara kekerasan) dengan pembimbing Sampeyan, pasti judul ini disetujui. Jika Sampeyan harus melewati presentasi proposal, maka menentukan judul thesis menjadi sebuah proses yang cukup memakan waktu. Tapi yakinlah, semakin banyak masukan (asal nggak ngawur), tentu semakin baik

3. Membuat outline thesis
Outline thesis semacam garis-garis besar halauan thesis Sampeyan. Intinya, buat poin-poin konten yang akan Sampeyan bahas di thesis sampeyan. Setelah itu, tunjukkan ke dosen Sampeyan. Biasanya dia akan memberi respon. Kemudian, dari poin-poin tadi, kita mulai merancang bahan baku yang dibutuhkan untuk “mengisi” poin-poin tersebut.

Contoh:
Chapter I : Introduction. Bahan baku: contoh thesis tahun kemaren.
Chapter II : Literature Reviews. Bahan baku: jurnal (a, b, c…….), buku (1, 2, 3……), dst.

Intinya, tahapan pengumpulan bahan baku ini harus sudah dipikirkan semenjak pembuatan outline. Jangan kayak saya, setelah ngetik, baru ketahuan bahan bakunya apa………

4. Mengumpulkan bahan baku
Oke. Setelah bahan baku terkumpul, Sampeyan perlu memanajemen bahan-bahan itu. Supaya Sampeyan gak pusing, silahkan Sampeyan pakai EndNote atau software manajemen referensi lainnya. Apa itu EndNote? Jawabannya bisa Sampeyan search di blog saya atau klik di sini. Masukkan satu per satu referensi Sampeyan ke EndNote, selengkap-lengkapnya. Jangan lupa attach pula file PDF jurnal atau paper yang sampeyan butuhkan di thesis ke dalam EndNote. Biar ga lupa aja lokasinya. Jangan kayak saya (lagi), yang selalu malas meng-attach file PDF dan sibuk mencari-cari file dalam ratusan folder data. Oya, pastikan Sampeyan membuat satu sub-folder di dalam folder induk thesis Sampeyan dengan judul “REFERENSI”. Ini memudahkan Sampeyan untuk mengatur paper-paper, ebook, dan semua artikel yang akan menjadi referensi thesis Sampeyan.

5. Drafting
Pada tahapan ini, yang sering saya jumpai adalah MALAS. Malas untuk memulai dan selalu menunda pekerjaan. Saya pun mengalaminya sedemikian rupa, sehingga memerlukan tips khusus untuk bisa segera mulai. Bagaimana caranya? Gampang bos. Coba lihat rekan-rekan Sampeyan yang sudah lulus dan bayangkan jika itu terjadi pada Sampeyan. Tips ini cukup ampuh buat saya. Sembari browsing data di internet, saya mencoba “mengambil inspirasi” dari rekan-rekan yang sudah menyelesaikan studi dan berkutat dengan aktivitas baru mereka. Rasanya kok “menyenangkan” sekali dan dari sanalah saya menemukan tenaga untuk menulis.

Menulis bukan sesuatu yang mudah, MasDab. Percaya deh. Sepandai apapun Sampeyan, jika Sampeyan tidak pernah latihan menulis, apalagi kok menulis ilmiah, wow……sulit, MasDab. Tapi nasi sudah keburu jadi bubur. Beri kecap dan kacang aja sekalian. Sampeyan sudah terlanjur berada di akhri masa studi dan kini Sampeyan mau tidak mau harus menulis. Tidak ada lagi “latihan menulis”, karena Sampeyan tak pernah memikirkan pentingnya latihan menulis.

Lalu, apa yang harus Sampeyan lakukan?

Untuk memberi inspirasi, Sampeyan bisa melihat gaya menulis dari para pengarang jurnal atau buku yang sesuai dengan bidang Sampeyan. Contek saja dulu mentah-mentah. Kemudian ubah kalimat-kalimat itu dengan cara bertutur Sampeyan. Ada beberapa vocab menarik yang nantinya akan Sampeyan dapatkan dari sana. Nah, vocab-vocab “keren” inilah yang akan menjadi modal Sampeyan menapaki halaman demi halaman selanjutnya. Untuk tahap yang satu ini, saya sarankan Sampeyan meng-install kamus bahasa Inggris-Indonesia/Indonesia-Inggris, serta Inggris-Inggris (Thesaurus). Kamus thesaurus akan membantu Sampeyan “bersilat keyboard” supaya tulisan Sampeyan nggak basi karena vocab-nya monoton.

6. Editing
Wah, ini bagian terberat, MasDab. Editing ini meliputi segala sesuatunya:
- grammar atau tata bahasa
- ketepatan penulisan
- kutipan gambar dan tabel
- persamaan
- hasil percobaan
de-el-el

Saya sendiri, sampai saat ini masih mempercayakan jasa naskah hard copy karena lebih akurat untuk melakukan penyuntingan. Untuk tahap yang satu ini, Sampeyan seyogyanya meminta bantuan  rekan atau dosen untuk mengoreksi naskah Sampeyan.

7. Submit thesis
Yah, tahapan terakhir yang menyenangkan. Eits, jangan lupa check list yang diperlukan. Perlukah naskah Sampeyan di-print berwarna, atau cukup hitam dan putih? Semua harus dipastikan, MasDab. Setelah submit thesis, Sampeyan tentu tinggal memikirkan ujian + revisi.

]]>
http://wibirama.com/2010/03/09/sunu-wibirama-menulis-thesis-1/feed/
Konversi Referensi BibTex ke EndNote http://wibirama.com/2010/02/20/sunu-wibirama-konversi-referensi-bibtex-ke-endnote/ http://wibirama.com/2010/02/20/sunu-wibirama-konversi-referensi-bibtex-ke-endnote/#comments Sat, 20 Feb 2010 03:35:56 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=893

Apakah Sampeyan pernah mengalami kesulitan meng-konversi referensi berformat BibTex ke dalam database EndNote ? Atau malah sebaliknya, sampeyan ingin mencantumkan referensi dalam database EndNote dalam format (style) BibTex ?

Nah, MasDab. Kali ini saya akan bercerita sedikit tentang tips memasukkan referensi berformat BibTex ke dalam database EndNote, serta sebaliknya. Sebelumnya, saya persilahkan dulu Sampeyan mengunduh file BIBTEX-E.zip di bawah ini. Pilih salah satu link saja :

http://rapidshare.com/files/353127364/BIBTEX-E.zip

http://www.4shared.com/file/225725216/49e973bc/BIBTEX-E.html

Sudah? Oke. Sekarang silahkan ekstrak file tadi. Sampeyan akan melihat tiga buah file di dalamnya:

1. Bibtex.Ens
2. jxpinstall.exe
3. bib2endnote.jar

A. Instalasi JRE

Untuk keperluan import referensi BibTex ke EndNote, komputer Sampeyan harus memiliki Java Runtime Environment (JRE) karena aplikasi yang dibuat berekstensi *.jar. Aplikasi ini akan menjadi aplikasi yang executable (bisa langsung dijalankan dengan double-click) apabila Sampeyan memiliki JRE. Nah, untuk men-download dan meng-install JRE, silahkan double-click file jxpinstall.exe. Secara otomatis, file ini akan menyelesaikan tugas-tugasnya. Sampeyan hanya perlu menekan tombol Next dan Finish. Lihat screenshot di bawah ini:

B. Memasukkan Referensi Berformat BibTex ke dalam database EndNote

Nah, kalau sudah, mari kita melakukan praktek. Misal, Sampeyan menjumpai sebuah paper yang menyediakan format citation HANYA dalam bentuk BibTex, maka Sampeyan akan menemui file berformat *.bib atau format referensi seperti ini:

@article{1040146,
 author = {Ananda, A. L. and Srinivasan, B.},
 title = {An extensive bibliography on computer networks},
 journal = {SIGCOMM Comput. Commun. Rev.},
 volume = {13-14},
 number = {5-1},
 year = {1984},
 issn = {0146-4833},
 pages = {78--98},
 doi = {http://doi.acm.org/10.1145/1040142.1040146},
 publisher = {ACM},
 address = {New York, NY, USA},
 }

Nah, caranya….save format referensi tadi ke dalam file *.bib. Bisa pake notepad kok. Kemudian, buka file *.bib tadi dengan aplikasi bib2endnote.jar. Setelah itu, save referensi dalam format file *.XML supaya bisa dibuka menggunakan EndNote. Misal, referensi di atas di-save dengan nama : ref1.xml

Kemudian buka EndNote. Klik File > Import > Import Option > EndNote generated XML. Lalu cari file tadi dan tekan “Import”. Selesai sudah. Referensi sudah masuk ke dalam database EndNote Sampeyan. Gampang tho?

C. Mengubah format referensi ke dalam format BibTex

Untuk mengubah referensi sampeyan ke dalam format BibTex, caranya sangat mudah :

  • Kopikan file BIBTEX.ENS ke dalam folder : C:\Program Files\EndNote X3\Styles
  • Buka program EndNote dan pilih “Select Another Style…”
  • Pilih “BibTex Export” dan periksa format “preview” Sampeyan

Nah, referensi lebih lanjut bisa Sampeyan temukan di sini:

[1] http://www.it.usyd.edu.au/~tapted/bib2endnote.html

[2] http://geomorph.ldeo.columbia.edu/grg/resources/info/bibtex-to-endnote-converter.htm

[3] http://www.endnote.com/support/enconversion.asp

[4] http://www.endnote.com/support/ensupport.asp

]]>
http://wibirama.com/2010/02/20/sunu-wibirama-konversi-referensi-bibtex-ke-endnote/feed/
Eye Tracking Clinical Session http://wibirama.com/2010/02/14/sunu-wibirama-eye-tracking-clinical-session/ http://wibirama.com/2010/02/14/sunu-wibirama-eye-tracking-clinical-session/#comments Sun, 14 Feb 2010 09:55:54 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=890 Yap, judul di atas berhubungan erat dengan apa yang saat ini menjadi amanah akademis saya, MasDab. Ceritanya, saya sedang membuat sebuah alat yang akan digunakan untuk membantu pakar ENT (Ear, Nose, Throat) atau bahasa kerennya THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) menganalisa penyakit dalam sistem ke seimbangan di pada tiga saluran setengah lingkaran  (vestibular system) yang terdeteksi melalui gerakan mata.

Alat ini, biasa disebut sebagai “Medical Eye Movements Tracking” dalam berbagai referensi ilmiah. Untuk membuat alat ini, saya melakukan survey kecil-kecilan selama 1 tahun. Pengembangan alat ini dilakukan selama lebih dari dua tahun karena penelitian awal sudah dilakukan sebelum saya terdaftar sebagai master student di kampus saya. Terus terang, versi komersial dari alat ini memang cukup mahal. Menurut referensi ini, versi komersial dari alat yang disebut dengan VIDEO-OCULOGRAPHY (VOG) ini mencapai 1000 - 30.000 USD. Maka, peneliatian untuk menghasilkan “low cost” VOG sangatlah penting untuk meningkatkan jangkauan penggunaan VOG di kalangan praktisi medis.

Foto Ruang ENT Srinakarinvirooj Hospital

Nah Masdab, hari Jum’at kemarin (12 Februari 2010) saya menyempatkan diri untuk pergi ke unit ENT Rumah Sakit Srinakarinvirooj dalam rangka melakukan percobaan “resmi” dengan menggunakan pasien yang menderita  vertigo pada sistem penglihatannya karena penyakit yang ada dalam sistem keseimbangan. Hari itu benar-benar hari yang mendebarkan karena bisa saja saya tidak memperoleh sampel data yang saya inginkan. Penyakit ini benar-benar langka dan sangatlah beruntung apabila kita bisa menemukan pasien yang menderita penyakit ini (meskipun kita tidak berharap si pasien menderita, bukan?).

Treatment Pasien oleh dokter ENT

Keberuntungan rupanya benar-benar berpihak pada saya dan dokter yang menjadi advisor medis saya. Hari itu, setelah menunggu cukup lama, kami menemukan seorang pasien (ibu dengan umur 56 tahun) yang menderita vertigo selama sebulan. Terapi medis sudah dilakukan sebelumnya, namun tidak rutin. Hari itu, saya melihat secara langsung bagaimana dokter menangani pasien dan melakukan analisa terhadap hasil rekaman gerakan mata pasien. Alat yang saya bawa selama 1,5 jam perjalanan dari kampus saya walhasil tidak teronggok sia-sia. Kami menggunakannya untuk merekam gerakan mata pasien dan menganalisa hasilnya. “Khun chok dee mak, Sunu. Mee case wan nii,” (Kamu beruntung sekali, Sunu. Ada kasus hari ini) kata Pak Dokter. “Khob khun na khrab,” saya mengucapkan terima kasih kepada beliau atas bantuannya.

Sampeyan penasaran dengan hasil rekamannya?
Mohon maaf, saya hanya bisa menampilkan rekaman dari versi lama alat tersebut. Video versi terbaru kami gunakan untuk pengembangan metodologi analisa.  Silahkan lihat video di bawah ini atau klik link ini

MEDICAL EYE TRACKING RECORDING:

]]>
http://wibirama.com/2010/02/14/sunu-wibirama-eye-tracking-clinical-session/feed/
WORKING DESK http://wibirama.com/2010/02/03/sunu-wibirama-working-desk/ http://wibirama.com/2010/02/03/sunu-wibirama-working-desk/#comments Wed, 03 Feb 2010 08:19:13 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=885 Interested dengan postingan Kang Yayan, saya mencoba meng-capture dua kondisi meja kerja pada saat eksperimen menggunakan pasien (tentu untuk keperluan thesis), dan saat kondisi normal. I won’t have clean working desk until the thesis deadline passed. Covering something bad in unusual way to pretend to be a good guy, in Thai we call “Phak Chi” - means the name of vegetable put on the rice in order to make the rice seems tasty :P .

EXPERIMENT MODE : OFF

EXPERIMENT MODE : ON

]]>
http://wibirama.com/2010/02/03/sunu-wibirama-working-desk/feed/
WINNER : Nampak Beda Nyata Sama 01 http://wibirama.com/2010/01/20/sunu-wibirama-winner-nampak-beda-nyata-sama-01/ http://wibirama.com/2010/01/20/sunu-wibirama-winner-nampak-beda-nyata-sama-01/#comments Wed, 20 Jan 2010 00:21:55 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=879 The most creative comments for NBNS01 came from :

1. Juan F Anto (via Facebook), said:

sama2 isinya penjahat
sama2 bertembok putih
sama2 ber kasur
sama2 ber sellimut
sama2 ada di posting ini

2. Todi Adiatmo (via Facebook) said:

sama-sama nyaman buat tawanan yang satu standar internasional yang satu standar bintang 5…

sama-sama berkasur empuk, yang satu standard size yang satu king size…

sama-sama layak huni dan bersih, bedanya yang satu pake karpet yang satu beralaskan semen :D

sama-sama bercat putih, yang satu polos, yang satu full hiasan :D

sama-sama ada kamar mandinya, bedanya yang satu pake hot shower yang satu wc duduk doank

3. Gina (via blog) said :

Sama-sama (1)putih cat temboknya,(2)ada pintunya,(3)tempat tidur yg nyaman,(4)tempat ngobrol yg nyaman,(5)tempat leyeh-leyeh yg nyaman juga!Heu!

Congratz, bro and sis! You’ve been blogrolled  :p
(i’m waiting for the 3rd winner’s blog URL)

]]>
http://wibirama.com/2010/01/20/sunu-wibirama-winner-nampak-beda-nyata-sama-01/feed/
Inside Steve’s Brain: Review http://wibirama.com/2010/01/16/sunu-wibirama-inside-steves-brain-review/ http://wibirama.com/2010/01/16/sunu-wibirama-inside-steves-brain-review/#comments Sat, 16 Jan 2010 05:57:55 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=876

“Once you get into the problem, you see that it’s complicated, and you come up with all these convoluted solutions. That’s where most people stop, and the solutions tend to work for a while. But the really great person will keep going, find the underlying problem, and come up with an elegant solution that works on every level. That’s what we wanted to do with Mac” (Steve Jobs, “Inside Steve’s Brain”, 2008).

Well, MasDab. Mungkin Sampeyan yang telah mengenal saya sejak lama mengerti benar bahwa saya adalah seorang Apple user yang sedang tertawan dengan Windows, setidaknya untuk dua tahun (academic reason, of course). Namun demikian, ini tidak lantas menghilangkan kecintaan saya kepada mesin yang sudah membantu saya mencari duit plus menyelesaikan skripsi S1 saya, iBook G4 (yang kini dipekerjakan oleh adik perempuan saya).


Melamuni ex-soulmate

Kali ini, saya akan sedikit membahas sebuah buku kecil, yang mengupas tentang dibalik sukses Apple, Inc. (dulu Apple Computer, Inc.) menguasai dunia pemasaran mp3 player, personal computer dan laptop, sampai gadget. Buku yang berjudul “Inside Steve’s Brain” ini ditulis oleh Leader Kahney, seorang editor di Wired.Com dan penulis di blog Cult of Mac. Ia telah bertahun-tahun menjadi pengguna dan pengamat produk-produk Apple. Buku kecil yang ia tulis ini bercerita tentang bagaimana Steve Jobs mempengaruhi seluruh sisi bisnis dan kultur kerja di Apple Inc. yang ia mulai dari idenya tentang sebuah produk : Simpel dan Elegan. Namun untuk mendapatkan dua kesan itu pada semua produk Apple bukanlah pekerjaan yang mudah. Steve Jobs adalah orang yang mampu menduplikasi kultur kerjanya kepada semua orang yang ia pekerjakan. Terlebih lagi, ia adalah orang yang benar-benar fokus pada satu pekerjaan yang ia tekuni. Ia adalah salah satu CEO kelas dunia yang berani berkata “tidak” pada ide diversifikasi produk yang memiliki efek samping menghancurkan pasar produk utama perusahaan. Sebuah ide “aneh” yang belakangan justru membuat iPod menjadi satu-satunya mp3 player dengan market share terbesar di dunia, dengan 73.8 persen per September 2009 [1].

Buku ini juga mengupas isu-isu terkini seputar MacBook Pro, iPhone, sampai dengan gosip backdating scandal yang menimpa Apple Computer, Inc. (1997-2002) [2]. Alih-alih menjelaskan sukses Apple, Inc. dari segi pengamat luar, buku ini justru menjelaskan bagaimana Steve Jobs berpikir dan menuangkan gagasannya dalam semua produk Apple.  Kahney mencoba menjelaskan bagaimana Steve Jobs berpikir dari beberapa komentar rekan kerja Jobs, mantan karyawan Apple, maupun beberapa engineer di Apple yang saat ini masih aktif bekerja. Salah satu yang menarik adalah munculnya rumor istilah “Getting Steved” di antara karyawan Apple saat Jobs diangkat sebagai interim CEO di Apple Computer, Inc. tahun 1997. Istilah yang diartikan secara literal “dipotong” atau “dipecat tanpa seremoni” ini biasa digunakan untuk menyebut para karyawan yang dipecat di tempat karena ia tak bisa menjawab pertanyaan Steve Jobs saat itu juga [3].  Meskipun  gosip ini tidak pernah terbukti, cerita-cerita tentang “dipecat tanpa seremoni” menjadi sebuah hal yang biasa di Apple, Inc. Selain itu, pada setiap akhir bab, Kahney menyertakan poin-poin penting pelajaran yang bisa diambil dari Steve Jobs. Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka yang menjadi leader di sebuah institusi atau para pengambil kebijakan di dunia bisnis.

Kelemahan buku ini adalah, Kahney tidak menyertakan wawancara dan partisipasi langsung dari tokoh yang menjadi sentral buku ini, Steve Jobs. Namun hal ini justru membuat pemaparan cara berpikir Jobs menjadi semakin menantang. Kahney menyertakan beberapa perkataan resmi Steve Jobs dari hasil wawancara langsung berbagai media massa terhadap Steve Jobs. Hasil wawancara ini kemudian diramu dengan hasil wawancara langsung dari beberapa mantan karyawan dan karyawan Apple, serta beberapa referensi dari buku tentang Apple yang telah terjamin keabsahannya. Kelemahan lain buku ini adalah alur yang kurang tertata. Penjelasan Kahney tentang pribadi dan cara berpikir Steve Jobs membuat Kahney mencomot berbagai macam kejadian yang berhubungan dengan narasinya, tanpa mengatur urutan peristiwa tersebut. Sampeyan akan menemui cerita Kahney akan sebuah peristiwa pada tahun 2004, dan meloncat ke tahun 1997, kemudian tahun 2002.

Bagi Sampeyan yang penasaran dengan bagaimana Apple, Inc. menuai sukses, buku ini menjadi jaminan yang bermutu. Tapi bagi Sampeyan yang ingin tahu bagaimana proses berdirinya Apple, Inc., proses hampir bangkrutnya (tahun 1996), sampai menuai sukses di tahun 2000-an, buku ini bukanlah titik tolak yang tepat buat Sampeyan. Saya sarankan untuk memulainya dengan menengok buku lain semacam Apple Confidential 2.0 yang lebih terstruktur secara historis.

Reference:

[1] http://www.afterdawn.com/news/archive/19294.cfm

[2] http://money.cnn.com/2006/12/29/technology/apple_jobs/index.htm

[3] L. Kahney, “Inside Steve’s Brain”, Portfolio: New York, 2008, p. 33-35.

]]> http://wibirama.com/2010/01/16/sunu-wibirama-inside-steves-brain-review/feed/ Download Presentasi Pelatihan EndNote X3 http://wibirama.com/2010/01/14/sunu-wibirama-download-presentasi-pelatihan-endnote-x3/ http://wibirama.com/2010/01/14/sunu-wibirama-download-presentasi-pelatihan-endnote-x3/#comments Thu, 14 Jan 2010 05:48:39 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=873

Bulan Agustus 2009 yang lalu, mahasiswa Indonesia di Thailand mengadakan pelatihan bersama tentang software EndNote X3, sebuah software manajemen database referensi yang berjalan di atas sistem operasi Windows dan Macintosh. Software ini sangat membantu penulis untuk mengolah referensi dan mencantumkannya pada makalah atau disertasi. Kami, selaku salah satu pengisi acara dengan segala kerendahan hati mempersilahkan rekan-rekan blogger yang berkenan untuk mengetahui isi training tersebut mengunduh presentasi pelatihan di link :

4shared :

http://www.4shared.com/file/196547804/8ee50029/EndNote_X3_for_Student.html

Rapidshare:

http://rapidshare.com/files/335003827/EndNote_X3_for_Student.zip

]]>
http://wibirama.com/2010/01/14/sunu-wibirama-download-presentasi-pelatihan-endnote-x3/feed/
Nampak Beda Nyata Sama E01 http://wibirama.com/2010/01/13/sunu-wibirama-nampak-beda-nyata-sama-e01/ http://wibirama.com/2010/01/13/sunu-wibirama-nampak-beda-nyata-sama-e01/#comments Wed, 13 Jan 2010 05:46:52 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=869

Nampak Beda Nyata Sama Edisi Perdana

Dua buah gambar di atas adalah ruangan penjara. Benarkah? Ya, saya tidak bohong, MasDab. Gambar pertama adalah ruangan penjara di Amerika dengan standard internasional. Ruangan kedua adalah penjara di negara kita INDONESIA, dengan standard non-internasional.

PERTANYAAN : carilah 5 persamaan (selain kalimat “sama-sama penjara” ) dari dua gambar di atas

HADIAH : link exchange di blog saya, untuk tiga orang blogger yang kreatif.
(Lumayan lho, rata-rata visitor blog ini 70 orang per hari).

Ditunggu komentarnya, MasDab! ;)

]]>
http://wibirama.com/2010/01/13/sunu-wibirama-nampak-beda-nyata-sama-e01/feed/
Tips Mencari Paper Conference dan Journal Gratis http://wibirama.com/2010/01/03/sunu-wibirama-tips-mencari-paper-conference-dan-journal-gratis/ http://wibirama.com/2010/01/03/sunu-wibirama-tips-mencari-paper-conference-dan-journal-gratis/#comments Sun, 03 Jan 2010 06:05:15 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=865

Pernahkah Sampeyan merasa begitu tertekan saat mencari referensi berbahasa Inggris berupa paper atau makalah lainnya? Apakah Sampeyan menyerah dengan kondisi perpustakaan universitas Sampeyan yang langganan jurnalnya tak pernah up to date? Kalau jawabannya iya, kondisi yang sama juga pernah saya rasakan. Nah, di artikel ini saya akan menjelaskan beberapa cara untuk mendapatkan referensi berupa paper conference dan journal secara gratis. Namun, tentu ada ikhtiar yang perlu Sampeyan lakukan untuk mendapatkannya. Tenang saja, tidak berbahaya bagi kesehatan kok.

INTRO

Untuk mahasiswa Master atau Doktor, referensi berupa paper atau jurnal sangatlah penting. Namun sayang, tidak semua universitas mampu berlangganan jurnal-jurnal ilmiah yang harganya selangit itu. Bahkan untuk mendownload satu buah full paper berupa file PDF saja, saya pernah menjumpai sebuah electronic journal library memasang harga sebesar 150 USD. Hanya beberapa lembar saja dan kita harus membayar kurang lebih 1,5 juta rupiah. Itu belum termasuk harga langganan account untuk satu tahun. Lain cerita jika Sampeyan kuliah di universitas yang memperhatikan “hak” mahasiswanya. Sampeyan bisa meninggalkan artikel ini segera :).

Pada artikel kali ini, saya akan sedikit berbagi bagaimana cara mendapatkan “full paper” berupa file PDF secara gratis, untuk kita manfaatkan dalam kepentingan penelitian kita.  Tentu hal ini adalah pengecualian dari hasil pencarian langsung menggunakan Google Scholar. Ada tiga buah cara yang akan saya kupas di sini. Cara yang pertama dan kedua rating keberhasilannya cukup tinggi (*saya sudah berkali-kali mencoba dan tingkat keberhasilan mencapai 90%). Cara yang ketiga, sangat tergantung dari keluwesan Sampeyan bergaul dengan teman-teman Sampeyan.

METODE

1. HUBUNGI PENGARANGNYA LANGSUNG!

Jurus andalan ini sudah terbukti lancar dan legal. “Legal” di sini perlu kita garis bawahi karena kita tidak menyalahi kesepakatan apapun. Selain itu, pengarang paper akan sangat senang mengirimkan papernya karena menjadi referensi untuk peneliti lain. Cara ini bisa dilakukan dengan menggunakan email dan perlu “sopan santun” tertentu supaya pengarang paper tersebut mau memberikan paper-nya ke kita. Di bawah ini adalah contoh email yang bisa kita kirimkan kepada author paper saat kita melakukan request paper tersebut . Saya ambilkan dari salah satu email saya yang berhasil di-reply plus mendapatkan attachment berupa paper gratis dari sang penulis.

Bagian (1) adalah basa-basi kita untuk memperkenalkan diri. Sebutkan nama, asal institusi, dan tema penelitian yang sedang kita kerjakan. Jangan lupa sebutkan pula nama dosen pembimbing. Jika Sampeyan beruntung, mungkin saja penulis mengenal dosen pembimbing Sampeyan dan ini menjadi nilai tambah untuk email Sampeyan.

Bagian (2), sebutkan paper yang Sampeyan inginkan. Pastikan judul dan tahun publikasi tertulis dengan jelas. Dua hal ini bisa Sampeyan cari di Google. Gampang kok.

Bagian (3), supaya sedikit ilmiah, sebutkan dari mana Sampeyan tahu judul paper itu. Bisa saja Sampeyan merujuk ke paper karya profesor lain atau karya dosen sampeyan sendiri untuk “mengangkat” nama pengarang paper tersebut. Sampaikan juga bahwa Sampeyan akan menjadikannya sebagai salah satu referensi untuk paper Sampeyan. Tujuannya, memberikan informasi kepada pengarang paper tersebut bahwa Sampeyan tidak sembarangan meminta paper itu (untuk kepentingan penelitian saja). Kalau Sampeyan beruntung, tentu paper yang Sampeyan inginkan akan dikirimkan langsung. Tapi tidak semua peneliti selalu rajin melihat emailnya. Berdoa saja, semoga urusan Sampeyan dimudahkan Yang Kuasa.

2. REQUEST MELALUI FORUM Myescience.Com

Apa itu myescience.com ? Forum ini adalah forum diskusi internasional berbahasa Inggris tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia akademis. Isinya tak jauh dari sharing cara mencari referensi ilmiah yang baik, mendownload ebook dari Google Book, menulis ilmiah (scientific writing), dan masih banyak lagi. Perlu dicatat, forum ini adalah forum yang “cukup serius” dan mensyaratkan anggotanya untuk ikut berkontribusi pula di forum. Mereka juga memberlakukan aturan yang cukup ketat untuk mengakses konten forum. Hanya member forum dengan poin lebih dari 100 yang bisa mengakses konten forum. Selain itu, beberapa konten memerlukan poin yang lebih tinggi. Lalu bagaimana cara mendapatkan paper gratis di forum ini ? Ini dia langkah-langkahnya :

a. Daftar sebagai member forum. Sampeyan memerlukan alamat email valid untuk konfirmasi aktivasi member.

b. Perkenalkan diri Sampeyan di thread “Get your first 100 credits by introducing yourself“. Sampeyan perlu me-reply posting di thread ini, lalu perkenalkan jati diri sampeyan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Setelah memperkenalkan diri, Sampeyan akan mendapatkan 100 poin/kredit sebagai modal untuk mengakses konten forum, termasuk melakukan request paper di forum ini (untuk request paper, poin Sampeyan harus di atas 100).

c. Menambah poin dengan 2 kali login pada hari yang sama, atau memposting artikel di forum ini. Untuk lebih jelasnya, Sampeyan perlu membaca halaman ini.

d. Oke. Saya asumsikan poin Sampeyan sudah lebih dari 100 (karena Sampeyan sudah memperkenalkan diri dan sudah menambah poin dengan memposting artikel atau login 2 kali di forum ini pada hari yang sama). Kini Sampeyan bisa melakukan request jurnal di forum “Request”, sub-forum “E-Journal” (lihat gambar di bawah ini). Sebelumnya, saya sarankan membaca tata tertib forum dan cara me-request di forum ini, atau account Sampeyan akan di-banned oleh admin. Untuk lebih jelasnya, Sampeyan bisa melihat sendiri halaman sub-forum “E-Journal” di sini. Tergantung request Sampeyan, tapi biasanya dalam waktu 2 hari sudah ada anggota forum yang membantu Sampeyan dan memberi apa yang Sampeyan minta : file PDF dari paper yang Sampeyan request.

*Catatan: jika Sampeyan juga membantu anggota lain menemukan paper yang mereka minta, poin Sampeyan pun akan bertambah cukup tinggi.

a

3. DOWNLOAD VIA REKAN DI UNIVERSITAS LAIN

Kalau Sampeyan tidak berhasil melalui cara pertama dan kedua, mari lakukan cara ketiga. Syaratnya, Sampeyan harus banyak relasi di universitas lain. Sebutkan saja judul, nama pengarang, nama jurnal yang memuat dan link dari paper tersebut. Semoga Sampeyan memiliki rekan yang baik hati.

Semoga membantu dan sukses selalu,

Sunu Wibirama

NB : Artikel ini saya dedikasikan kepada seluruh rekan-rekan yang telah membantu saya dalam penelitian saya selama ini (maaf sudah merepotkan bapak dan ibu sekalian, dan terima kasih atas bantuannya. Khorb Khun Maak, Arigato Gozaimasu!).

1. Mas Szeifoul Afadlal, Pak Tunggul Adi Purwonugroho, Ibu Yuyun Yuniar (Mahidol University, Thailand)

2  Mas Fikri Waskito (Chulalongkorn University, Thailand)

3. Mas Adhika Widya Paraga, Mas TItis Wijayanto (Kyushu University, Japan)

4. Pak Nur Rohman Rosyid (Tokai University, Japan)

5. Mas Gunawan Dewantoro (NTUST, Taiwan)

6. Mas Rommy Tosana Yuliawan (MITIJA, Jakarta)

7. Mas Andi Hakim Kusuma (King Saud University, Saudi Arabia)

8. Tyas Ikhsan Hikmawan (King Abdullah University, Saudi Arabia)

9. Pak Agus BJ (Tokyo Institute of Technology, Japan)

10. Seluruh staf pengajar dan karyawan di Teknik Elektro UGM

dan semua rekan-rekan yang telah memberi doa, saran, dan masukkan atas proses belajar saya selama ini. Wish you all the best, guys.

]]>
http://wibirama.com/2010/01/03/sunu-wibirama-tips-mencari-paper-conference-dan-journal-gratis/feed/
Imaginary dialogue between Thais and Indonesians : ISLAM http://wibirama.com/2010/01/02/sunu-wibirama-imaginary-dialogue-between-thais-and-indonesians-islam/ http://wibirama.com/2010/01/02/sunu-wibirama-imaginary-dialogue-between-thais-and-indonesians-islam/#comments Sat, 02 Jan 2010 02:35:53 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=864

Life as a moslem student in a non-moslem majority country is not-so-easy thing that arises huge interesting experiences. Meanwhile, a lot of moslem people in moslem majority country never (*or yet?) really want to understand about their religion, and how to explain another people about what they belive in. Cross-cultural and cross-religion experiences will be more attractive to read by presenting it as an imaginary dialogue. By talking each other, we will understand how other people think about us and how we think about them. Some parts of the dialogue are real questions and answer happened between us, a foreign Indonesian student and Thais student. Either Indonesians or Thais study in the same institutions. Yet, they have different way to express their believe in God.

Thai (T) : Sawasdee khrap, hi ….peng ngai, Sunu ? (Hello….hi…how are you, Sunu?)

Indonesians (I) : Auw, sawasdee khrap, Pi. Dee khrab, khorb khun na khrab..(Hi…hello, Brother. Fine, thanks!)

T : Have a class today ?

I : Nope. Done it last semester. Just writing thesis now…

T : Nice. Mm……Last night, I saw in the television about some moslem people go to Mecca and do some special praying there. Do you have to go there too?

I : Yep. We call it Hajj. Depends on our condition. But we should make an effort to go there, by saving money of course. You know, it costs quite expensive to go there, especially for me (*laughing).

T : (*laughing) Ah, I see…Good ! But, I think that, why moslem should worship the big black cube there?
I don’t know how to call it…but, it should be easy to you to remember, right?

I : Ah, Yes. It’s called Ka’bah.

T : Kaba? Ka’bah? ….Ok, I know it now.

I : Actually, we don’t worship it. It’s just a mark of direction when we do praying. Have you ever seen me praying in lab ?

T : Yes….yes! You move your hand like this, and like this (*he tried to imitate “takbiratul ihram”).

I : Yes…called Sholat. We don’t worship Ka’bah, actually. We worship our God, Allah. We never mention “Ka’bah” in our praying but “Allah”. So, it’s just a direction where we have to pray in a mosque, or in our room. But if we have to pray on the car, we can pray to any direction.

T : I see. Yes, you ever prayed on the car when we went to Srinakarinvirooj University.

I : Yes, you’re right! It was difficult to find a mosque there. So, I had to pray on the car when we went there.

T : How many times you have to pray in one day?

I : Five times. First, in the beginning of the morning, after we wake up. Approximately 5 o’clock a.m. Second, in the afternoon, start from lunch time until 4 o’clock in the evening. Third, in the evening, start from 4 o’clock until 6 o’clock. Fourth, in the beginning of night, start from 6 o’clock untill 7 o’clock p.m. And finally, before we sleep, start from 7 o’clock untill before the dawn.

T : Wow! Every day?

I : Yes….of course.

T : Why so many? I mean, is it enough if we pray only once or twice per days? Five times are too many, I think.

I : (*laughing….) It worth to do, friend. Just like, why you have to eat three times per day?

T : Feed your body?

I : Yes right! Then praying feeds my soul.

T : I see. It makes sense. Mmm, what about food? You can not eat pork, right?

I : Yes, actually not only pork. Blood, dog, several animals with canine tooth like tiger, or animals which stay in two different natures, like frog and several animals with uneven nails.

T : Hey..what about meat? I mean like cow or chicken?

I : Mm……actually we have special way to kill animal. We should respect the animal, then we have to pray in the names of Allah before we kill them. We also have special ways to kill, which are not to torture them and cut their neck using the sharpest knife. We must not torture animal and have to respect them, that’s the point. That’s why ….you know, moslem people should eat only the Halal meat which comes from proper way to serve. But for seafood, we can eat all you can eat.

T : Sounds not so easy for me. So, it’s okay if you eat seafood ?

I : Yes, of course…..no problem. But don’t put any pork oil into that food. I can not eat them, then….hahaha…….

T : I see…

I : But if you can find any halal shop for me, that’s better.

T : I think, I’ve ever seen halal logo in some moslem shops. But there aren’t lot in Bangkok. You have to seek them in some big department stores like Platinum, Siam Paragon, or MBK.

I : No problem, friend. I’ve gotten some info from my friends. There’re lot at Soi 7, Petchburi Road.

T : Yes. Do you know, if we also have moslem food shop in the front of our campus?

I : Yes, I have gone there several times. Thanks, anyway!

T : So…..would you like to have lunch, now?  Py kin kauw hreu pow? (Should we go to eat or not?)

I : Okay, let’s go. Py leei….(Go!)

]]>
http://wibirama.com/2010/01/02/sunu-wibirama-imaginary-dialogue-between-thais-and-indonesians-islam/feed/
Scholarship Hunter Guide http://wibirama.com/2009/11/26/sunu-wibirama-scholarship-hunter-guide/ http://wibirama.com/2009/11/26/sunu-wibirama-scholarship-hunter-guide/#comments Thu, 26 Nov 2009 16:31:33 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=850

Alhamdulillah, setelah tertunda hampir setahun setengah, akhirnya saya bisa merilis bentuk elektronik dari pengalaman saya sebagai seorang “Scholarship Hunter” selama hampir 6 bulan lamanya. Sejak tahun 2007, sebelum saya lulus kuliah, saya terobsesi untuk bisa merasakan nikmatnya menimba ilmu di negeri orang. Bukan karena semata-mata aspek pendidikan yang lebih baik, akan tetapi pengalaman berinteraksi dengan komunitas internasional serta mengusahakan alih teknologi yang rasional adalah sebuah hal yang harus kita persiapkan karena kemajuan bangsa bukanlah jasa perorangan, tapi usaha seluruh komponen masyarakatnya.

Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh rekan-rekan “Hunter” dan penghuni “Bilik Perdjoeangan” di Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada yang pernah berjuang bersama-sama: Dhomas Hatta Fudholi, Ahmad M. Raf’ie, Gentur Widyaputra, Nicholas Mario Wardhana, Fikri Waskito, Aloysius Prihartanto, Roni Irnawan, Catur Triwibowo, Rommy Tosana, Juan Fitrianto, Candra Santosa, Nanang S.W., Adityo ‘Komo’ Ari, Bayu Suardi, Atik ‘Ao’ Pilihanto, Cyrillus Ekana, serta rekan-rekan lain yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan Nightlogin 2001-2005. Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu staf pengajar dan karyawan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada atas bimbingan dan nasihatnya.

Semoga yang sedikit ini bisa menjadi ‘amunisi’ yang bermanfaat untuk berburu beasiswa. Jangan patah semangat, kawan. Perjuangan baru saja dimulai. Pendidikan bukanlah segala-galanya, tapi segalanya bisa dimulai dari pendidikan.

Bangkok 26 November 2009,

Sunu Wibirama

Unduh Buku Elektronik di sini :

Chicken Soup for Scholarship Applicants (PDF / English Language / 2007)

Scholarship Hunter Guide (PDF / Indonesian Language / 2009)

]]>
http://wibirama.com/2009/11/26/sunu-wibirama-scholarship-hunter-guide/feed/
3000 Hits for OpenCV Tutorial http://wibirama.com/2009/11/26/sunu-wibirama-3000-hits-for-opencv-tutorial/ http://wibirama.com/2009/11/26/sunu-wibirama-3000-hits-for-opencv-tutorial/#comments Thu, 26 Nov 2009 14:35:05 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=847

Terima kasih saya sampaikan kepada rekan Rommy Tosana, yang secara tak terduga mengirimkan email ke saya tentang traffic download selama 11 bulan di tahun 2009. Alhamdulillah MasDab, setelah selama setahun lebih saya mengelola dua buah blog secara bersamaan, ada rekan-rekan yang menganggap apa yang saya tulis bermanfaat untuk mereka. Sampeyan bisa melihat sekilas di screenshot di atas.

Traffic situs ini berada di urutan pertama dari situs lain yang berada di server yang sama, dan mendominasi beberapa peringkat karena file-file yang saya upload di blog ini. Tutorial OpenCV, Buku Panduan Tes TOEFL Asyamil (Free), Buku CakePHP (draft yang belum terselesaikan), serta beberapa makalah lain diminati rekan-rekan blogger dan netter sekalian. Untuk tutorial OpenCV, hits yang diperoleh selama 11 bulan cukup tinggi, di atas 3500 hits.

Saya berharap, yang sedikit ini bisa menjadi amal jariyah saya Sebab untuk berkontribusi besar bagi bangsa ini, saya masih perlu belajar dari penggiat-penggiat dunia pendidikan di Indonesia. Semoga Sampeyan semua bisa merasakan manfaat dari keberadaan saya di dunia maya ini.

Salam,

Sunu .W

]]>
http://wibirama.com/2009/11/26/sunu-wibirama-3000-hits-for-opencv-tutorial/feed/
Antara “Yin” dan “Fang” http://wibirama.com/2009/11/24/sunu-wibirama-antara-yin-dan-fang/ http://wibirama.com/2009/11/24/sunu-wibirama-antara-yin-dan-fang/#comments Tue, 24 Nov 2009 05:09:51 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=846

MasDab, sudah beberapa bulan ini saya cukup penasaran dengan penggunaan istilah “Yin” dan “Fang” dalam bahasa Thai. Istilah ini berseliweran begitu saja dan cukup sering saya dengarkan melalui celotehan anak-anak Thai, sehingga saya pun penasaran untuk mengetahui konteks penggunaan dua kata itu.

“Yin” atau dalam bahasa Thai ditulis dengan “ยิน” yang berarti “hear” atau “dengar” digunakan jika kita mendengar berbagai macam suara, yang terjadi dalam tempo singkat. Penggunaannya mirip dengan kata “hear” dalam bahasa Inggris. Kalimat “Saya tidak mendengar ledakan itu”, bisa menggunakan kata “yin” dalam bahasa thai.

Nah, kata bentuk negatif dari kata Yin ini ternyata memiliki pengecualian :

1. Saya tidak mendengar : “Phom mai dai yin”.

2. Saya tidak bisa mendengar (karena tuli) : “Phom yin mai dai”. Akan tetapi akan lebih baik menggunakan kalimat ini : “mai saamaat dai yin” “ไม่สามารถได้ยิน” (tidak mampu mendengar, entah karena unsur umur atau penyakit, dsb).

Bagi rekan-rekan yang baru belajar bahasa Thai, mungkin akan menggunakan “Phom yin mai dai” untuk mengungkapkan “Saya tidak bisa mendengar” atau “Saya tidak dengar”. Namun rekan Thai kita akan tertawa dan menangkap “makna lain” dari kata-kata itu.

Kata kedua, “Fang” atau “ฟัง” bisa berarti “listen” atau “mendengarkan”. Kata ini digunakan jika kita ingin mengungkapkan bahwa kita sedang menyimak sesuatu dengan indera pendengaran kita. Penggunaannya mirip kata “listen” dalam bahasa Inggris. Kalimat “Saya mendengarkan televisi”, bisa menggunakan kata “Fang” dalam bahasa Thai.

Bentuk positif yang muncul dalam percakapan :

1. ฟังรู้เรื่อง , “fang ruu ruang” , atau  ฟังออก , “fang ook” yang berarti : “Saya paham dengan mendengar”.

2. ฟังทัน, “fang than” : “Saya paham dengan ucapan (Anda)”.

Bentuk negatif, yang sangat sering muncul dalam bahasa percakapan adalah :

1. ฟังไม่รู้เรื่อง , “fang mai ruu ruang” , atau  ฟังไม่ออก , “fang mai ook” yang berarti : “Saya tidak paham (dengan mendengarkan ucapan itu)”.

2. ไม่ยอมฟัง, “mai yoom fang” yang berarti  “Saya tidak ingin mendengarkan”.

3.  ฟังไม่ทัน atau  ฟังไม่ค่อยทัน , “fang mai than”  atau “fang mai khoy than” : “Saya tidak paham”

4.  ฟังไม่ได้, “fang mai dai”,  “(Ini) tidak bisa didengarkan” (karena sebuah lagu yang tidak bisa dibuka dengan player, dsb).

5. ฟังไม่ขึ้น, “fang mai khuen”,  “Kedengarannya tidak masuk akal”

OK. Sekian dulu share dari saya, MasDab. Hanya berdasar pengalaman di lapangan saja alias “bahasa pasar”. Untuk lebih jelasnya, Sampeyan bisa kontak rekan-rekan Thai yang Sampeyan kenal. Semoga berguna.

]]>
http://wibirama.com/2009/11/24/sunu-wibirama-antara-yin-dan-fang/feed/
Video Lomba Pidato Bahasa Indonesia 2009 http://wibirama.com/2009/11/15/sunu-wibirama-video-lomba-pidato-bahasa-indonesia-2009/ http://wibirama.com/2009/11/15/sunu-wibirama-video-lomba-pidato-bahasa-indonesia-2009/#comments Sun, 15 Nov 2009 04:35:59 +0000 sunu wibirama http://wibirama.com/?p=845

คุณ Khobtam Nilaphaichit และ คุณ Wansiri  ให้พูดเกี่ยวกับ “Indonesia and Thailand Relationship” ใช้ ภาษาอินโดนีเซีย. เก่งจริงๆ ! (Mr. Khobtam Nilaphaichit and Miss Wansiri give speech about “Indonesia and Thailand Relationship” using Indonesian Language. Really smart !)

Khobtam (2nd Winner)

Wansiri (6th Winner)

]]>
http://wibirama.com/2009/11/15/sunu-wibirama-video-lomba-pidato-bahasa-indonesia-2009/feed/