<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[Cerdas-Terampil-Taqwa]</title>
	<atom:link href="http://wibirama.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wibirama.com</link>
	<description>&#160;&#160;Educational Blog &#38; Extraordinary Story</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 23:59:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Tips Membaca Buku Gratis di Springer</title>
		<link>http://wibirama.com/2012/05/12/sunu-wibirama-tips-membaca-buku-gratis-di-springer/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2012/05/12/sunu-wibirama-tips-membaca-buku-gratis-di-springer/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 14:16:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scientific Writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1683</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, bagi Sampeyan yang sering berkutat dengan buku, paper jurnal atau konferensi, pasti sampeyan mengenal dengan baik nama “Springer”. Ya, Springer adalah salah satu penerbit terkemuka yang menaungi banyak jurnal dan buku-buku  yang ditulis oleh peneliti di berbagai belahan dunia. Springer senantiasa menerbitkan buku-buku acuan, yang sebagian besar berbasis pada hasil penelitian. Bagi kita yang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/ebook640.jpg" rel="lightbox[1683]"><img class="wp-image-1684 aligncenter" title="ebook640" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/ebook640.jpg" alt="" width="240" height="161" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">MasDab, bagi Sampeyan yang sering berkutat dengan buku, paper jurnal atau konferensi, pasti sampeyan mengenal dengan baik nama “<a title="Springer" href="http://springer.com">Springer</a>”. Ya, Springer adalah salah satu penerbit terkemuka yang menaungi banyak jurnal dan buku-buku  yang ditulis oleh peneliti di berbagai belahan dunia. Springer senantiasa menerbitkan buku-buku acuan, yang sebagian besar berbasis pada hasil penelitian. Bagi kita yang tidak “terbiasa” membeli buku, baik online maupun hardcopy, karena faktor biaya, membaca buku gratis adalah salah satu mimpi besar kita untuk mengakses pengetahuan tanpa harus mengeluarkan sepeser biaya.</p>
<p>Nah, kali ini saya ingin berbagi sebuah tips untuk Sampeyan, terutama yang betah membaca buku di layar komputer: tips membaca buku (ebook) gratis terbitan Springer!</p>
<p>Bagaimana caranya ? Berikut ini langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li style="text-align: left;">Sampeyan perlu tahu bagaimana masuk ke Springer[dot]Com melalui akses proksi universitas. Untuk hal ini, saya tidak perlu berpanjang lebar. Sampeyan bisa bertanya ke perpustakaan di universitas Sampeyan, atau ke pusat komputer. Kalau belum berlangganan? Ya minta ke rektor universitas Sampeyan untuk berlangganan akses ke Springer dong! <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></li>
<li style="text-align: justify;">Setelah bisa mengakses Springer dengan proxy universtas, Sampeyan akan melihat logo negara di mana universitas tersebut berada. Dalam gambar di bawah ini, saya menggunakan proxy kampus saya (Tokai University, Jepang). Di bagian kanan atas akan tertulis keterangan nama negara dari kampus Sampeyan (di browser saya tertulis &#8220;Japan&#8221;, negara tempat universitas saya saat ini berasal).
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/00-access.jpg" rel="lightbox[1683]"><img title="00-access" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/00-access.jpg" alt="" width="463" height="90" /></a></li>
<li>Setelah itu, Sampeyan bisa mulai mencari buku-buku teks yang ingin Sampeyan baca. Tidak semua buku disediakan akses “baca online”. Pilih buku yang memiliki akses “Read Online”. Perhatikan gambar di bawah ini.
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/01a-readonline.jpg" rel="lightbox[1683]"><img class=" wp-image-1686 alignnone" title="01a-readonline" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/01a-readonline.jpg" alt="" width="346" height="127" /></a></li>
<li>Setelah itu, perhatikan di bagian sisi kanan halaman profil buku tersebut. Akan terdapat pranala “Access an Online Book Review Copy”. Untuk membaca buku gratis tersebut, Sampeyan harus berperan sebagai “reviewer” dari sebuah jurnal atau media massa, di mana nantinya Sampeyan akan menulis review tentang buku yang Sampeyan baca. Terserah apa nama media massa-nya, pokoknya Sampeyan seolah-olah jadi reviewer untuk bisa membaca buku gratis dari Springer, titik. <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />.
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/02-online_book_review.jpg" rel="lightbox[1683]"><img class=" wp-image-1689 alignnone" title="02-online_book_review" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/02-online_book_review.jpg" alt="" width="479" height="194" /></p>
<p></a></li>
<li style="text-align: left;">Klik link pada poin 4 di atas, kemudian isi data diri Sampeyan, email valid, alamat kampus, dan sebagainya. Isikan alamat email valid, karena Springer akan melakukan konfirmasi data yang Sampeyan kirimkan. Isi email konfirmasi dari Springer sebagaimana gambar di bawah ini.
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/03-online_resource.jpg" rel="lightbox[1683]"><img class=" wp-image-1687 alignnone" title="03-online_resource" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/03-online_resource.jpg" alt="" width="462" height="414" /></p>
<p></a></li>
<li style="text-align: left;">Akhirnya, Sampeyan bisa membaca satu buku penuh secara gratis-tis. Tanpa harus membayar sepeser pun (dengan catatan universitas Sampeyan berlangganan akses ke Springer).
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/04-book.jpg" rel="lightbox[1683]"><img class=" wp-image-1688 alignnone" title="04-book" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/04-book-1024x552.jpg" alt="" width="491" height="265" /></a></li>
</ol>
<p>Jika dirasa postingan saya bermanfaat untuk Sampeyan, sudilah kiranya Sampeyan menyampaikan komentar di artikel ini.<br />
Selamat membaca MasDab. Semoga ilmunya bermanfaat <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>Oya, baca juga beberapa tulisan saya yang lain. Mungkin Sampeyan memerlukannya :</p>
<p>(1) <a title="Tips Mencari Paper Gratis" href="http://wibirama.com/2010/01/03/sunu-wibirama-tips-mencari-paper-conference-dan-journal-gratis/" target="_blank">Tips Mencari Paper Conference dan Journal Gratis<br />
</a>(2) Tips Menulis Thesis S-2 (<a title="Tips Menulis Thesis S-2" href="http://wibirama.com/2010/03/09/sunu-wibirama-menulis-thesis-1/" target="_blank">1</a>) dan (<a title="Tips Menulis Thesis S-2" href="http://wibirama.com/2010/03/15/sunu-wibirama-menulis-thesis-2/" target="_blank">2</a>)<br />
(3) Tulisan-tulisan menarik lainnya tentang <a title="Tips Penelitian dan Menulis Karya Ilmiah" href="http://wibirama.com/category/scientific-writing/" target="_blank">penulisan karya ilmiah dan penelitian</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2012/05/12/sunu-wibirama-tips-membaca-buku-gratis-di-springer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ACS Online Tutorial : Scientific Writing</title>
		<link>http://wibirama.com/2012/05/09/sunu-wibirama-acs-online-tutorial-scientific-writing/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2012/05/09/sunu-wibirama-acs-online-tutorial-scientific-writing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 23:54:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scientific Writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1673</guid>
		<description><![CDATA[ACS Publications, salah satu penerbit yang menaungi beberapa jurnal di bidang studi kimia dan biologi menyediakan tutorial online penulisan karya tulis ilmiah. Tutorial ini dibuat secara berkesinambungan, dengan menghadirkan beberapa pakar yang berpengalaman dalam penulisan karya ilmiah, beberapa diantaranya sekaligus bekerja sebagai reviewer atau editor jurnal yang dinaungi oleh ACS Publications. Untuk mengakses video-video yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/acs_101_tips.jpg" rel="lightbox[1673]"><img class="size-medium wp-image-1674 alignnone" title="acs_101_tips" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2012/05/acs_101_tips-300x168.jpg" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p><span style="text-align: justify;">ACS Publications, salah satu penerbit yang menaungi beberapa jurnal di bidang studi kimia dan biologi menyediakan tutorial online penulisan karya tulis ilmiah. Tutorial ini dibuat secara berkesinambungan, dengan menghadirkan beberapa pakar yang berpengalaman dalam penulisan karya ilmiah, beberapa diantaranya sekaligus bekerja sebagai reviewer atau editor jurnal yang dinaungi oleh ACS Publications. Untuk mengakses video-video yang sudah diunggah di internet, silahkan buka tautan di bawah:</span><span style="text-align: justify;"> </span></p>
<p><strong>Tautan</strong> : <a title="101 Tips of Publication" href="http://pubs.acs.org/page/publish-research/index.html">http://pubs.acs.org/page/publish-research/index.html</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2012/05/09/sunu-wibirama-acs-online-tutorial-scientific-writing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Toko Elektronik dan Hardware di Jepang &#8211; Japan Note (3)</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/11/09/sunu-wibirama-toko-elektronik-dan-hardware-di-jepang-japan-note/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/11/09/sunu-wibirama-toko-elektronik-dan-hardware-di-jepang-japan-note/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 10:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1609</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, alhamdulillah saya masih memiliki kesempatan untuk mendokumentasikan hal-hal menarik di Jepang. Hal pertama kali yang terlintas dalam benak pikiran saya saat mendapatkan tema penelitian &#8220;berbau hardware dan elektronik&#8221; adalah, &#8220;Bagaimana saya mendapatkan barang-barang ini di Jepang? Saya tidak bisa membaca kanji, dan mayoritas informasi ditulis dengan kanji?&#8221; Alhamdulillah, seiring dengan waktu, saya mendapatkan berbagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MasDab, alhamdulillah saya masih memiliki kesempatan untuk mendokumentasikan hal-hal menarik di Jepang. Hal pertama kali yang terlintas dalam benak pikiran saya saat mendapatkan tema penelitian &#8220;berbau hardware dan elektronik&#8221; adalah, &#8220;Bagaimana saya mendapatkan barang-barang ini di Jepang? Saya tidak bisa membaca kanji, dan mayoritas informasi ditulis dengan kanji?&#8221; Alhamdulillah, seiring dengan waktu, saya mendapatkan berbagai macam informasi dari teman dan sahabat, baik dengan bertanya maupun dengan diskusi. Pada tulisan kali ini, saya akan mendokumentasikan beberapa tempat penjualan barang dan pernak-pernik elektronik, household, untuk keperluan sehari-hari ataupun penelitian. Tulisan ini akan saya update apabila nantinya saya menemukan informasi baru.</p>
</blockquote>
<p><strong>1. Akizuki Denshi</strong> <strong>(秋月電子）</strong></p>
<p>Website : <a href="http://akizukidenshi.com/catalog/default.aspx">http://akizukidenshi.com/catalog/default.aspx</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/akizuki.jpg" rel="lightbox[1609]"><img class="size-medium wp-image-1610 aligncenter" title="akizuki" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/akizuki-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pelajar dan mahasiswa informatika atau teknik elektro, toko yang berlokasi di Akihabara ini menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan peralatan elektronik, khususnya komponen elektronik (IC, LED, resistor, kapasitor, amperemeter, dan sebagainya), dengan harga yang cukup terjangkau (apabila dibandingkan dengan membeli eceran di seputaran Akihabara). Lokasi toko ini (tanda panah merah) ada di sebelah utara service center Panasonic, tepatnya dua blok setelah Ishimaru Store. Jika Sampeyan turun dari JR Shinjuku Station, cari toko Aoki, kemudian jalan terus sampai dengan Ishimaru Store, kemudian belok kanan. Untuk lebih lengkapnya, lokasi Akizuki Denshi ada di:</p>
<p><strong>〒 101-0021 1-8-3 Soto-Kanda, Chiyoda-ku, Tokyo Building 1F Nomizu </strong></p>
<p style="text-align: center;">
<a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/akizukidenshi.jpg" rel="lightbox[1609]"><img class="size-full wp-image-1611 aligncenter" title="akizukidenshi" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/akizukidenshi.jpg" alt="" width="488" height="248" /></a></p>
<p><strong>2. Yodobashi Kamera （ヨドバシカメラ）</strong></p>
<p>Website:<a href=" http://www.yodobashi.com/"> http://www.yodobashi.com/</a></p>
<p style="text-align: justify;">Toko ini menjual alat-alat elektronik siap pakai, seperti laptop, PC, aksesoris komputer, peralatan elektronik rumah tangga, audio video, kamera (dari mulai pocket camera sampai dengan DSLR) dan buku. Di Akihabara, Yodobashi memiliki gedung yang sangat besar dan mudah dilihat dari stasiun. Selain di Akihabara, Yodobashi juga memiliki cabang di tempat lain, seperti di Chiba (di area Chiba Station) dan Shinjuku (arah pintu selatan stasiun Shinjuku).</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/yodobashi_akiba.jpg" rel="lightbox[1609]"><img class="size-full wp-image-1612 aligncenter" title="yodobashi_akiba" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/yodobashi_akiba.jpg" alt="" width="328" height="246" /></a></p>
<p><strong>3. Tokyu Hands </strong></p>
<p>Website: <a href="http://www.tokyu-hands.co.jp/en/index.html">http://www.tokyu-hands.co.jp/en/index.html</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/tokyu.jpg" rel="lightbox[1609]"><img class="size-full wp-image-1613 aligncenter" title="tokyu" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/tokyu.jpg" alt="" width="300" height="400" /></a></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Toko ini menjual pernak-pernik yang berkaitan erat dengan hobi dan berbagai macam peralatan rumah tangga. Selain itu, alat-alat &#8220;pertukangan&#8221; juga dijual di toko ini. Tokyu Hands, yang bersemboyan &#8220;Creative Life Store&#8221;, memiliki banyak cabang di Jepang. Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada website di atas.</p>
<p><strong>4. Vivahome (ビバホーム) </strong></p>
<p>Website: <a href="http://www.vivahome.co.jp/">http://www.vivahome.co.jp/</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/bibahomu.jpg" rel="lightbox[1609]"><img class="size-medium wp-image-1615 aligncenter" title="bibahomu" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/bibahomu-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Toko keempat yang saya rekomendasikan adalah Vivahome. Toko ini menjual semua alat-alat kebutuhan rumah tangga dan pertukangan &#8220;kelas berat&#8221;, mulai dari obeng, tang, sampai dengan batu bata semua dijual di toko ini. Sebenarnya toko ini memiliki cukup banyak cabang, namun saya sendiri baru mencoba berkunjung ke Vivahome Chiba. Kesan pertama kali saya terhadap toko ini adalah, &#8220;Impresif! Hampir semua kebutuhan pertukangan dan rumah tangga ada di sini&#8221;. Untuk informasi lebih lanjut, lihat peta di bawah :</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/vivahome.jpg" rel="lightbox[1609]"><img class="size-full wp-image-1614 aligncenter" title="vivahome" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/11/vivahome.jpg" alt="" width="504" height="287" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/11/09/sunu-wibirama-toko-elektronik-dan-hardware-di-jepang-japan-note/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerpen # 1 &#8211; 私の町</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/10/26/sunu-wibirama-cerpen-1-%e7%a7%81%e3%81%ae%e7%94%ba/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/10/26/sunu-wibirama-cerpen-1-%e7%a7%81%e3%81%ae%e7%94%ba/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 07:13:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1601</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, selama saya di Jepang, sensei meminta saya untuk bergabung di kelas bahasa Jepang tanpa harus membayar. Di kelas itu, selama 5 jam setiap harinya, bermacam-macam pelajaran dan latihan diberikan untuk membantu pelajar asing beradaptasi dengan Jepang dan masyarakatnya. Salah satu latihan yang sulit namun menantang adalah mengarang cerita pendek dalam waktu 15 menit. Mengarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MasDab, selama saya di Jepang, sensei meminta saya untuk bergabung di kelas bahasa Jepang tanpa harus membayar. Di kelas itu, selama 5 jam setiap harinya, bermacam-macam pelajaran dan latihan diberikan untuk membantu pelajar asing beradaptasi dengan Jepang dan masyarakatnya. Salah satu latihan yang sulit namun menantang adalah mengarang cerita pendek dalam waktu 15 menit. Mengarang membutuhkan kreativitas dan keberanian untuk mengungkapkan apa yang ada di pikiran kita. Di blog ini, saya akan memuat beberapa latihan mengarang yang sudah saya submit di kelas Nihongo. Edisi revisi, setelah &#8220;diobrak-abrik&#8221; dan dikoreksi oleh sensei, dan ditambah dengan fakta dan &#8220;bumbu&#8221; lain supaya lebih menarik untuk dibaca. Selamat menikmati dan semoga berkenan di hati. Mohon masukannya juga, bagi para senpai yang sudah kenyang asam garam bahasa Jepang. Onegaishimasu&#8230;. <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
</blockquote>
<h2 style="text-align: center;">私の町</h2>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/10/Sekaten_3.jpg" rel="lightbox[1601]"><img class="size-full wp-image-1602 aligncenter" title="Sekaten_3" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/10/Sekaten_3.jpg" alt="" width="280" height="186" /></a></p>
<p style="text-align: center;">ジョグジャカルタの「SEKATEN」</p>
<p>私はスヌウィビラマです。インドネシアから来ました。今、東海大学で勉強しています。日本に二週間ぐらいですが、日本語を少し話すことがでこます。<span style="color: #ff0000;">日本語はとても面白ろくて</span>、ちょっとむずかしいです。私の国はとてもきれいです。私の町はジョグジャカルタです。この町はあまり大きくない町です。この町はもう２５５<span style="color: #ff0000;">周年</span>ですが、ちょっとふろいです。この町に自転車とオートベイクがたくさんあります。私は毎日じむしょにオートベクで行きました。私のじむしょはガジャマーダー大学です。</p>
<p>私の町にはたくさんぎょうじがあります。ー番<span style="color: #ff0000;">有名</span>なは『SEKATEN」です。このぎょうじは毎年ー回があります「SEKATEN」は「<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mawlid">MAWLID</a>」のまつり。ジャワの人はだいたいジョグジャカルタへ「SEKATEN」を見にいきます。人がとてもにぎやかで、たのしくて、ちょっとうるさいです。</p>
<p>私の町は海にも山にも近いです。くうきも水も大へんきれいです。とても好きです！</p>
<p>Catatan: yang di-bold merah adalah koreksi dari para senpai <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/10/26/sunu-wibirama-cerpen-1-%e7%a7%81%e3%81%ae%e7%94%ba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Memulai Belajar Bahasa Jepang &#8211; Japan Note (2)</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/10/20/sunu-wibirama-bagaimana-memulai-belajar-bahasa-jepang-japan-note-2/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/10/20/sunu-wibirama-bagaimana-memulai-belajar-bahasa-jepang-japan-note-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 22:10:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1592</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, MasDab. Sudah tiga minggu saya berada di Jepang dan baru dua minggu bergabung dengan kelas bahasa Jepang di Nihongo Gakkou-nya Tokai University. Sensei, dengan kebaikan hati beliau, men-&#8221;sit in&#8220;-kan saya dan dua student PhD dari Thailand di kelas pemula sekaligus kelas kanji. Program &#8220;kejutan&#8221; sensei ini Alhamdulillah cukup membantu saya melakukan review dari beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah, MasDab. Sudah tiga minggu saya berada di Jepang dan baru dua minggu bergabung dengan kelas bahasa Jepang di Nihongo Gakkou-nya Tokai University. Sensei, dengan kebaikan hati beliau, men-&#8221;<em>sit in</em>&#8220;-kan saya dan dua student PhD dari Thailand di kelas pemula sekaligus kelas kanji. Program &#8220;kejutan&#8221; sensei ini Alhamdulillah cukup membantu saya melakukan review dari beberapa pelajaran grammar dasar yang dulu pernah saya dapatkan di Indonesia. Manfaat lain yang saya dapatkan adalah, kemampuan menulis kanji dan listening bertambah karena fasilitas kelas yang cukup mengagumkan (lab bahasa Tokai University adalah salah satu yang terbaik di seluruh Jepang).Pada artikel ini, saya ingin bercerita sedikit tentang bagaimana awal mula perjalanan saya belajar Bahasa Jepang. Harapannya, semoga Sampeyan bisa mengambil manfaatnya, dan belajar bahasa dengan cara yang lebih tertata (*tidak seperti saya yang &#8216;nabrak&#8217; kesana-kemari).</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Tahun 2007 akhir, sesaat sebelum saya lulus S1, saya mencoba peruntungan untuk studi lanjut dengan mendaftar berbagai beasiswa. Dari sekian puluh email yang saya kirimkan ke berbagai professor di seluruh dunia, hanya ada tiga email yang dibalas dengan meyakinkan, dan semua email tersebut datang dari professor Jepang. Satu email menolak saya (karena saya tidak bisa berbahasa Jepang), satu email lagi menjawab dengan menyertakan soal-soal ujian masuk yang harus saya jawab dalam tiga hari (!!), dan satu email lagi menerima tanpa syarat. Dari sana, saya mencoba untuk menindaklanjuti email ketiga, dan mulai saat itu juga, saya bertekad untuk serius belajar bahasa Jepang. Namun takdir berkehendak lain. Setelah beberapa bulan belajar bahasa Jepang, ternyata negara yang menjadi tempat singgah saya bukanlah Jepang (*sampeyan bisa menengok posting lama saya untuk mencari tahu bagaimana perjalanan hidup saya di negara Gajah Putih <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> ).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Tentukan Target Belajar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana memulai belajar Bahasa Jepang? Ini sebuah pertanyaan yang tidak mudah untuk dijawab. Tapi sejauh pengalaman yang saya rasakan, di awal belajar kita harus menentukan terlebih dahulu, apa yang ingin kita capai dari proses belajar tersebut. Apakah kita ingin belajar BERBICARA saja ? Atau ingin belajar BERBICARA dan MEMBACA ? Atau ingin belajar BERBICARA, MEMBACA, dan MENULIS ? Target ini penting karena akan menentukan bagaimana kita belajar bahasa Jepang. Bagi saya (tahun 2007), BERBICARA adalah target pertama, dan karena itulah saya tidak terlalu memperhatikan bagaimana &#8220;tulisan jepang&#8221; digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun saat ini, ternyata BERBICARA dan MEMBACA (setidaknya membaca papan petunjuk jalan dan pengumuman), lebih penting <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Memilih Cara Belajar Mandiri</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/nihongo.tiff"></a>Cara belajar terbaik adalah dengan meniru secara langsung bagaimana <em>native speaker</em> berbicara. Ini bukan hal yang mudah, tapi juga bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Saat pertama kali berada di Thailand, saya sempat stress hampir 2 minggu lebih karena saya tidak mampu berbicara dalam bahasa Thai SAMA SEKALI. Untungnya, saya memiliki beberapa teman lab yang sangat baik hati. Dengan kesabaran mereka, saya menambah lima kosakata setiap hari dan mencoba mengingat tone / cara mengucapkan kata-kata tersebut (bahasa Thai adalah <em>tonal language</em>, bahasa yang menggunakan nada. Salah pengucapan, akan menimbulkan arti yang berbeda).</p>
<p style="text-align: justify;">Dari &#8220;latihan harian&#8221; di lab itulah, saya mencoba menggunakan berbagai kata yang saya dapatkan untuk terjun langsung ke pasar. Dalam waktu seminggu, setidaknya saya satu kali pergi ke pasar tradisional. Di pasar inilah, saya mendapatkan banyak kosakata (dan celakanya&#8230;.tidak ada filter untuk kosakata &#8220;sopan&#8221; dan kosakata &#8220;harian&#8221;). Dalam waktu dua tahun, Alhamdulillah saya bisa memahami konteks kalimat sehari-hari dalam bahasa Thai, namun masih sedikit kesulitan untuk berbicara dengan aksen yang sama dengan orang Thai (sekali lagi, karena bahasa Thai cukup sulit untuk diucapkan dengan lidah dan otak yang tidak terlatih untuk berbicara <em>tonal language</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk belajar bahasa Jepang, saya menggunakan trik yang sama. Seperti bayi, saya mencoba memahami sebuah kata baru, berikut konteksnya dalam satu atau dua kalimat. Setelah itu, saya mengulang-ulang dan mengucapkannya dengan agak keras (*di ruang yang sepi dan tidak mengganggu orang lain, tentunya). Pertanyaan berikutnya, bagaimana cara mendapatkan berbagai macam kosakata bahasa Jepang dan kalimatnya? Saya menggunakan dua macam alat untuk belajar kosakata: <a href="http://www.japanesepod101.com/">JapanesePod101</a> dan <a href="http://ankisrs.net/">Anki</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">JapanesePod101 adalah sebuah situs belajar bahasa Jepang. Dalam situs tersebut, tersedia berbagai macam fitus dan fasilitas, mulai dari menghafal huruf jepang (hiragana, katakana, dan kanji), sampai dengan menyimak cerita. Hal pertama yang ditekankan oleh situs ini adalah: <strong>belajar dengan cara yang menyenangkan</strong>. Beberapa pelajaran bisa diakses secara gratis dan kita bisa mendengarkan percakapan dalam bahasa Jepang di situs tersebut. Saya mencoba memulai sedikit demi sedikit mendengarkan percakapan di sana dan menghafal kosakata yang digunakan dalam percakapan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Anki adalah sebuah perangkat lunak <em>flash card</em> gratisan yang bisa diunduh dari internet. Selain menyediakan fasilitas flash card, Anki memiliki komunitas yang memudahkan para penggunanya untuk mengunduh &#8220;deck&#8221; (kumpulan dari flash card) sesuai dengan apa yang ingin ia pelajari. Perhatikan gambar di bawah ini. Sampeyan bisa mengunduh puluhan deck yang berguna untuk belajar bahasa Jepang. Saya sendiri saat ini masih menggunakan dua deck : &#8220;SmartFm Core 2000&#8243; (untuk menghafal kosakata sekaligus latihan listening), dan &#8220;All Kanji for JLPT Level 4&#8243; (untuk menghafal kanji dasar).</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/10/anki.jpg" rel="lightbox[1592]"><img class="size-medium wp-image-1594 aligncenter" title="anki" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/10/anki-300x258.jpg" alt="" width="300" height="258" /></a></p>
<div><span style="color: #0000ee; -webkit-text-decorations-in-effect: underline;"><span style="color: #000000;"><strong>3. Memilih kamus</strong></span></span></div>
<div style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" title="kotoba" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/10/kotoba-300x108.jpg" alt="" width="300" height="108" /></div>
<p style="text-align: justify;">Belajar bahasa selalu berkolerasi erat dengan yang namanya kamus. Untuk kamus di laptop, saya menggunakan <a href="http://www.tagaini.net/"><span style="color: #000000;">Tagaini Jisho</span></a> dan <a href="http://www.polarcloud.com/rikaichan/"><span style="color: #000000;">RikaiChan</span></a> (plugin firefox). Dua buah kamus ini cukup membantu saya untuk mengerti arti sebuah kata, sekaligus melihat bagaimana penggunaan kanji untuk kata-kata tersebut. Salah satu &#8220;kesulitan&#8221; (kadang-kadang kemudahan juga) dalam bahasa Jepang adalah, kita harus tahu kanji untuk beberapa kata yang ditulis dalam alphabet yang sama (istilah bahasa-nya adalah: homonim). Contoh sederhana adalah kata: HANA, yang ditulis dalam hiragana はな, dan memiliki arti hidung (鼻) dan bunga (花). Selain kamus tersebut, <a href="http://translate.google.com/"><span style="color: #000000;">Google Translate</span></a> dan <a href="http://jisho.org"><span style="color: #000000;">Denshi Jisho</span></a> juga sangat membantu mendampingi saya selama ini bertualang dalam belantara per-bahasa jepang-an. Untuk aplikasi mobile, saya menggunakan <a href="http://kotoba.pierrephi.net/"><span style="color: #000000;">Kotoba!</span></a> sebagai pendamping saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, untuk sementara&#8230;.itu dulu sebagai pendahuluan. Berikutnya, saya akan menulis lebih banyak tentang referensi buku dan referensi online lain yang ada dalam daftar bookmark browser saya.</p>
<div style="text-align: justify;">じゃ、またね。。。</div>
<div style="text-align: justify;"><span style="line-height: normal; font-size: xx-small;"><br />
</span></div>
<div><span style="color: #0000ee; -webkit-text-decorations-in-effect: underline;"><br />
</span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/10/20/sunu-wibirama-bagaimana-memulai-belajar-bahasa-jepang-japan-note-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menuju Tokai University dari Narita Airport &#8211; Japan Note (1)</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/07/22/sunu-wibirama-menuju-tokai-university-dari-narita-airport-japan-note-1/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/07/22/sunu-wibirama-menuju-tokai-university-dari-narita-airport-japan-note-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 22:02:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1571</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT, saya diperkenankan untuk mengunjungi Tokai University (東海大学), universitas di mana saya kelak akan menimba ilmu. Universitas ini memiliki beberapa kampus yang terletak di bilangan Tokyo, sampai dengan Hokkaido. Kali ini saya akan menuju kampus utama &#8211; Shonan Campus, yang terletak di kota Hiratsuka, prefecture Kanagawa. Untuk memudahkan rekan-rekan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="tokaidaigaku" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/tokaidaigaku-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></p>
<p style="text-align: justify;">MasDab, Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT, saya diperkenankan untuk mengunjungi Tokai University (東海大学), universitas di mana saya kelak akan menimba ilmu. Universitas ini memiliki beberapa kampus yang terletak di bilangan Tokyo, sampai dengan Hokkaido. Kali ini saya akan menuju kampus utama &#8211; <a href="http://www.u-tokai.ac.jp/international/campus/shonan.html">Shonan Campus</a>, yang terletak di kota Hiratsuka, prefecture Kanagawa. Untuk memudahkan rekan-rekan yang kelak menimba ilmu di kampus yang sama, kami akan menjelaskan cara menuju Tokai University dari Narita Airport. Catatan ini sekaligus merupakan catatan perjalanan saya yang pertama di Jepang. Apakah Sampeyan sudah siyap menyimak? Berikut ini uraiannya: <span id="more-1571"></span></p>
<p style="text-align: justify;">1. Jika Sampeyan sudah memiliki kontak di Tokai University, entah itu professor atau teman Anda, maka hal tersebut akan memudahkan. Namun jika belum, Sampeyan bisa membaca terlebih dahulu file-file PDF di bawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;">a. Download file : <a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/Access_to_Tokai_University.pdf">Access to Tokai University</a> dan <a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/How-to-get-to-the-International-Residence-.pdf">How to get to the International Residence</a>. Di file ini terdapat berbagai alternatif pilihan jalur menuju Tokai University, baik yang menggunakan bus maupun yang menggunakan kereta.</p>
<p style="text-align: justify;">b. Jika Sampeyan belum memiliki akomodasi, maka ada baiknya Sampeyan mencoba menginap di international residence. Tentu untuk memudahkan, Sampeyan bisa meminta tolong kenalan Sampeyan untuk melakukan pemesanan ruangan di sini. Alangkah baiknya kalau disertai dengan surat rekomendasi / surat keterangan dari universitas. Untuk informasi lengkap, Sampeyan bisa men-download file: I<a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/information_tokai_int_residence.pdf">nformation_Tokai_Int_Residence</a></p>
<p style="text-align: justify;">2. OK. Saya berasumsi Sampeyan sudah membaca semua file di atas sebelum melanjutkan ke petunjuk kedua. Petunjuk kedua ini akan sangat bermanfaat jika Sampeyan ingin menghemat ongkos perjalanan. Bagaimana caranya? Buka situs perjalanan <a href="http://www.hyperdia.com/">http://www.hyperdia.com/</a>, kemudian masukkan kata kunci &#8220;Narita Airport Terminal 2&#8243; pada kolom &#8220;From&#8221;, dan &#8220;TokaiDaigakuMae&#8221; pada kolom 2, sebagaimana gambar di bawah ini:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="hyperedia1" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/hyperedia1-270x300.jpg" alt="" width="270" height="300" /></p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/hyperedia1.jpg" rel="lightbox[1571]"></a></p>
<p style="text-align: justify;">3. Jika sudah, tekan &#8220;Search&#8221; dan amati rute perjalanan yang muncul. Saya memilih menggunakan rute dengan biaya terpendek (kurang lebih 1.800 Yen). Maklum, perjalanan kali ini tidak sepenuhnya ditanggung oleh lembaga sponsor beasiswa, jadi saya harus melakukan penghematan supaya bisa kembali dengan selamat ke Indonesia <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> .</p>
<p><em>Sore kara</em>, coba amati route no. 7 di bawah ini</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/map_tokai.jpg" rel="lightbox[1571]"><img class="size-full wp-image-1577  aligncenter" title="map_tokai" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/map_tokai.jpg" alt="" width="604" height="420" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/tokaidaigaku.jpg" rel="lightbox[1571]"></a>4. Sampeyan mesti melakukan &#8220;transfer&#8221; sebanyak tiga kali, karena dari Narita International Aiport ke Nippori, Sampeyan musti turun di stasiun AOTO (青砥駅 &#8211; Aoto Eki), kemudian berpindah kereta menuju Stasiun Nippori (日暮里駅 &#8211; Nippori Station). Untuk menuju Nippori, Sampeyan bisa membeli tiket kereta perusahaan Keisei Main Line seharga 1000 Yen. Tiket berbentuk persegi panjang kecil, dengan panjang kira-kira 10 cm x 6 cm. Masukkan tiket ke entrance gate (kemudian ambil lagi) sebelum masuk ke platform kereta, dan jika Sampeyan selesai di stasiun tujuan, masukkan kembali tiket ke exit gate. Exit gate akan &#8220;menelan&#8221; tiket Sampeyan, sehingga Sampeyan tidak perlu repot-repot mencari tempat sampah untuk membuang tiket kereta.</p>
<p style="text-align: justify;">Gambar di bawah ini saya ambil dari Platform 3, stasiun Narita. Kereta Keisei akan tiba pukul 8.14, jadi sebaiknya Sampeyan sudah stand by di sini sebelum kereta tiba. Di sana tertulis beberapa tujuan kereta, seperti Furubashi, Nippori, Ueno, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="DSC01332" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/DSC01332.jpg" alt="" width="384" height="288" /></p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/DSC01332.jpg" rel="lightbox[1571]"></a></p>
<p style="text-align: justify;">5.  Setelah Anda sampai di stasiun Nippori, Sampeyan musti membeli tiket kereta perusahaan Japan Railway (JR) untuk Yamanote Line. Yamanote Line menghubungkan stasiun-stasiun besar di jantung kota Tokyo. Coba amati gambar Yamanote Line di bawah ini</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/Yamanote-line.jpg" rel="lightbox[1571]"><img class="size-full wp-image-1579 aligncenter" title="Yamanote line" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/Yamanote-line.jpg" alt="" width="415" height="469" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">6. Jika Sampeyan memiliki Suica Card, semacam kartu prabayar untuk tiket kereta, Sampeyan akan lebih &#8220;tenang&#8221; karena tidak perlu lagi bingung membaca-baca rute dan membeli tiket dengan harga tertentu menuju tempat yang Sampeyan inginkan. Suica Card bisa Sampeyan gesekkan di exit gate saat Sampeyan keluar di stasiun tujuan dan dengan sendirinya akan mengurangi nilai deposit kartu Sampeyan. Untuk membeli deposit, Sampeyan bisa mendatangi mesin tiket, kemudian memasukkan Suica Card dan memilih nilai deposit. Saya memilih 3000 Yen, kemudian memasukkan uang 5000 Yen dan secara otomatis mesin akan mengeluarkan uang kertas kembalian sebesar 2000 Yen. Coba amati gambar di bawah ini. Suica card berwarna hijau perak bergambar penguin. Peralatan lain yang saya bawa adalah Notes kecil dan ballpoint (untuk mencatat, melakukan komunikasi dengan orang Jepang, etc.), passport, kompas dan sajadah mini, serta buku Japanese Phrasebook untuk survival. Cukup membantu saya untuk tidak tersesat saat pertama kali tiba di Jepang.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/survival_kita.jpg" rel="lightbox[1571]"><img class="size-full wp-image-1580 aligncenter" title="survival_kita" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/survival_kita.jpg" alt="" width="490" height="326" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">7. Dari Shinjuku Station, Anda menuju TokaiDaigakuMae Station, bisa menggunakan kereta Rapid Express maupun Express Train. Cari kereta menuju Odawara. Ada baiknya Sampeyan membuka halaman di bawah ini dan mencetak petanya dengan tinta printer berwarna. Akan sangat bermanfaat untuk memahami pengumuman di dalam kereta jika kereta akan berhenti di sebuah stasiun.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.odakyu.jp/english/route/railmap/index.html">http://www.odakyu.jp/english/route/railmap/index.html</a></p>
<p style="text-align: justify;">8. Setelah tiba di stasiun TokaiDaigakuMae, Sampeyan bisa berjalan kaki ke international residence atau menggunakan taksi jika membawa bawaan yang cukup banyak. Jika Sampeyan memilih menggunakan taksi karena membawa koper yang cukup besar, gunakan elevator ke lantai bawah. Di lantai bawah, keluar dan lihat sekeliling Sampeyan. Cukup banyak taksi berjajar rapi. Pilih satu dengan tanda kosong (空車) menyala merah. Datangi Pak / Bu Sopir, kemudian tunjukkan alamat penginapan Sampeyan sambil bilang:</p>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<div style="text-align: auto;">この住所まで<span style="line-height: normal; font-size: small;">お願いします</span></div>
<p style="text-align: justify;">Kono juusho made onegai shimasu</p>
</blockquote>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/DSC01353.jpg" rel="lightbox[1571]"><img class="size-full wp-image-1586 aligncenter" title="DSC01353" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/07/DSC01353.jpg" alt="" width="384" height="288" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, MasDab. Demikian catatan perjalanan saya. Tak lain dan tak bukan, supaya perjalanan saya bermanfaat bagi rekan-rekan yang mengalami hal yang sama. Semoga Sampeyan tidak tersesat. Berbahagialah, orang jepang cukup ramah dan membantu. Jika Sampeyan merasa kesulitan, bertanyalah. &#8220;Malu bertanya sesat di jalan&#8221; masih berlaku di Jepang. Namun mungkin tidak di negeri kita sendiri. Wallahu a&#8217;lam&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">{To be continued}</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/07/22/sunu-wibirama-menuju-tokai-university-dari-narita-airport-japan-note-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daftar Jurnal Ter-index di Scopus</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/06/23/sunu-wibirama-daftar-jurnal-ter-index-di-scopus/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/06/23/sunu-wibirama-daftar-jurnal-ter-index-di-scopus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2011 01:54:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scientific Writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1567</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar share dari Bpk. Teguh Bharata Adji, Ph.D., berikut ini file Excel yang berisi daftar jurnal ter-index di Scopus, lengkap dengan ISSN dan Impact Factor (2009) berdasarkan hasil penilaian Thomson Reuters. File bisa diunduh di sini (2,1  MB)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/06/scopus_logo.jpg" rel="lightbox[1567]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1568" title="scopus_logo" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/06/scopus_logo.jpg" alt="" width="220" height="110" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sekedar share dari <a href="http://te.ugm.ac.id/~adji/">Bpk. Teguh Bharata Adji, Ph.D</a>., berikut ini file Excel yang berisi daftar jurnal ter-index di <a href="http://www.scopus.com/">Scopus</a>, lengkap dengan ISSN dan Impact Factor (2009) berdasarkan hasil penilaian Thomson Reuters.</p>
<p>File bisa diunduh <a href="http://te.ugm.ac.id/~wibirama/download/Journal_2009-Impact-Factor.xls">di sini</a> (2,1  MB)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/06/23/sunu-wibirama-daftar-jurnal-ter-index-di-scopus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Adhi Susanto &#8211; Main Gamelan Sendiri dengan Gameltron</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/06/05/sunu-wibirama-adhi-susanto-main-gamelan-sendiri-dengan-gameltron/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/06/05/sunu-wibirama-adhi-susanto-main-gamelan-sendiri-dengan-gameltron/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 23:19:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirational People]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1341</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, profil Inspirational People kali ini akan membahas salah satu guru dan senior saya di Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Beliau adalah Profesor Adhi Susanto. Beliau adalah pendiri, dosen, sekaligus peneliti di Laboratorium Sistem Elektronis. Puluhan mahasiswa doktoral dan master sudah beliau hasilkan selama lebih dari 30 tahun pengabdian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/06/adhi_susanto.jpg" rel="lightbox[1341]"><img class="size-medium wp-image-1342 aligncenter" title="adhi_susanto" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/06/adhi_susanto-300x203.jpg" alt="" width="300" height="203" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MasDab, profil Inspirational People kali ini akan membahas salah satu guru dan senior saya di <a href="http://te.ugm.ac.id">Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi</a>, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Beliau adalah Profesor Adhi Susanto. Beliau adalah pendiri, dosen, sekaligus peneliti di <a href="http://lab-se.te.ugm.ac.id">Laboratorium Sistem Elektronis</a>. Puluhan mahasiswa doktoral dan master sudah beliau hasilkan selama lebih dari 30 tahun pengabdian beliau di Universitas Gadjah Mada. Beliau adalah penemu Gameltron (Gamelan Elektronik) dan hingga saat ini penemuan beliau masih terus dirujuk oleh peneliti di seluruh dunia yang tertarik dengan dunia Gamelan dan dunia Teknik Elektro. Artikel harian Kompas tanggal 12 Juli 1977 ini saya pilihkan sebagai catatan kecil, bukti nyata sumbangsih beliau untuk dunia seni dan pendidikan.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1341"></span></p>
<p style="text-align: center;"><strong>MAIN GAMELAN SENDIRI DENGAN GAMELTRON</strong></p>
<p style="text-align: center;">Harian Kompas 12 Juli 1977<br />
Oleh: Jimmy S. Harianto</p>
<p style="text-align: justify;">Memasuki Paviliun Repelita Departemen Penerangan di Pekan Raya Jakarta, pengunjung selalu menghentikan langkah, lalu mencari sumber bunyi yang rada “aneh”. Bunyi-bunyian itu meniru kendang Jawa, ada juga semacam bonang yang dibunyikan satu-satu. Tetapi meskipun sangat mirip, masih terasa bahwa bunyi-bunyian itu adalah tiruan. Bunyi gamelan di sudut ruang pameran itu keluar dari sebuah alat semacam organ atau electone. Cuma buatannya agak kasar, dan disana-sini masih masih menyembul peralatan-peralatan elektronik yang semestinya tertutup serta kabel warna-warni. Kerangka luar dari instrumen yang disebut “gameltron” oleh pembuatnya tersebut terbuat dari multi-plex.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang yang sama, setiap malam selama Pekan Raya itu berlangsung selalu duduk mendemonstrasikan permainan bunyi-bunyian gamelan dari bilah-bilah gameltronnya. Ternyata orang ini adalah Adhi Soesanto, pembuat instrumen tersebut. Orang inilah yang menjadi otak terbuatnya Gameltron oleh mahasiswa-mahasiswa Fakultas Tehnik yang ada di Laboratorium Elektronika Universitas Gajah Mada. Ia dosen dan sekaligus pemimpin Laboratorium mahasiswa tersebut. Ia keluaran dari Fisika FIPA Gama tahun ’64, belum sempat selesai karena terpaksa harus melanjutkan belajarnya di University of California Amerika Serikat. Adhi Soesanto mempelajari elektronika umum dari Universitas tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tergerak</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tergerak hatinya melihat bahwa gamelan ternyata banyak dipelajari oleh orang di California. Kenapa kita sendiri tidak?</p>
<p style="text-align: justify;">Ia kebetulan ketemu di California dengan Wasisto Suryodiningrat, sekarang dosen Matematika di FIPA Gama yang kebetulan “ahli” di bidang gamelan. Sehingga sepulangnya ke negeri asal, Adhi Soesanto ikut serta Wasisto menyelidiki Gamelan Jawa yang ada di Keraton Yogya dan Surakarta (Mangkunegaran).</p>
<p style="text-align: justify;">Gamelan Jawa di dua keraton itu mereka catat frekwensi dari nada-nadanya. Semua instrumen diukur, kecuali instrumen-instrumen yang setiap kali dikendorkan apabila usai dimainkan. Penyelidikan bersama Wasisto ini ternyata banyak sekali gunanya bagi pembuatan alat coba-coba gameltronnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua penyelidikan pada gamelan keraton itu direkam. Dan dari rekaman itulah diteliti melalui sebuah osciloscope, tentang bentuknya. Dari bentuknya di osciloscope, ia memperkirakan bagaimana rangkaian tiruannya secara elektronis. Dicoba-coba, setiap kali didengarkan dan setiap kali diubah-ubah sampai pada warna suara yang dianggap cocok.</p>
<p style="text-align: justify;">“Bunyi gamelan tiruan itu tak lain adalah bunyi dengung dari oscilator yang diredam,” kata Adhi Soesanto. Dan ternyata apabila “dengung” yang agak panjang dari bunyi mirip instrumen bonang itu diredam lebih singkat lagi, keluarlah bunyi lain pendek-pendek mirip alat Gambang. Begitu pula caranya ketika ia mencari-cari bunyi tiruan untuk kendang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>64 Ketukan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Gameltronnya yang baru selesai sebulan lalu tersebut, menurut Adhi Soesanto baru mampu memainkan lagu-lagu slendro pelog terbatas pada “irama dua”. Jumlah skakelar untuk Irama Dua ini ada 64 pukulan. Karena ada 4 jenis pukulan, yaitu kendang yang berbunyi tinggi dan juga berbunyi rendah, maka jumlah skakelar untuk seksi irama ini ada 64 x 4 buah! Sementara ini tangan kiri masih harus sibuk mengatur tombol ini-itu karena belum ditemukan jalan mudahnya. Ada kemungkinan menurut sang pembuat, variasi-variasi yang selama ini dimainkan tangan kiri, akan dipindahkan ke kaki. Untuk keperluan variasi ini pula, Adhi Soesanto masih memerlukan konsultasi pada orang-orang yang lebih ahli di bidang gamelan. Ia sendiri mengaku hanya tahu mengenai seluk beluk gamelan, sedikit tentang patet, melodi, akord, dan tak bisa memainkan gamelan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika ditanya, apakah ia mengambil manfaat juga dari sekma “electone” untuk pembuatan Gameltronnya tersebut, ternyata ia sama sekali belum pernah melihatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan sehubungan dengan Gamelan Komputer yang dibuat oleh Wasisto Suryodiningrat M.Sc. dari Yogya yang bekerja sama dengan Ahli Komputer dari India Dr. Vijay K. Khandelwal dan orang Indonesia Ir. F. Soesianto B.Sc. E., Adhi Soesanto menerangkan bahwa percobaan Wasisto dkk itu merupakan pemanfaatan komputer untuk membantu menganalisa patet. Karena menurut anggapannya, sampai sekarang belum ada definisi patet yang pasti dan tegas. Sampai sekarang penuangannya masih dalam bentuk filosofis. Seperti yang diungkapkan Ki Hajar Dewantara bahwa patet adalah suatu sarana untuk mendudukkan gending.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dalam percobaan “gamelan komputer” Wasisto dkk. antara lain mencatat sekian ratus gending ke dalam komputer. Dicatat, di mana jatuhnya gong dalam patet dan sebagainya. Apabila komputer itu sudah “faham”, lalu diuji di depan ahli-ahli karawitan/gamelan. Komputer itu disuruh bikin lagu dalam Irama Ladrang, laras slendro patet 5 misalnya. Komputer itu mengeluarkan berbagai macam gending. Ada yang enak didengar, ada yang tidak. Tetapi yang tak enak pun sebenarnya tidak menyalahi peraturan/patokan yang benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan mengenai Eksperimen Gameltron, Adhi Soesanto mengatakan bahwa pejabat-pejabat Bappenas dan Departemen P&amp;K rupanya tertarik juga dengan percobaan ini. Sehingga secara khusus telah mengadakan peninjauan ke Pekan Raya Jakarta untuk melihat Gameltron ini.</p>
<p style="text-align: justify;">“Entah bagaimana penerimaan masyarakat nanti, terserahlah. Tetapi yang terang percobaan kami ini mengandung nilai riset, “ kata ahli elektronik tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/06/05/sunu-wibirama-adhi-susanto-main-gamelan-sendiri-dengan-gameltron/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ungkapan “Yoroshiku Onegaishimasu” dalam Bahasa Jepang</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/05/31/sunu-wibirama-ungkapan-yoroshiku-onegaishimasu-dalam-bahasa-jepang/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/05/31/sunu-wibirama-ungkapan-yoroshiku-onegaishimasu-dalam-bahasa-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 May 2011 11:26:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1327</guid>
		<description><![CDATA[松川      とよ  です Matsukawa toyo  desu よろしく  お願いします Yoroshiku  onegaishimasu MasDab, kali ini saya akan sedikit berbagi tentang ungkapan-ungkapan dasar dalam bahasa Jepang. Sebagian besar pembahasan dalam artikel ini saya ambil dari buku Mangajin&#8217;s Basic Japanese Through Comics dengan modifikasi pada contoh-contoh kalimat. Semoga bermanfaat. Ungkapan yoroshiku onegaishimasu (bagian kedua sering dibaca onengaishimasu) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/05/yoroshiku.jpg" rel="lightbox[1327]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1329" title="yoroshiku" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/05/yoroshiku-300x119.jpg" alt="" width="300" height="119" /></a></p>
<p style="text-align: center;">松川      とよ  です<br />
<span style="color: #0000ff;"> Matsukawa toyo  desu</span></p>
<p style="text-align: center;">よろしく  お願いします<br />
<span style="color: #0000ff;"> Yoroshiku  onegaishimasu</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">MasDab, kali ini saya akan sedikit berbagi tentang ungkapan-ungkapan dasar dalam bahasa Jepang. Sebagian besar pembahasan dalam artikel ini saya ambil dari buku <a href="http://japangaku.com/mangajins-basic-japanese-through-comics-review">Mangajin&#8217;s Basic Japanese Through Comics</a> dengan modifikasi pada contoh-contoh kalimat. Semoga bermanfaat.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Ungkapan <em>yoroshiku onegaishimasu</em> (bagian kedua sering dibaca <em>onengaishimasu</em>) sering kita jumpai jika kita belajar bahasa Jepang secara “resmi” melalui kelas bahasa Jepang, ataupun dalam berbagai adegan-adegan film Jepang yang kita tonton. Dalam buku pelajaran bahasa Jepang, <em>yoroshiku onegaishimasu </em>sering diterjemahkan dengan “senang bertemu/berkenalan dengan Anda” atau “mohon bantuannya”, meskipun secara literal jika kita terjemahkan kalimat <em>yoroshiku onegaishimasu</em> tidak mengandung kata <em>bertemu</em>, <em>berkenalan</em>, atau <em>bantuan</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, darimana asal terjemahan itu muncul? Yup, Sampeyan pasti sudah bisa menebaknya. Terkadang bahasa lebih pas diterjemahkan dengan konteks atau kultur saat bahasa tersebut digunakan. Buku-buku pelajaran bahasa Jepang yang kita baca, sedikit banyak terpengaruh oleh buku pelajaran bahasa Jepang berbahasa Inggris yang seringkali menerjemahkan <em>yoroshiku onegaishimasu</em> dengan <em>nice to meet you</em> atau <em>pleased to meet you</em>.<span id="more-1327"></span></p>
<p>Untuk memahami lebih jauh makna sebenarnya dari ungkapan <em>yoroshiku onegaishimasu, </em>kita akan mencoba melihat arti per kata dari ungkapan tersebut:</p>
<blockquote><p>よろしく</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Yoroshiku</strong> adalah kata keterangan, berasal dari kata sifat <em>yoroshii</em> yang dalam <a href="http://www.facebook.com/KamusJepang">kamus saku Jepang-Indonesia/Indonesia-Jepang karangan Mbak Andini Rizky (hal. 336)</a> diterjemahkan secara literal dengan “baik”. <em>Yoroshiku</em> secara literal bisa diterjemahkan dengan “dengan baik”. Penambahan “-ku” untuk mengganti “-i” pada <em>yoroshii</em> digunakan untuk mengubah kata sifat menjadi kata keterangan. Contoh lain:</p>
<p>早い (<em>hayai</em>) = cepat　               早い電車 (<em>hayai densha</em>) = kereta listrik yang cepat</p>
<p>早く (<em>hayaku</em>) = dengan cepat　早く飲む (<em>hayaku nomu</em>) = minum dengan cepat</p>
<blockquote><p>（お）願い</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>(o)-negai</strong> adalah bentuk kata benda dari kata <em>negau</em> / <em>negaimasu</em> (memohon), sehingga secara literal onegai bisa berarti “sebuah permohonan”. Awalan “o-“ digunakan untuk memperhalus, sebagaimana digunakan dalam <em> ogenki desu ka</em>, <em>osake</em>, <em>ocha</em>, dan sebagainya. Contoh penggunaan lain:</p>
<p>心からの願い　(<em>kokoro kara no negai</em>) = permintaan dari dalam hati</p>
<blockquote><p>します</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>shimasu</strong> adalah bentuk sopan dari kata <em>suru</em>, juga digunakan untuk membentuk kata kerja dari kata benda. Contoh penggunaan lain:</p>
<p>勉強 (<em>benkyou</em>) = belajar　勉強します (<em>benkyoushimasu</em>) = melakukan belajar</p>
<p>電話 (denwa) = telepon　電話します (<em>denwashimasu</em>) = menelepon</p>
<blockquote><p>お願いします</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>onegaishimasu</strong> digunakan untuk melakukan permintaan atau permohonan kepada orang lain secara sopan. Contoh penggunaan lain:</p>
<p>天ぷらお願いし</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/05/31/sunu-wibirama-ungkapan-yoroshiku-onegaishimasu-dalam-bahasa-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Nihongo]: Macam-Macam Kata Ganti Orang</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/05/17/sunu-wibirama-nihongo-macam-macam-kata-ganti-orang-2/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/05/17/sunu-wibirama-nihongo-macam-macam-kata-ganti-orang-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 May 2011 01:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1316</guid>
		<description><![CDATA[Jepang, sebagaimana negara kerajaan lainnya, menggunakan politeness level (tingkat kesopanan) dalam bahasanya. Persis seperti bahasa Jawa, beberapa kata dalam bahasa Jepang menggunakan tingkat kesopanan tertentu untuk suasana pembicaraan yang berbeda. Salah satu yang paling menonjol adalah pada kata ganti orang. Di bawah ini adalah beberapa contoh kata ganti orang: 1. Kata Ganti Orang Pertama Watakushi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/05/onizuka2.jpg" rel="lightbox[1316]"><img class="alignnone size-full wp-image-1317" title="onizuka2" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/05/onizuka2.jpg" alt="" width="198" height="265" /></a></p>
<div>
<div>
<p>Jepang, sebagaimana negara kerajaan lainnya, menggunakan politeness level (tingkat kesopanan) dalam bahasanya. Persis seperti bahasa Jawa, beberapa kata dalam bahasa Jepang menggunakan tingkat kesopanan tertentu untuk suasana pembicaraan yang berbeda. Salah satu yang paling menonjol adalah pada kata ganti orang. Di bawah ini adalah beberapa contoh kata ganti orang:<img title="More..." src="https://kyounonihongo.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="More..." src="http://wibirama.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p>1. Kata Ganti Orang Pertama</p>
<ul>
<li>Watakushi = saya (digunakan untuk suasana yang sangat formal. Beberapa rekan yang pernah mendengar kata ini mengatakan &#8216;watakushi&#8217; biasa diucapkan oleh seseorang yang berusia lanjut dan dimaksudkan untuk menghormati lawan bicaranya, meskipun lawan bicaranya lebih muda. Saya sendiri sangat jarang mendengar kata ini dalam kehidupan sehari-hari bangsa Jepang).</li>
<li>Watashi = saya (kata inilah yang menjadi standar dalam pengajaran bahasa Jepang. Anda akan menemukannya dalam buku-buku pelajaran bahasa Jepang, baik terbitan luar maupun dalam negeri. Gunakan &#8216;watashi&#8217; dalam berbagai suasana jika Anda orang asing, supaya lebih &#8216;aman&#8217; dari kesalahpahaman).</li>
<li>Boku = aku (digunakan oleh laki-laki, saat ia bicara dengan lawan bicara yang akrab. Anda yang gemar nonton drama Jepang pasti tidak asing dengan kata ini).</li>
<li>Atashi = aku (digunakan oleh perempuan, saat ia bicara dengan lawan bicara yang akrab. Sama dengan boku, sering muncul dalam kehidupan sehari-hari).</li>
<li>Ore = gue (agak kasar dan terkesan sombong, biasa dipakai oleh laki-laki).</li>
<li>Bentuk yang lain, ada washi (dipakai oleh kaum lelaki / orang tua) atau temae (dalam bahasa perdagangan).</li>
</ul>
<p>2. Kata Ganti Orang Kedua</p>
<ul>
<li>Anata = anda (arti standar dalam buku pelajaran bahasa Jepang. Gunakan &#8216;anata&#8217; untuk segala suasana, supaya lebih &#8216;aman&#8217;).</li>
<li>Anta = kamu (variasi dari &#8216;anata&#8217;, untuk suasana yang lebih santai).</li>
<li>Kimi = kamu (digunakan oleh laki-laki saat berbicara dengan rekan yang akrab).</li>
<li>Omae = elu (seperti &#8216;ore&#8217;, terkesan sombong dan untuk suasana yang sangat tidak formal. Anda akan banyak menemukan kata &#8216;ore&#8217; dan &#8216;omae&#8217; jika Anda sering menonton drama Jepang dengan tema remaja).</li>
</ul>
<p>3. Kata Ganti Orang Pertama Jamak</p>
<ul>
<li>Watakushi domo = kami (sangat formal dan jarang muncul).</li>
<li>Watashitachi = kami (inilah standar yang digunakan dalam buku pelajaran bahasa Jepang).</li>
<li>Bokutachi / bokura = kami (tidak formal, digunakan oleh kaum lelaki saat bicara dengan teman akrab).</li>
<li>Orera = kami (kasar dan terkesan sombong)</li>
<li>Bentuk lain: warera atau ware-ware</li>
</ul>
<p>4. Kata Ganti Orang Kedua Jamak</p>
<ul>
<li>Anata gata = Anda semua (untuk suasana yang sangat formal).</li>
<li>Anata tachi = kalian (untuk suasana yang lebih santai atau dalam kehidupan sehari-hari)</li>
</ul>
<p>5. Kata tanya</p>
<ul>
<li>Dochira sama / donata sama  = siapa (sangat hormat, untuk suasana formal)</li>
<li>Donata  = siapa (untuk menanyakan identitas / nama orang yang umurnya lebih tua)</li>
<li>Dare = siapa (normal, sering dipakai dalam buku pelajaran bahasa Jepang.</li>
</ul>
<p>Nah, demikianlah beberapa catatan bagi kita, supaya tidak salah ucap di saat yang kurang tepat. Semoga bermanfaat <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<blockquote><p>Diambil apa adanya tanpa perubahan dari blog rekans di :<br />
<a href="http://kyounonihongo.wordpress.com/2010/12/12/macam-macam-kata-ganti-orang/">http://kyounonihongo.wordpress.com/2010/12/12/macam-macam-kata-ganti-orang/</a></p></blockquote>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/05/17/sunu-wibirama-nihongo-macam-macam-kata-ganti-orang-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Plagiarism</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/05/05/sunu-wibirama-mengenal-plagiarism/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/05/05/sunu-wibirama-mengenal-plagiarism/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 May 2011 05:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scientific Writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1300</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, pada artikel kali ini, saya ingin memuat sebuah artikel penting dan video pedoman dari IEEE untuk mengenal lebih jauh plagiarisme karya tulis. Jikalau ibu guru kita dahulu mengatakan &#8220;mencontek itu tidak baik&#8221;, saya rasakan betul adanya saat ini, sebab yang dipertaruhkan adalah nama baik dan kredibilitas kita. Silahkan dilihat, MasDab. Dan jikalau Sampeyan berkenan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/05/plagiari.jpg" rel="lightbox[1300]"><img class="size-medium wp-image-1302 alignnone" title="plagiari" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/05/plagiari-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MasDab, pada artikel kali ini, saya ingin memuat sebuah artikel penting dan video pedoman dari IEEE untuk mengenal lebih jauh plagiarisme karya tulis. Jikalau ibu guru kita dahulu mengatakan &#8220;mencontek itu tidak baik&#8221;, saya rasakan betul adanya saat ini, sebab yang dipertaruhkan adalah nama baik dan kredibilitas kita. Silahkan dilihat, MasDab. Dan jikalau Sampeyan berkenan, bisa ikut sharing di kolom komentar artikel ini.</p>
</blockquote>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Link Video IEEE Plagiarism Guide : <a href="http://www.youtube.com/watch?v=uBMlLs8mDr4">http://www.youtube.com/watch?v=uBMlLs8mDr4<br />
</a>Artikel IEEE : <a href="http://www.ieee.org/publications_standards/publications/rights/ID_Plagiarism.html#sect1">Identifying Plagiarism</a></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<h3><strong>Possible plagiarism scenarios</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Potentially complicating the effort to identify plagiarism is the fact that each of the above basic factors can be combined with other factors, creating a range of possible plagiarism scenarios. Here, then, is a full list of possible scenarios, starting with the worst case:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Uncredited Verbatim Copying of a Full Paper, or Uncredited Verbatim Copying of a Major Portion (more than 50%) within a Single Paper&#8211;An instance is where a large section of the original paper is copied without quotation marks, credit notice, reference, and bibliography. This case also includes instances where different portions of a paper are copied without attribution from a number of papers by other authors, and the sum of plagiarized material is more 50%, or Uncredited Verbatim Copying within More than a Single Paper by the Same Author(s)&#8211;This includes instances where more than one paper by the offending author(s) has been found to contain plagiarized content, and all the percentages of plagiarized material in each of the discovered papers sum to greater than 50%.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Uncredited Verbatim Copying of a Large Portion (greater than 20% and up to 50%) within a Paper.&#8211;An instance is where a section of the original paper is copied from another paper without quotation marks, credit notice, reference, and bibliography. This case also includes instances where different portions of a paper are copied without attribution from a number of papers by other authors, and the sum of copying results in a large portion of plagiarized material (up to 50%) in the paper, or Uncredited Verbatim Copying within More than One Paper by the Same Author(s)&#8211;This includes instances where the sum of plagiarized material from the different papers would constitute the equivalent of a large portion (greater than 20% and up to 50%) of the discovered paper with the fewest words.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Uncredited Verbatim Copying of Individual Elements (Paragraph(s), Sentence(s), Illustration(s), etc.) Resulting in a Significant Portion (up to 20%) within a Paper&#8211;An instance could be where portions of original paper are used in another paper without quotation marks, credit notice, reference, and bibliography.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Uncredited Improper Paraphrasing of Pages or Paragraphs. Instances of improper paraphrasing occur when only a few words and phrases have been changed or when the original sentence order has been rearranged; no credit notice or reference appears with the text.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Credited Verbatim Copying of a Major Portion of a Paper without Clear Delineation. Instances could include sections of an original paper copied from another paper; credit notice is used but absence of quotation marks or offset text does not clearly reference or identify the specific, copied material.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<h3><strong>Plagiarism, in short</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">The extreme and more obvious cases notwithstanding, the above scenarios provide us with some basic determining factors we can use when attempting to deal with allegations of plagiarism between authors.</p>
<p style="text-align: justify;">1. Amount or quantity does not play a part in defining plagiarism. However, the amount of material plagiarized should play an important part in determining the appropriate corrective action.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Credit notices or references are not sufficient to deflecting a charge of plagiarism if quotation marks or offset text have not been used to identify the specific material being copied.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Paraphrasing can leave an author open to a charge of plagiarism if he or she has changed only a few words or phrases or has only rearranged the original sentence order. Even a proper paraphrasing of the original text can lead to a charge of plagiarism if the original source is not properly cited.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/05/05/sunu-wibirama-mengenal-plagiarism/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebersihan dan Berkah Sebuah Negeri</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/04/02/sunu-wibirama-kebersihan-dan-berkah-sebuah-negeri/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/04/02/sunu-wibirama-kebersihan-dan-berkah-sebuah-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 01:49:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Care and Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1269</guid>
		<description><![CDATA[Pemandangan Kota Calgary, Kanada “An-Nazhaafatu minal iimaan” Demikian bunyi kalimat hikmah yang bermakna kurang lebih “kebersihan sebagian dari iman”. MasDab, Jum’at kemarin akhirnya saya menemukan jawaban dari pertanyaan yang sudah lama bercokol di kepala saya dan tak pernah bisa saya jawab dengan lugas: “Terkadang kita menemukan Islam justru bukan di negeri yang berpenduduk muslim. Jepang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/calgary_canada_2.jpg" rel="lightbox[1269]"><img class="size-full wp-image-1271   aligncenter" title="calgary_canada_2" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/calgary_canada_2.jpg" alt="" width="211" height="288" /></a><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Pemandangan Kota Calgary, Kanada</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“An-Nazhaafatu minal iimaan”</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Demikian bunyi kalimat hikmah yang bermakna kurang lebih “kebersihan sebagian dari iman”. MasDab, Jum’at kemarin akhirnya saya menemukan jawaban dari pertanyaan yang sudah lama bercokol di kepala saya dan tak pernah bisa saya jawab dengan lugas:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">“Terkadang kita menemukan Islam justru bukan di negeri yang berpenduduk muslim. Jepang, Singapura, Kanada, adalah sebagian dari beberapa negara berpenduduk mayoritas bukan Islam, namun banyak nilai-nilai Islam justru diterapkan di sana, seperti kerapihan dan kebersihan. Negara tersebut juga menjadi negara maju, sangat bagus pelayanannya dan fasilitas umumnya terawat baik. Kenapa, ya?”</p>
</blockquote>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/dijon_france.jpg" rel="lightbox[1269]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1270" title="dijon_france" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/dijon_france.jpg" alt="" width="400" height="310" /></a><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Parkir sepeda di Kota Dijon, Perancis</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">MasDab, terus terang saya selalu merasa bersusah hati ketika mendapatkan pertanyaan seperti itu. Bukan karena saya merasa kasihan dengan penyelenggara negara kita. Bukan pula karena saya tidak bisa menjawab hanya karena belum pernah melihat langsung negara-negara itu (yang foto-fotonya amat mudah dicari dari internet). Saya merasa susah karena (saat itu) saya sendiri tidak bisa menemukan korelasi antara keislaman penduduk sebuah negeri dan makmurnya negeri tersebut, baik dari sisi dalil agama maupun empiris (*jelas ini karena ke-<em>dhoif</em>-an saya yang memang baru menjadi pemula dalam belajar agama). Biasanya saya hanya akan menjawab sekenanya:</p>
<p><em>“Yah, itu relatif Mas, Mbak. Sampeyan mungkin hanya berjalan-jalan di bagian yang bersih saja. Coba Sampeyan pergi ke daerah di dekat pembuangan akhir, mungkin suasananya beda”</em></p>
<p>Kembali ke korelasi kebersihan, kemakmuran, dan keislaman penduduk sebuah negeri. Jum’at kemarin, ditengah-tengah rasa kantuk yang menyergap dari segala arah, sayup-sayup saya mendengar Pak Khatib berkhutbah di Masjid Fakultas Teknik UGM, membacakan ayat dari Surat Al A’raf 96 yang berbunyi seperti ini:</p>
<blockquote><p><em>Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.</em></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Salah satu bagian hati kecil saya berkata, “Ngapain harus disebut dua kali, beriman dan bertakwa. Kok nggak dijadiin satu aja, gitu. Beriman saja. Atau bertakwa saja, kan beres toh!”</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian hati kecil saya yang lain menjawab, “Bodoh kamu, tidak semua penduduk di bumi ini beriman, apalagi bertakwa. Tapi siapa yang melakukan bagian-bagian dari sikap takwa itu, ia tetap mendapatkan imbal baliknya, <em>at least</em> di dunia!”</p>
<p style="text-align: justify;">Seketika itu juga rasa kantuk saya bertambah memudar (*agak hiperbolis kayaknya, hehe). Posisi duduk bersila saya ganti dengan posisi bersimpuh (yang kata orang mengurangi rasa kantuk, terutama saat Jum’atan).</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Lhadalah</em>, MasDab. Betul juga ya. Dua syarat tadi memang menjadi syarat utama sebuah negeri untuk mendapatkan limpahan berkah dari langit dan bumi. Tapi jika kita <em>nyicil</em> untuk melaksanakannya bagian per bagian, apakah berkah itu turun juga? Entahlah, saya tidak berani memberikan fatwa A, B, C, atau H karena bukan kapasitas saya. Saya cuma iseng lagi berpikir,</p>
<p style="text-align: justify;">“Oh, kalau begitu sebagian negara-negara yang maju dan bersih itu bisa mencapai tingkat kehidupan yang lebih baik, <span style="text-decoration: underline;">mungkin</span> karena syarat terpenuhinya berkah sudah mereka penuhi, meskipun cuma sebagian saja”.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/blog_1.jpg" rel="lightbox[1269]"><img class="size-medium wp-image-1272  aligncenter" title="blog_1" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/blog_1-300x218.jpg" alt="" width="300" height="218" /></a><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Macam-macam Bak Sampah di Tokyo, Jepang</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Di negara-negara yang konon katanya menjunjung tinggi kebersihan itu, konon juga mereka tertib <a href="http://www.japanchronicles.com/article/8/sorting-trash-in-japan">memisahkan sampah-sampah organik dan non-organik</a>. Supaya membuang sampah menjadi aktivitas yang menyenangkan, mereka melakukan riset untuk <a href="http://www.japanstyle.info/05/entry6127.html">membuat tempat sampah pintar</a>! Bahkan konon pejabatnya juga bersih, berani mengundurkan diri kalau terbukti bersalah meskipun untuk kesalahan yang terbilang remeh: <a href="http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-pacific-11808242">membanggakan diri bahwa pekerjaannya mudah</a> (bukan malah <a href="http://nasional.kompas.com/read/2011/03/28/18355947/Nurdin.Halid.Mau.Mundur.jika.Menpora.Mundur">ngeyel dan melawan dengan alasan yang gak jelas</a>).</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/yanagida1.jpg" rel="lightbox[1269]"><img class="size-full wp-image-1286  aligncenter" title="yanagida" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/yanagida1.jpg" alt="" width="224" height="299" /></a><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Menteri Kehakiman Jepang: Mengundurkan Diri karena Kesalahannya</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Di negara-negara itu, konon juga mereka sudah <a href="http://www.ecokids.ca/pub/index.cfm">dididik kebersihan sejak dini</a>, baik kebersihan batin maupun lahir. Di negara-negara itu, <a href="http://www.suite101.com/content/travelling-around-singapore-a200096">fasilitas umum menjadi sarana yang harus diutamakan</a>, persis isi pelajaran PPKn di negara yang dulu bernama Hindia-Belanda. Tapi di negara-negara maju itu, pelajar Pendidikan Agama Islam bukan menjadi pelajaran utama anak-anak sekolah sejak SD, berkebalikan dengan negeri eks Hindia-Belanda yang memasukkan kurikulum PAI sejak SD, bahkan sampai perguruan tinggi. Lha terus, kok bisa masyarakat mereka menghayati sedemikian rupa sebagian nilai-nilai Islam itu?</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/gamelan_1.jpg" rel="lightbox[1269]"><img class="size-medium wp-image-1273  aligncenter" title="gamelan_1" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/04/gamelan_1-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Kampung Gamelan, Yogyakarta</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Di kampung-kampung kita pun sebenarnya sudah mulai muncul budaya bersih. Tengok saja kampung sebelah saya (*promosidotcom): Kampung Gamelan, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Mereka mengelola sampah secara mandiri, sampai-sampai Pak Pemulung <em>ndak</em> boleh masuk dan keluyuran di Gamelan. Kasian memang Pak Pemulung, kehilangan lahan komisi di Kampung Gamelan yang asri ini. Namun apa boleh buat, semua penduduk Gamelan sudah bisa &#8220;memulung&#8221; dan mengelola sampah mereka. Jika Sampeyan pergi ke Semarang, Sampeyan akan melewati kota Temanggung yang bisa dikata cukup rapi dan asri.</p>
<p style="text-align: justify;">Perlu diingat, yang tersebut di paragraf atas baru sebagian kecil saja, MasDab. Dan mungkin baru secara lahir saja, bukan batin. Sebagian yang lain, sebutlah mereka yang ada di Senayan, justru asyik masyuk melahap duit rakyat untuk bikin gedung baru dan mewah saat masyarakat di ujung yang satunya masih kesulitan cari makan. Dengan pongahnya salah satu penghuni gedung rakyat di Senayan berkomentar soal pembangunan gedung baru tersebut, &#8220;<a href="http://nasional.kompas.com/read/2011/04/01/19134965/Marzuki.Rakyat.Tak.Perlu.Dilibatkan.">Ini cuma orang-orang elite yang paham yang bisa membahas ini. Rakyat biasa enggak bisa dibawa-bawa. Rakyat bisa pusing pikirannya</a>&#8230;..&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas sudah, meskipun sudah jelas <em><a href="http://tanzil.net">manual book</a></em>-nya, kita hanya melafalkannya tanpa mempraktikannya. Sesi <em>teaching and conversation</em> kita lebih besar dari sesi <em>workshop</em>-nya. <a href="http://nasional.kompas.com/read/2010/10/19/11325682/DPR.ke.Yunani.Belajar.Etika">Akibatnya, masyarakat kita justru sering studi banding ke negara yang sebagian besar rakyatnya tidak ‘disangoni’ </a><em><a href="http://nasional.kompas.com/read/2010/10/19/11325682/DPR.ke.Yunani.Belajar.Etika">manual book</a> </em> , lalu membuat kesimpulan sendiri setelah pulang dari studi banding itu,</p>
<p style="text-align: justify;">“Ternyata saya menemukan nilai-nilai Islam, justru bukan di negeri muslim”</p>
<p style="text-align: justify;">Kini saya agak pede menjawab pertanyaan di atas. Jikalau ada yang bertanya seperti itu, saya akan menjawab,</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">“Lha mereka itu pinter mempraktikkan ajaran di <em>manual book</em> kita kok, meskipun cuman <em>nyicil</em>. Besaran berkah itu berbanding lurus dengan seberapa besar kita berusaha memenuhi syarat-syarat turunnya berkah tadi. Lha kalau <em>manual book</em> cuman jadi alat hiburan di TV, radio, sekolah, dan bacaan tahunan kenegaraan tanpa dipraktikkan isinya, kapan majunya?”</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kapan, ya? Entahlah. Mari bertanya pada rumput yang bergoyang&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/04/02/sunu-wibirama-kebersihan-dan-berkah-sebuah-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>From Research To Manuscript &#8211; Sebuah Resensi</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/02/17/sunu-wibirama-from-research-to-manuscript-sebuah-resensi/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/02/17/sunu-wibirama-from-research-to-manuscript-sebuah-resensi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 07:15:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scientific Writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1214</guid>
		<description><![CDATA[Judul              : From Research to Manuscript – A Guide to Scientific Writing 2nd Edition Pengarang       : Michael J. Katz Penerbit         : Springer (2009) ISBN               : 978-1-4020-9466-8 Sample           : Springer Online [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/FRTM2.jpg" rel="lightbox[1214]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1216" title="FRTM2" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/FRTM2.jpg" alt="" width="150" height="223" /></a></p>
<p>Judul              : From Research to Manuscript – A Guide to Scientific Writing 2<sup>nd</sup> Edition<br />
Pengarang       : Michael J. Katz<br />
Penerbit         : Springer (2009)<br />
ISBN               : 978-1-4020-9466-8<br />
Sample           : <a href="http://www.springerlink.com/content/978-1-4020-9466-8#section=43871&amp;page=2&amp;locus=77">Springer Online Page</a></p>
<blockquote><p><strong>A scientific experiment, no matter how spectacular the results, is not completed until the results are published. Thus the scientist must not only </strong><em><strong>do</strong></em><strong> science but must </strong><em><strong>write</strong></em><strong> science</strong><br />
(Robert A. Day, How to Write and Publish A Scientific Paper &#8211; 4<sup>th</sup> Edition)</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Mulanya, saya merasa bingung saat mendapatkan tugas “latihan menulis <em>paper</em> untuk dikirimkan ke jurnal internasional” dari dosen pembimbing saya di Thailand. Ini adalah tugas pertama saya untuk benar-benar menulis ilmiah tanpa cela, setelah beberapa kali “berlatih kecil-kecilan” menulis <em>paper</em> untuk seminar nasional maupun internasional dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kebingungan ini membawa saya bertanya kepada beberapa rekan, maupun dosen pembimbing saya sendiri. Pertanyaan saya kira-kira seperti ini, “Ada atau tidak ya, buku yang benar-benar <em>ultimate</em> membahas penulisan ilmiah, khususnya menulis paper ilmiah dari A sampai Z?”</p>
<p style="text-align: justify;">Pertanyaan yang tidak mudah ini terjawab saat saya melihat buku berjudul <strong>From Research To Manuscript 1</strong><sup><strong>st</strong></sup><strong> Edition</strong> di apartemen rekan saya, Mas Fikri Waskito. Ketertarikan saya pun membawa langkah saya ke toko buku Kinokuniya di lantai 3 Siam Paragon Mall, Bangkok. Kinokuniya adalah <em>international book store</em> yang mirip perpustakaan karena tempatnya yang nyaman, ada <em>lounge</em> di dalam toko tersebut, dan terdapat arena bermain anak-anak bagi pembeli yang membawa serta keluarganya dan tidak ingin terganggu oleh <em>polah</em> anak-anaknya saat sedang mencari buku yang diinginkan. Sayang, buku yang saya cari ternyata lebih cepat terjual dari yang saya kira. Stok buku kosong, sehingga saya meninggalkan Kinokuniya tanpa hasil.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hari sesudahnya, dosen saya mengirimkan <em>email</em> dengan <em>attachment</em> cukup besar. Setelah dibuka, <em>olala </em>&#8230;.. ternyata versi digital dari buku yang saya cari dikirimkan melalui <em>email</em>. Dan yang lebih membahagiakan adalah <em>file</em> yang dikirimkan adalah versi terbaru dari buku yang saya cari (Edisi Ke-2, terbitan tahun 2009). Tanpa berpikir panjang, saya segera menekuni buku ini dalam rangka melaksanakan “tugas menulis <em>paper</em>” tadi. Dalam waktu kurang lebih dua minggu, saya menyelesaikan buku ini sekaligus memiliki gambaran yang cukup lengkap tentang seluk beluk penulisan ilmiah yang dibahas dalam buku ini. Apa saja? Simak <em>review</em> saya di bawah ini.<span id="more-1214"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada bagian awal buku ini, penulis buku mencoba menjelaskan pentingnya penulisan ilmiah. Klaim saintifik, sedikit banyak, berbeda dengan fakta karena kemunculannya didasari dengan percobaan dan pengujian. Sebuah klaim saintifik tidak akan banyak berguna tanpa disertai dengan data-data yang valid dan teruji. Untuk memudahkan pengujian, validasi, publikasi hasil penelitian, serta menyebarluaskan kemanfaatan dari hasil penelitian tersebut, ilmu untuk menguasai dasar-dasar penulisan ilmiah menjadi tak terhindarkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada bagian pertama (Tools and Technique), penulis mencoba menjelaskan prinsip-prinsip yang harus dipahami saat kita ingin menekuni dunia penulisan ilmiah. Pemahaman terhadap struktur penulisan ilmiah membuka bagian pertama ini, diikuti dengan beberapa contoh kata-kata yang lazim digunakan dalam penulisan ilmiah berbahasa inggris, cara menampilkan data agar mudah dibaca dalam sekali periksa, dan mengolah gambar-gambar pendukung tulisan ilmiah. Penjelasan bagian pertama cukup mudah dicerna karena disertai dengan contoh-contoh paragraf dalam paper ilmiah, tabel-tabel, grafik, dan penyajian gambar yang baik.</p>
<p>Pada bagian kedua (Writing A Research Paper), penulis menjelaskan logika penulisan paper, dimulai dari yang paling mudah sampai dengan yang paling sulit dan paling penting, dengan urutan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Materials and Method</li>
<li>Results</li>
<li>Discussion</li>
<li>Conclusion</li>
<li>Introduction</li>
<li>Title and Abstract</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Saya sempat berpikir, mengapa judul and abstrak menjadi bagian tersulit? Bukankah menulis judul dan abstrak tidak terlalu lama dilakukan, tapi mengapa menjadi bagian tersulit? Jawabannya saya temukan dalam halaman 149 di buku ini. Judul dan abstrak tulisan menjadi “wakil” sekaligus “<em>frontman</em>” untuk tulisan kita. Jika kita gagal mengonstruksi judul dan abstrak yang menarik, gagal pula seluruh ulasan dalam paper tersebut karena pembaca akan segera berpaling ke judul paper lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain menjelaskan cara menulis bagian-bagian <em>paper</em>, bagian kedua ini juga menjelaskan bagaimana cara membangun cara pandang pembaca untuk meyakinkan bahwa apa yang kita sajikan adalah “original”, “novel”, “never been published before”, atau istilah apapun itu yang bermakna “hasil penelitian ini membawa sesuatu yang baru dalam bidang ilmu terkait”. Mungkin inilah yang jarang ditemui di buku-buku penulisan ilmiah lainnya. Kebanyakan buku penulisan ilmiah, <em>especially</em> yang berbahasa Indonesia, hanya membahas teknis penulisan tanpa menjelaskan cara membangun pola pikir pembaca agar mereka percaya, setidaknya memiliki asumsi awal, bahwa apa yang kita sajikan dalam paper adalah sesuatu yang baru, yang belum pernah dilakukan oleh peneliti sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian ketiga (Preparing a Manuscript for Submission) menjelaskan tips-tips memilih jurnal dan apa yang harus dipersiapkan sebelum mengirimkan <em>manuscript </em>(atau paper dalam format awal sebelum siap diterbitkan). Salah satu tips menarik dari pengarang buku ini adalah: untuk tahap awal, pilihlah sebuah jurnal yang paling susah ditembus. Mengapa? Tak lain adalah kritik dan masukan cuma-cuma dari para <em>reviewer</em> bisa kita dapatkan untuk memperbaiki <em>manuscript </em>kita. Dengan mendapatkan masukan dari berbagai r<em>eviewer</em> yang ahli di bidangnya, kita bisa memoles <em>manuscript</em> kita agar lebih <em>reader friendly</em>, dan tentu layak submit ke jurnal yang sesuai.</p>
<p style="text-align: justify;">Tips lain yang disodorkan penulis adalah perlunya mempertimbangkan <em>open access publishing</em> untuk menerbitkan tulisan-tulisan ilmiah kita. Mengapa? Artikel yang dipublikasikan di sebuah penerbit tak berbayar (<em>open access publisher</em>) memungkinkan adanya peluang sitasi yang lebih besar daripada artikel yang dipublikasikan di sebuah penerbit yang berbayar. Pembaca dengan mudah mengunduh tulisan kita, mempelajari, dan bukan tidak mungkin menjadikan tulisan kita sebagai referensi karya ilmiahnya tanpa harus membayar biaya langganan ke penerbit tersebut. Selain berbagai tips di atas, penulis juga menyajikan cara-cara memilih jurnal berdasarkan faktor-faktor yang krusial, seperti ranking jurnal, <em>paper acceptance rate</em> (misal, dari sekian ratus paper yang masuk, hanya 60% yang diterima), dan <em>impact factor</em> (angka yang menunjukkan seberapa sering artikel-artikel pada jurnal tersebut dirujuk oleh karya ilmiah lain). Penulis menutup bagian ketiga ini dengan menjelaskan cara menanggapi komentar atau hasil koreksi dari para <em>reviewer</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini secara garis besar sudah mewakili penjelasan tentang penulisan ilmiah, khususnya penulisan <em>manuscript</em> untuk sebuah jurnal ilmiah. Selain disajikan secara runtut dan terperinci, buku ini juga menyajikan contoh-contoh paragraf, kata-kata ambigu yang harus dihindari dalam penulisan ilmiah, singkatan-singkatan dan satuan yang digunakan dalam penulisan ilmiah, sampai dengan perangkat lunak yang bisa digunakan peneliti untuk memudahkan penulisan ilmiah. Kelemahan buku ini adalah, tidak ada pemisah yang jelas antara bagian pertama, kedua, dan ketiga sehingga pembaca yang tidak mencermati daftar isi akan kebingungan saat menemukan Chapter 1 (dari bagian berikutnya) setelah membaca Chapter 5 (dari bagian sebelumnya). Secara umum, saya merekomendasikan rekan-rekan mahasiswa yang menempuh studi S2 atau S3, utamanya dari bidang sains, untuk membaca buku ini.</p>
<p><em>It&#8217;s worth the price, folks!</em></p>
<h4>Daftar Isi Buku</h4>
<p><strong>Acknowledgements and Introduction</strong></p>
<p><strong>Part I: Tools and Techniques.</strong></p>
<p>1. The Standards of a Scientific Paper.</p>
<p>2. Scientific Words, Sentences, and Paragraphs.</p>
<p>3. Writing Scientific Text.</p>
<p>4. Presenting Numerical Data.</p>
<p>5. Constructing Scientific Figures.</p>
<p><strong>Part II: Writing a Research Paper.</strong></p>
<p>1. Writing During Research.</p>
<p>2. Composing the Sections of a Research Paper</p>
<p><strong>Part III: Preparing a Manuscript for Submission</strong></p>
<p>1. Choosing a Journal</p>
<p>2. A Final Rewrite</p>
<p>3. Preparing and Submitting the Manuscript</p>
<p>4. Responding to Editors and Referees</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/02/17/sunu-wibirama-from-research-to-manuscript-sebuah-resensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Renungan Susu Jahe]:  Mari Bersyukur</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/02/15/sunu-wibirama-renungan-susu-jahe-mari-bersyukur/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/02/15/sunu-wibirama-renungan-susu-jahe-mari-bersyukur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 23:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Care and Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1204</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, sembari menyeruput susu jahe yang nikmat, saya kembali membaca terjemahan salah satu ayat dalam surat Al An&#8217;aam yang dulu pernah saya baca bersama rekan-rekan seperjuangan di Bangkok saat kongkow-kongkow bersama setiap Sabtu Sore. Ayat itu kembali mengingatkan saya betapa Allah SWT selalu membungkus balasan-Nya kepada kita selaku umat-Nya dengan rasa sayang. Bagaimanakah hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/syukur.jpg" rel="lightbox[1204]"><img class="size-full wp-image-1205  aligncenter" title="syukur" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/syukur.jpg" alt="" width="192" height="127" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pagi ini, sembari menyeruput susu jahe yang nikmat, saya kembali membaca terjemahan salah satu ayat dalam surat Al An&#8217;aam yang dulu pernah saya baca bersama rekan-rekan seperjuangan di Bangkok saat <em>kongkow-kongkow</em> bersama setiap Sabtu Sore. Ayat itu kembali mengingatkan saya betapa Allah SWT selalu membungkus balasan-Nya kepada kita selaku umat-Nya dengan rasa sayang. Bagaimanakah hal tersebut terjadi?</p>
<p style="text-align: justify;">Ayat &#8220;ajaib&#8221; yang mempesona itu tak lain adalah Q.S. Al An&#8217;aam : 160 [1], yakni:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/alanaam-160.jpg" rel="lightbox[1204]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1206" title="alanaam-160" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/alanaam-160.jpg" alt="" width="506" height="96" /></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Barangsiapa yang berbuat kebaikan mendapatkan balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi)&#8221;.</em> (Q.S. Al An&#8217;aam: 160)</p>
<p style="text-align: justify;">Ayat yang sepertinya &#8220;tidak fair&#8221; ini sesungguhnya adalah bentuk kasih sayang Allah SWT kepada umat-Nya. Dalam ayat ini, kalau kita mau &#8220;menghitung&#8221; secara matematis, Allah SWT secara tak langsung berkehendak untuk memberikan balasan kebaikan SELALU lebih banyak daripada balasan untuk amal buruk. Jika boleh menggunakan logika normal (<em>ro&#8217;yu</em>), tentu kita selalu dalam keadaan yang diuntungkan, karena satu buah kebaikan dibalas dengan 10 kali lipat sedangkan satu kali kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Akan berbeda ceritanya jika kita tak pernah berbuat baik, dan selalu berbuat jahat, atau kondisi lainnya, kita berbuat baik sekali dan berbuat jahat lebih dari sepuluh kali. Itu kalau kita menggunakan logika secara mentah dengan mengabaikan penjelasan-penjelasan di ayat lain atau hadits Nabi SAW.</p>
<p style="text-align: justify;">Ayat di atas sejalan dengan ayat lain yang lebih &#8220;mempesona&#8221; dan spesifik. Coba bayangkan apa yang terjadi untuk infaq ikhlas Sampeyan <em>fii sabilillah</em>:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/albaqoroh-261.jpg" rel="lightbox[1204]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1207" title="albaqoroh-261" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/albaqoroh-261.jpg" alt="" width="482" height="132" /></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui&#8221; </em>(Q.S. Al Baqoroh: 261).</p>
<p style="text-align: justify;">Di jalan Allah (<em>fii sabilillah</em>) di sini, termasuk belanja untuk kepentingan ummat, seperti mendirikan sekolah, rumah sakit, usaha untuk penyelidikan ilmiah yang bermanfaat, sampai dengan membantu jihad kaum muslimin di berbagai negeri yang telah diwajibkan bagi umat Islam di daerah tersebut untuk berjihad fisik [1].</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana penjelasan Rasulullah SAW tentang &#8220;jackpot&#8221; Allah SWT ini? Mari kita simak hadits dari Ibnu Abbas r.a. di bawah ini [2]:</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Dari Ibnu Abbas r.a., dari Rasulullah SAW meriwayatkan sabda dari Tuhannya SWT, Firman-Nya: Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan-kebaikan dan kejahatan-kejahatan kemudian menjelaskannya, maka barang siapa berniat melakukan kebaikan lalu tidak jadi, Allah mencatat satu kebaikan sempurna. Dan jika ia berniat melakukan kebaikan lalu ia mengerjakannya, Allah catat nilai kebaikannya itu 10 kali lipat sampai dengan 700 kali lipat, sampai berlipat ganda banyaknya. Dan jika ia bermaksud melakukan kejahatan, tapi tidak jadi ia lakukan, Allah catat padanya satu kebaikan yang sempurna. Dan jika ia bermaksud melakukan kejahatan, lalu dikerjakannya, Allah catat padanya satu kejahatan&#8221;. </em><br />
(H.R. Bukhari &#8211; Muslim).</p>
<p style="text-align: justify;">MasDab, hadits di atas sungguh luar biasa. Bagaimana tidak, bahkan niat pun sudah memiliki <em>value</em> di hadapan Allah SWT, apalagi sampai menjadi amal nyata. Niat buruk yang dibatalkan bisa menjadi tabungan juga. Balasan amal baik dilipatgandakan, sedangkan balasan amal buruk dibalas seimbang. Amat jarang manusia yang mau membalas kebaikan sampai berlipat ganda, kecuali memang ia manusia dengan hati yang teramat mulia. Sebaliknya, sangat banyak manusia yang membalas kejahatan dengan kejahatan lain yang lebih kejam dari apa yang menimpanya. Saya pun pernah suatu saat <em>kepikiran</em> seperti itu, apalagi jika ada orang yang berbuat curang atau berbuat jahat kepada saya dan keluarga saya. Sampeyan pun pernah berpikiran demikian, bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Maka sungguh, Allah SWT menciptakan saya dan Sampeyan semua dalam kondisi yang serba diuntungkan jika kita mau memikirkannya. Jika kita mau berpikir, seharusnya kita memperbanyak rasa terima kasih kita kepada Sang Maha Kuasa karena <em>jackpot</em>-<em>jackpot</em>-Nya berterbaran di mana-mana. Terkadang, justru kitalah yang kurang sigap memainkan <em>joystick</em> amal kita dan tidak berusaha sekuat tenaga mempelajari tips-tips, <em>killer codes</em>, <em>cheatsheat</em>, dan <em>shortcut</em> untuk memperbanyak <em>jackpot</em> itu. Mengucapkan hamdalah secara lisan, atau di dalam hati, dan merenungi nikmat-Nya adalah salah satu cara termudah di antara cara-cara lain untuk memainkan <em>joystick</em> amal kita.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/ibrahim-7.jpg" rel="lightbox[1204]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1208" title="ibrahim-7" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/ibrahim-7.jpg" alt="" width="504" height="86" /></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih&#8221;.</em><br />
(Q.S. Ibrahim: 7)</p>
<p style="text-align: justify;">MasDab, sudahkah Sampeyan bersyukur hari ini ?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Referensi:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">[1] Al Qur&#8217;an, Terjemahan Departemen Agama</p>
<p style="text-align: justify;">[2] Irwan Prayitno, &#8220;Mengenal Makna Ilah&#8221;, Kepribadian Muslim, Pustaka Tarbiatuna: Jakarta, h.30.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/02/15/sunu-wibirama-renungan-susu-jahe-mari-bersyukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jalur Van di Victory Monument Bangkok Thailand</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/02/06/sunu-wibirama-jalur-van-di-victory-monument-bangkok-thailand/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/02/06/sunu-wibirama-jalur-van-di-victory-monument-bangkok-thailand/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 10:58:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adventure]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1197</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;MasDab, tahu jalur van ke Ladkrabang? Nge-temnya di mana yah? Saya mau maen ke situ&#8230;.&#8221; &#8220;MasDab, kalau ke Rayong atau ke Pattaya naik van yang mana? Saya ndak bisa baca tulisan Thai&#8230;.&#8221; &#8220;MasDab, saya pengin ke kantor imigrasi, naik van yang manaaaa?&#8221; Yah, itulah sebagian pertanyaan yang dulu tidak pernah bisa saya jawab dengan jelas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/P1030131a.jpg" rel="lightbox[1197]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1198" title="P1030131a" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/P1030131a-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<blockquote><p>&#8220;MasDab, tahu jalur van ke Ladkrabang? Nge-temnya di mana yah? Saya mau maen ke situ&#8230;.&#8221;<br />
&#8220;MasDab, kalau ke Rayong atau ke Pattaya naik van yang mana? Saya ndak bisa baca tulisan Thai&#8230;.&#8221;<br />
&#8220;MasDab, saya pengin ke kantor imigrasi, naik van yang manaaaa?&#8221;</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Yah, itulah sebagian pertanyaan yang dulu tidak pernah bisa saya jawab dengan jelas karena gambaran pangkalan van di Victory Monument Bangkok (Bahasa Thai: อนุสาวรีย์ชัยสมรภูมิ) begitu abstrak. Saya tidak pernah bisa memastikan apakah van yang dimaksud berada di sebelah utara, selatan, timur, atau barat Victory Monument. Van, sebagaimana bus, taksi, dan skytrain, adalah salah satu moda transportasi utama di Thailand, khususnya di Bangkok dan propinsi di sekitarnya. Sebuah van berukuran kecil rata-rata bisa memuat 10 sampai dengan 12 orang dan van berukuran besar mampu menampung maksimal 16 orang (tergantung &#8220;size&#8221; badan Sampeyan juga, hehee&#8230;).</p>
<p style="text-align: justify;">Bepergian menggunakan van lebih irit dibandingkan dengan taksi, bila Anda bepergian bersama dengan teman Anda kurang dari 4 orang. Selain itu, biaya perjalanan van ditetapkan dengan harga-harga diskrit / tertentu tanpa menggunakan argo. Sebagai contoh, dari daerah Ladkrabang sampai dengan Chatujak WeekEnd Market cukup membayar 45 Baht per orang (kira-kira 13.500 rupiah dengan kurs 1 baht = 300 rupiah). Jika Anda berhenti lebih jauh sedikit dari lokasi pemberhentian yang disepakati, harga tidak akan berubah banyak. Jika Anda menggunakan taksi, mungki bisa menghabiskan uang Anda minimal 250 baht untuk sekali jalan (kira-kira 75.000 rupiah).  Irit ya? Jelas!</p>
<p style="text-align: justify;">Sore ini, secara tidak sengaja saya menemukan peta grafis dan jadwal pemberangkatan van di Victory Monument. Meskipun saya sudah mbalik ke Jogja, tidak ada salahnya jadwal ini saya posting di blog. Siapa tahu Sampeyan butuh. Ya tho?</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mengamati jadwal van, MasDab. Semoga perjalanan Sampeyan menyenangkan&#8230;&#8230;</p>
<p><img title="van_1" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/van_1.jpg" alt="" width="600" height="595" /></p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/van_2.jpg" rel="lightbox[1197]"><img class="size-full wp-image-1200 alignleft" title="van_2" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/van_2.jpg" alt="" width="600" height="696" /></a></p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/van_3.jpg" rel="lightbox[1197]"><img class="size-full wp-image-1201 alignleft" title="van_3" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/02/van_3.jpg" alt="" width="600" height="476" /></a></p>
<p>Referensi:</p>
<p>1. <a title="Peta Jalur Van Bangkok Thailand" href="http://www.angkor.com/2bangkok/2bangkok/forum/showthread.php?t=3938">http://www.angkor.com/2bangkok/2bangkok/forum/showthread.php?t=3938</a></p>
<p>2. <a title="Peta Jalur Van Bangkok Thailand" href="http://thaitransit.blogspot.com/2008/11/mega-victory-monument-metro-bus.html">http://thaitransit.blogspot.com/2008/11/mega-victory-monument-metro-bus.html</a></p>
<div><span style="color: #0000ee; -webkit-text-decorations-in-effect: underline;"><br />
</span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/02/06/sunu-wibirama-jalur-van-di-victory-monument-bangkok-thailand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berprestasi di Negeri Orang – Dokumentasi Offline I-4</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/01/17/sunu-wibirama-berprestasi-di-negeri-orang-dokumentasi-offline-i4/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/01/17/sunu-wibirama-berprestasi-di-negeri-orang-dokumentasi-offline-i4/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2011 11:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirational People]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1163</guid>
		<description><![CDATA[Dokumentasi ini adalah tayangan wawancara beberapa ilmuwan Indonesia anggota I4 (Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional) dalam acara Kick Andy yang disiarkan melalui stasiun MetroTV. Seluruh tayangan yang ada di website ini telah dimuat dalam website resmi Kick Andy dan YouTube. Saya menyediakan versi offline tayangan ini, dengan harapan agar Anda bisa melihatnya sewaktu-waktu, tanpa harus terhubung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="alignnone" title="Logo" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/01/logo.jpg" alt="" width="163" height="84" /></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;">Dokumentasi ini adalah tayangan wawancara beberapa ilmuwan Indonesia anggota <a href="http://www.i-4.or.id/">I4 (Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional)</a> dalam acara Kick Andy yang disiarkan melalui stasiun MetroTV. Seluruh tayangan yang ada di website ini telah dimuat dalam website resmi Kick Andy dan YouTube. Saya menyediakan versi offline tayangan ini, dengan harapan agar Anda bisa melihatnya sewaktu-waktu, tanpa harus terhubung dengan koneksi internet. Untuk melihat file AVI dua tayangan ini, Anda barangkali membutuhkan <a href="http://www.free-codecs.com/download/k_lite_codec_pack.htm">K-Lite Codec</a>. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi.</p>
</blockquote>
<h4>Film 1 : Berprestasi di Negeri Orang</h4>
<p><img class="alignnone" title="cover_2009" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/01/cover_2009.jpg" alt="" width="300" height="250" /></p>
<p><strong>MetroTV -  Jumat, 04 Desember 2009 Pukul. 21:21:00 WIB</strong><br />
Link: <a href="http://kickandy.com/theshow/1/1/1730/read/BERPRESTASI-DI-NEGERI-ORANG">http://kickandy.com/theshow/1/1/1730/read/BERPRESTASI-DI-NEGERI-ORANG</a><br />
Dokumentasi Online: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=E2PFjzq35AI">http://www.youtube.com/watch?v=E2PFjzq35AI</a><br />
Download Offline File: <a href="http://te.ugm.ac.id/%7Ewibirama/badalah/kickandy/Berprestasi_di_Negeri_Orang.avi">(AVI File &#8211; 598 MB)</a></p>
<p style="text-align: justify;">Sudah tidak bisa disangkal lagi, mutu pendidikan di Indonesia banyak dikeluhkan berbagai kalangan. Dari tahun ke tahun selalu fasilitas sarana dan pendanaan yang menjadi faktor kendala utama. Dan, ini tentu saja berakibat mutu lulusannya dipertanyakan. Kita mungkin sudah ketinggalan jauh di tingkat regional Asia Tenggara, terutama dari negara Singapura atau Malaysia.</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah keterpurukan soal mutu dunia pendidikan kita, ternyata tidaklah sama dengan tingkat intelegensi manusia Indonesianya. Sejumlah orang Indonesia ternyata banyak yang berotak encer. Mereka bekerja di luar negeri seperti di Eropa, Amerika dan Jepang. Bahkan berhasil menduduki posisi penting.</p>
<p style="text-align: justify;">Suhendra misalnya. Pria kelahiran Jakarta, 17 November 1975 itu, saat ini bekerja pada Badan Peneliti Jerman, BAM di Berlin. Alumnus Universitas Diponegoro Semarang itu berhasil bekerja sebagai peneliti di Jerman setelah meraih gelar doktor di sebuah univeritas teknik di Jerman. Uniknya, Suhendra yang ahli di bidang metal eksplosif itu membiayai kuliahnya dengan bekerja serabutan dan mengumpulkan botol bekas.</p>
<p style="text-align: justify;">Jabatan yang diraih Andreas Raharso mungkin membuat kita berdecak kagum. Pria berusia 44 tahun itu saat ini menduduki pimpinan atau CEO pada sebuah lembaga riset global Hay Group yang berkantor di Singapura. Hay Group sendiri mempunyai jaringan di hampir belahan dunia dan berkantor pusat di Amerika. Klien dari Hay Group ini kebanyakan adalah para pimpinan dunia seperti Amerika serikat, Perancis dan Inggris. Jabatan yang diraih Andreas Raharso cukup fenomenal, karena merupakan satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki posisi puncak. Selama ini jabatan itu didominasi warga Amerika dan Eropa.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi orang Indonesia yang berhasil menduduki posisi penting adalah Profesor Yow Pin Liem. Pria 49 tahun asal Cirebon, Jawa Barat itu adalah pimpinan dan pendiri sebuah perusahaan riset Pro Thera Biologisc di Rhode Island, Amerika Serikat. Di tempat riset Prof Yow ini sudah banyak berkontribusi melakukan penelitian terutama masalah pemahaman seputar molekul kanker dan anthrax.</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali gelar akademis yang diraih Ken Kawan Sutanto (dikenal dengan nama Ken Sutanto) ini tentulah langka. Pria kelahiran Surabaya 1951 silam itu meraih gelar doktor di Jepang. Tidak tanggung-tanggung gelar doktor yang diraih Ken di negeri sakura itu sebanyak empat gelar dari universitas yang bebeda. Saat ini Ken Sutanto mengajar di Universitas Waseda, kampus almamaternya. Selain itu Ken Sutanto juga sebagai dosen tamu di Universitas Venesia, Italia. Karena otaknya yang cemerlang, pria asal Surabaya yang sudah 35 tahun tinggal di Jepang itu mendapat kepercayaan pemerintah setempat duduk di MITI, semacam Departemen dan Perindustrian Jepang.</p>
<p style="text-align: justify;">Menilik prestasi dan kegigihan orang-orang Indonesia ini memang tidak kalah bahkan setara dengan ilmuwan dunia. Walau kondisi pendidikan di tanah air dirasa masih belum kondusif mereka mampu menembus ruang dan waktu berkiprah cemerlang di tingkat internasional. Mereka mengaku masih betah mengabdi di mancanegara. Mereka belum berniat untuk berkiprah di tanah air, karena mereka trauma ilmu yang mereka raih dengan susah payah itu tidak mendapatkan penghargaan yang selayaknya.</p>
<h4>Film 2 : Berjaya di Negeri Orang</h4>
<p><img class="alignnone" title="cover_2011" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/01/cover_2011.jpg" alt="" width="300" height="142" /></p>
<p><strong>MetroTV &#8211; Jumat, 14 Januari 2011 Pukul 21:30:00 WIB</strong><br />
Link: <a href="http://kickandy.com/theshow/1/1/2012/read/BERJAYA-DI-NEGERI-ORANG">http://kickandy.com/theshow/1/1/2012/read/BERJAYA-DI-NEGERI-ORANG</a><br />
Dokumentasi Online: <a href="http://www.youtube.com/watch?v=uaVd1wW54R4">http://www.youtube.com/watch?v=uaVd1wW54R4</a><br />
Download Offline File: <a href="http://te.ugm.ac.id/~wibirama/badalah/kickandy/Berjaya_di_negeri_orang.avi">(AVI-540 MB)</a></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang malu dan tidak bangga menjadi bangsa Indonesia. Kondisi perekonomian dan tingkah laku elit dan politisi yang sering ribut tanpa solusi kadang membuat orang minder mengaku sebagai rakyat Indonesia. Namun, ada secercah harapan bahwa ternyata ada rasa kebanggaan jika kita melihat para ilmuwan Indonesia yang berkiprah di luar negeri.</p>
<p style="text-align: justify;">Dr Johny Setiawan misalnya. Pria yang masih berusia 36 tahun itu, kiprahnya di Jerman sebagai ahli Astrofisika sering mendapatkan apresiasi dari para ilmuwan setempat. Johny Setiawan adalah orang yang menemukan planet baru di tata surya baru-baru ini. Dan yang lebih menimbulkan decak kagum ternyata, planet yang ditemukan Johny ternyata bukan satu planet, tetapi 10 planet baru. Johny Setiawan yang merupakan lulusan doktor termuda di Albert-Ludwigs Universitas, Greiburg, Jerman itu kini adalah satu-satunya ilmuwan non Jerman yang menjadi Ketua Tim Proyek Max Planck Institute for Astronmy, Jerman.</p>
<p style="text-align: justify;">Ilmuwan lain yang berjaya di luar negeri lainnya adalah Juliana Sutanto PhD. Wanita asal Manado, Sulawesi Utara ini adalah satu-satunya profesor Indonesia, yang ketika berusia 28 tahun sudah meraih posisi sebagai Asisten Pofesor di salah satu universitas ETH di Zurich, Swiss. “Padahal saya dulu tidak diterima di universitas di dalam negeri. Lalu atas saran keluarga, saya kemudian melanjutkan kuliah di salah satu universitas Singapura,” kata Yuliana yang ahli di bidang manajemen informatika mengenang. Sudah banyak penghargaan yang diraih Juliana ini. Selain itu juga beberapa penelitian juga sudah ia patenkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika Juliana Sutanto berkiprah di Swiss, lain halnya dengan Dr Merlyna Lim. Wanita energik asal Bandung itu sudah puluhan tahun mengajar di Universitas Arizona, Amerika Serikat. Seperti halnya Juliana, Dr Merlyna juga telah melakukan penelitian dan riset terutama di bidang media publik. Dr Merlyna adalah lulusan cum laude dari Universitas of Twente di Enschede, Belanda. Selain sebagai profesor di Universitas Arizona, Amerika Serikat, Merlyna juga sering mengajar di sejumlah universitas di berbagai negara terutama di Amerika dan Eropa.</p>
<p style="text-align: justify;">Putra Indonesia yang banyak mendapat simpati para ilmuwan dunia lainnya adalah Dr Khoirul Anwar. Pria asal Kediri, Jawa Timur itu baru-baru ini telah menciptakan sistem telekomunikasi berbasis 4 G alias generasi ke empat. Artinya, ciptaan pemuda desa, yang berusia 32 tahun itu telah menyempurnakan sistem komunikasi yang kita kenal saat ini yaitu 3 G alias generasi ketiga. “Jadi, dengan sistem komunikasi 4 G ini hambatan yang ada di 3 G bisa disempurnakan di 4 G, kata Dr Khoirul menjelaskan. Tentu saja penemuan atau karya Dr Khoirul itu telah dipatenkan di Jepang.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain nama-nama di atas, ada beberapa ilmuwan lain yang berkiprah di luar negeri yang banyak mendapat apresiasi. Dr Mulyoto Pangestu yang saat ini menjadi staf pengajar di Monash University, Australia adalah penemu sistem pengawet sperma binatang. Dengan penemuan itu sistem penyimpanan sperma jadi lebih murah dan efisien. Sementara Prof Dr Ir Irwandi Jaswir M.Sc, baru-baru ini mendapat medali emas pada ajang Reka Cipta dan Inovasi yang sangat bergengsi di dunia yang di gelar di Genewa, Swiss baru-baru ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/01/17/sunu-wibirama-berprestasi-di-negeri-orang-dokumentasi-offline-i4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
<enclosure url="http://te.ugm.ac.id/%7Ewibirama/badalah/kickandy/Berprestasi_di_Negeri_Orang.avi" length="597079446" type="video/avi" />
<enclosure url="http://te.ugm.ac.id/~wibirama/badalah/kickandy/Berjaya_di_negeri_orang.avi" length="540485442" type="video/avi" />
		</item>
		<item>
		<title>More Acceleration!</title>
		<link>http://wibirama.com/2011/01/01/sunu-wibirama-more-acceleration/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2011/01/01/sunu-wibirama-more-acceleration/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 01:55:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1145</guid>
		<description><![CDATA[One year has already passed. Time goes so fast, eventhough we tries to chase after it. For a moslem, there is no need to wait for a special moment to change himself. Every second is a precious gift to get benefit afterlife. Time is more likely a sharp sword. We can use it to beat the enemy, or&#8230;.. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/01/lucky-luke.jpg" rel="lightbox[1145]"><img class="size-medium wp-image-1146  aligncenter" title="lucky-luke" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2011/01/lucky-luke-203x300.jpg" alt="" width="203" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: center;">One year has already passed. Time goes so fast, eventhough we tries to chase after it. For a moslem, there is no need to wait for a special moment to change himself. Every second is a precious gift to get benefit afterlife. Time is more likely a sharp sword. We can use it to beat the enemy, or&#8230;.. be beaten by it.</p>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;">明けましておめでとうございます</span></h2>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2011/01/01/sunu-wibirama-more-acceleration/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamus Jepang di Firefox &#8211; Rikaichan</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/12/20/sunu-wibirama-kamus-jepang-di-firefox/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/12/20/sunu-wibirama-kamus-jepang-di-firefox/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2010 00:41:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1121</guid>
		<description><![CDATA[おはよう皆さん！げんきですか？ 私はすごくげんきです！ Ohayou Minna-san! Genki desu ka? Watashi wa sugoku genki desu! Yap, kali ini saya akan sedikit menulis tentang Add-on ajaib Firefox yang bisa kita manfaatkan untuk membantu mempercepat belajar bahasa Jepang. Barangkali, Sampeyan penggemar jejepangan sesekali pernah melongok situs Jisho.Org yang menyediakan kamus online Jepang &#8211; Inggris (dan sebaliknya). Untuk bisa menggunakannya, tentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan.jpg" rel="lightbox[1121]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1122" title="rikaichan" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan.jpg" alt="" width="541" height="182" /></a></p>
<blockquote><p>おはよう皆さん！げんきですか？<br />
私はすごくげんきです！</p>
<p><strong>Ohayou Minna-san! Genki desu ka?<br />
Watashi wa sugoku genki desu!</strong></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Yap, kali ini saya akan sedikit menulis tentang Add-on ajaib Firefox yang bisa kita manfaatkan untuk membantu mempercepat belajar bahasa Jepang. Barangkali, Sampeyan penggemar jejepangan sesekali pernah melongok <a href="http://jisho.org/">situs Jisho.Org</a> yang menyediakan kamus online Jepang &#8211; Inggris (dan sebaliknya). Untuk bisa menggunakannya, tentu Sampeyan harus online bukan? Dan boleh jadi harus bolak-balik melihat halaman kamus sambil melongok halaman web yang sedang Sampeyan baca.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, kabar baiknya, jika Sampeyan menggunakan browser Firefox atau Flock, kini Sampeyan tak harus repot-repot membolak-balik halaman kamus dan halaman web karena kamus <a href="http://www.csse.monash.edu.au/~jwb/japanese.html">JMDICT/KANJIDIC/ENAMDICT</a> kini bisa Sampeyan install di web-browser dan digunakan secara interaktif, bahkan dalam kondisi offline sekalipun. Sampeyan cukup menggunakan Add-on ajaib bernama Rikaichan plus meng-install kamus Japanese-English di browser Anda, dan <em>sim salabim <span style="text-decoration: line-through;">jadi apa prok-prok-prok</span></em>, arti dari kata-kata berbahasa Jepang, bahkan kanji sekalipun akan muncul di browser Sampeyan.<br />
すごいですね〜</p>
<p style="text-align: justify;">Caranya bagaimana? Simak langkah-langkah di bawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Gunakan browser Firefox atau Flock untuk membuka halaman project Rikaichan di <a href="http://www.polarcloud.com/rikaichan">http://www.polarcloud.com/rikaichan</a></p>
<p style="text-align: justify;">2. Cari link DOWNLOAD dan klik tersebut. Perlu Sampeyan perhatikan juga versi Firefox yang Sampeyan gunakan (saya sendiri menggunakan Flock 2.6.1 dan menggunakan Rikaichan versi 2.00)</p>
<p style="text-align: justify;">3. Setelah Rikaichan ter-install, restart Firefox Anda, kemudian download kamus Japanese-English dari <a href="http://rikaichan.mozdev.org/getdic2.html?version=2.00">halaman ini</a> (halaman download ini akan muncul secara otomatis setelah Anda melakukan restart Firefox). Restart Firefox Anda sekali lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Nah, MasDab. Kini Rikaichan sudah bisa Sampeyan berdayakan. Caranya, lihat halaman kanan bawah Sampeyan. Akan ada tombol bundar berwarna hitam yang jika Sampeyan klik-kiri satu kali akan mengaktifkan Rikaichan (tombol berubah menjadi merah) dan jika Sampeyan klik-kanan satu kali akan muncul berbagai macam pilihan seperti gambar di bawah ini. Cara yang lain, Sampeyan bisa memilih menu &#8220;Tools&#8221; &gt; &#8220;Rikaichan&#8221; pada browser Sampeyan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan2.jpg" rel="lightbox[1121]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1123" title="rikaichan2" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan2.jpg" alt="" width="127" height="99" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">5. Cara menggunakan Rikaichan? Guampang, MasDab. Tinggal aktifkan Rikaichan, kemudian arahkan pointer mouse Sampeyan ke tulisan Kanji, Katakana, atau Hiragana yang Sampeyan pilih. Contohnya, saya mencoba membuka halaman web Yumeko, yang sekaligus menjadi <a href="http://www.yumeko.web.id/2008/06/15/rikaichan-add-on-kamus-bahasa-jepang-dan-kamus-kanji-untuk-firefox">referensi utama saya untuk Add-On ini</a>. Saat pop-up muncul, Sampeyan bisa memanfaatkan pilihan fitur Rikaichan, seperti &#8220;Alternate View&#8221; (tekan A), atau &#8220;Save to Clipboard&#8221; (tekan S).</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan4.jpg" rel="lightbox[1121]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1126" title="rikaichan4" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan4.jpg" alt="" width="276" height="112" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">6.Kalau Sampeyan pengin melihat versi lengkap arti dari sebuah kata, tinggal pilih menu &#8220;Lookupbar&#8221; (lihat gambar di langkah ke-4). Lihat gambar di bawah ini. Saya memasukkan kata Kakkoii (かっこいい) dan menekan tombol &#8220;Enter&#8221; pada keyboard. Secara otomatis Rikaichan akan menampilkan semua arti kata tersebut. Begitu pula jika Sampeyan memasukkan karakter kanji di Lookupbar Rikaichan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan5.jpg" rel="lightbox[1121]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1127" title="rikaichan5" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan5.jpg" alt="" width="311" height="322" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">7. Apa isi dari menu Options? Banyak&#8230;.tapi salah satunya adalah pilihan tombol kombinasi untuk memanfaatkan fitur Rikaichan. Selain itu, Sampeyan bisa juga mengatur preferensi dari kamus yang Sampeyan gunakan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan3.jpg" rel="lightbox[1121]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1124" title="rikaichan3" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/rikaichan3.jpg" alt="" width="499" height="402" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, MasDab. Rasa-rasanya cukup sampai di sini sedikit ulasan tentang kamus berbasis browser bernama Rikaichan ini. Selamat mengeksplorasi dan jangan lupa melongok <a href="http://www.yumeko.web.id/2008/06/15/rikaichan-add-on-kamus-bahasa-jepang-dan-kamus-kanji-untuk-firefox">tutorial dari Mas Agro Rachmatullah di web Yumeko-nya</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">じゃまたね！</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/12/20/sunu-wibirama-kamus-jepang-di-firefox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DIJUAL: iBook G4 Last Generation</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/12/13/sunu-wibirama-dijual-ibook-g4-last-generation/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/12/13/sunu-wibirama-dijual-ibook-g4-last-generation/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2010 05:44:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1116</guid>
		<description><![CDATA[Yth. Rekan Bloggers, Kami berniat untuk melego laptop kesayangan kami tercinta, sebuah iBook G4 putih edisi terakhir (Last Generation) dengan data spesifikasi dan aksesoris sebagai tersebut di bawah ini. Gambar-gambar bisa dilihat di Picasa kami: http://picasaweb.google.com/alkratoni/LapakIBookG4Sunu Untuk keterangan lebih lanjut terkait harga silahkan kirim private message via ke email kami di: Spesifikasi Model: iBook G4 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/ibook1.jpg" rel="lightbox[1116]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1117" title="ibook1" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/12/ibook1-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p>Yth. Rekan Bloggers,<br />
Kami berniat untuk melego laptop kesayangan kami tercinta, sebuah iBook G4 putih edisi terakhir (Last Generation) dengan data spesifikasi dan aksesoris sebagai tersebut di bawah ini. Gambar-gambar bisa dilihat di Picasa kami:<br />
<a href="http://picasaweb.google.com/alkratoni/LapakIBookG4Sunu"></p>
<p>http://picasaweb.google.com/alkratoni/LapakIBookG4Sunu</p>
<p></a><br />
Untuk keterangan lebih lanjut terkait harga silahkan kirim private message via ke email kami di:</p>
<p><img class="alignnone" title="Email" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/04/emailku-1.png" alt="" width="200" height="30" /></p>
<p><strong>Spesifikasi</strong><br />
Model: iBook G4 (Last Generation)<br />
Umur: 58 bulan<br />
OS: MacOS X 10.5.4 (Leopard)<br />
Memori : 1.5 GB (upgraded)<br />
Processor: PowerPC G4 (1.5), 1.33 GHz<br />
Kecepatan Bus: 1.33 MHz<br />
VGA: ATI Mobility Radeon 9550<br />
HDD: 40 GB<br />
Battery-Capacity: 1333 mAH (original capacity 4400 mAH)<br />
Battery-Time: +/- 30 Minutes</p>
<p><strong>Aksesoris</strong><br />
- Charger lengkap<br />
- Converter DVI / VGA<br />
- Dial-UP (PPP) Cable<br />
- DVD Tiger (10.4)<br />
- Buku Manual<br />
- Softcase<br />
- Keyboard Protector<br />
- Box Laptop</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/12/13/sunu-wibirama-dijual-ibook-g4-last-generation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Menulis Kanji di Mac dengan Trackpad</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/11/10/sunu-wibirama-belajar-menulis-kanji-di-mac-dengan-trackpad/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/11/10/sunu-wibirama-belajar-menulis-kanji-di-mac-dengan-trackpad/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 01:41:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1090</guid>
		<description><![CDATA[私は sunu です。 インドネシア からきました。 Watashi wa sunu desu. Indoneshia kara kimashita. Saya Sunu. Dari (negara) Indonesia. &#8220;MasDab, gimana sih cara nulis kanji yang mudah pake Mac? Ada nggak ya, fitur menulis dengan trackpad?&#8221; Saya jawab, &#8220;Ada&#8230;tenang aja. Sampeyan baca artikel ini sampai selesai, ya. Lalu tulis komentar Sampeyan, hehe&#8230;&#8221; Nah, MasDab. Barangkali Sampeyan pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/leopard-mac-kanji.png" rel="lightbox[1090]"><br />
</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/leopard-mac-kanji.png" rel="lightbox[1090]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1092" title="leopard-mac-kanji" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/leopard-mac-kanji.png" alt="" width="400" height="237" /></a></p>
<p style="text-align: center;">私は sunu です。<br />
インドネシア からきました。<br />
Watashi wa sunu desu.<br />
Indoneshia kara kimashita.<br />
Saya Sunu. Dari (negara) Indonesia.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;MasDab, gimana sih cara nulis kanji yang mudah pake Mac? Ada nggak ya, fitur menulis dengan trackpad?&#8221;<br />
Saya jawab, &#8220;Ada&#8230;tenang aja. Sampeyan baca artikel ini sampai selesai, ya. Lalu tulis komentar Sampeyan, hehe&#8230;&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, MasDab. Barangkali Sampeyan pernah membaca <a title="Aktivasi karakter Jepang di Mac" href="http://wibirama.com/2008/03/28/sunu-wibirama-nulis-aksara-jepang-pake-mac-kita/">artikel lama saya</a> yang bercerita tentang bagaimana mengaktivasi karakter Asia Timur (khususnya Jepang) di komputer Mac. Pada artikel kali ini, saya akan bertutur tentang fasilitas baru komputer Mac dengan trackpad-nya. Jika Sampeyan sudah menggunakan Snow Leopard dan trackpad komputer Sampeyan adalah <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Touchpad">multitouch trackpad</a></em>, maka artikel ini akan sangat berguna untuk Sampeyan yang sedang belajar bahasa Jepang atau bahasa Cina, dan menggunakan komputer Mac.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu kelemahan belajar bahasa Jepang/Cina menggunakan komputer adalah, &#8220;kehilangan kesempatan belajar menulis&#8221;. Namun rupanya, Steve Jobs dkk. menyadari hal ini dan mereka sepenuhnya paham bahwa menulis adalah bagian tak terpisahkan dari belajar bahasa. Nah, salah satu fitur berharga yang bisa Sampeyan jumpai di komputer Mac adalah &#8220;Show Trackpad Handwriting&#8221;. Cara menggunakan fitur tersebut sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Buka &#8220;System Preferences&#8221; dari menu bergambar apel di sebelah kiri atas komputer Sampeyan. Kalau tidak ketemu, coba gunakan fasilitas &#8220;Spotlight&#8221; untuk mencari &#8220;System Preferences&#8221;. Kalau nggak ketemu juga&#8230;..aduh, <em>cucian</em> <em>deh elo</em>! Dipake nggak sih komputernya&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">2.  Ok, <em>no offense</em> ya. <em>Don&#8217;t be mad</em> dengan kalimat di akhir poin 1 (*tapi tetep aja Sampeyan harus menemukan System Preferences untuk bisa lanjut). Setelah ketemu, coba buka &#8220;Language and Text&#8221;. Pilih menu &#8220;Input Sources&#8221;. Aktifkan &#8220;Kotoeri&#8221; (untuk karakter Jepang), &#8220;Chinese &#8211; Simplified&#8221; atau &#8220;Chinese &#8211; Traditional&#8221; (untuk karakter Cina). Perlu Sampeyan ketahui, karakter kanji dalam bahasa Jepang berasal dari negara Cina. Sayangnya, fitur &#8220;Show Trackpad Handwriting&#8221; ini hanya untuk karakter Cina. So, jika Sampeyan ingin menulis karakter kanji Jepang dengan trackpad, Sampeyan musti mengaktifkan karakter Cina juga. Untuk lebih jelasnya, silahkan Sampeyan lihat gambar di bawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/input.tiff"><img class="size-full wp-image-1093  aligncenter" title="input" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/input.tiff" alt="" width="398" height="344" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">3. Sudah beres? OK, saatnya beraksi. Pilih &#8220;Show Trackpad Handwriting&#8221; dari menu keyboard input bergambar bendera yang ada di bagian kanan atas Sampeyan. Jika Sampeyan masih bingung juga, coba tekan kombinasi keyboard &#8220;Control+Shift+Spacebar&#8221; bersamaan. Silahkan Sampeyan lihat gambar di bawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/activate-kanjipad.png" rel="lightbox[1090]"><img class="size-medium wp-image-1094  aligncenter" title="activate-kanjipad" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/activate-kanjipad-180x300.png" alt="" width="180" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">4. Nah, kini trackpad Sampeyan sudah diambil alih sepenuhnya oleh fasilitas ini. Untuk me-nonaktif-kan fitur ini, Sampeyan bisa menekan kembali kombinasi tiga tombol ajaib di atas (Control+Shift+Spacebar). Untuk menggunakan fasilitas ini, Sampeyan harus membayangkan trackpad Sampeyan sebagai &#8220;area virtual&#8221; untuk menulis kanji. Di bawah ini, Saya cantumkan gambar layout &#8220;area virtual&#8221; yang diletakkan di atas trackpad.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/trackpad.png" rel="lightbox[1090]"><img class="aligncenter" title="trackpad" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/trackpad.png" alt="" width="280" height="214" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/trackpad.png" rel="lightbox[1090]"><br />
<strong> </strong></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keterangan tombol: </strong></p>
<p style="text-align: justify;">(1) Tombol backspace untuk menghapus karakter kanji Sampeyan. Jika Sampeyan salah tulis, cukup klik trackpad di bagian kiri atas ini dengan lembut.<br />
(2) Tombol space untuk memberi ruang antara karakter kanji yang sudah Sampeyan tulis dengan karakter kanji baru yang akan Sampeyan masukkan.<br />
(3) Tombol delete, untuk menghapus karakter kanji yang sudah sampeyan tulis.<br />
(4) &#8211; (7) adalah karakter kanji hasil pengenalan pola karakter (character recognition) Mac Sampeyan. Mac akan menyediakan berbagai macam pilihan kanji, sesuai dengan yang Sampeyan tulis. Silahkan menekan salah satu kanji untuk memilih karakter kanji yang Sampeyan maksud.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Saatnya menulis kanji! Aktifkan aplikasi &#8220;TextEdit&#8221; Sampeyan, kemudian aktifkan fitur &#8220;Show Trackpad Handwriting&#8221;. Mulailah menulis dan pilih karakter kanji yang Sampeyan maksud. Untuk menambahkan space di antara karakter yang ada, cukup tekan tombol (2). Di bawah ini, saya mencoba menulis kanji gunung (山 / Yama) dan memasukkannya di TextEdit. Yah, meskipun agak repot, <em>it was really fun</em>&#8230;.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/yama-kanji.png" rel="lightbox[1090]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1097" title="yama-kanji" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/11/yama-kanji-300x282.png" alt="" width="300" height="282" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">6. Untuk yang masih penasaran dengan fitur-fitur lain di Mac yang mendukung pembelajaran Bahasa Jepang, silahkan lihat <a href="http://www.tofugu.com/2009/06/09/why-you-should-use-a-mac-to-study-japanese/">artikel di blog Tofugu ini</a>. <em>Hope it helps you too</em>&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah alasan mengapa saya selalu mengatakan,</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Mac ain&#8217;t everything, but it seems that it is a little bit better than the others&#8221;</p>
<p>これから&#8230;.日本語をべんきょうしますがんばってください　ね～！</p>
<p style="text-align: justify;">
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/11/10/sunu-wibirama-belajar-menulis-kanji-di-mac-dengan-trackpad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari Memudahkan, Semoga Dimudahkan!</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/10/20/sunu-wibirama-mari-memudahkan-semoga-dimudahkan/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/10/20/sunu-wibirama-mari-memudahkan-semoga-dimudahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2010 16:26:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Care and Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1061</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, artikel saya kali ini ‘sedikit bernada serius’ mengupas akhlaq bermuamalah yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat yang mulia. Akhlaq ini, as usual, berlaku universal, pun untuk mereka yang bukan beragama Islam. Tentu saja, saya lebih berharap banyak kepada diri saya dan saudara seiman saya untuk mendapatkan manfaat setelah membacanya. Selamat membaca, MasDab. Semoga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/empathy.jpg" rel="lightbox[1061]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1065" title="empathy" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/empathy-300x243.jpg" alt="" width="300" height="243" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MasDab, artikel saya kali ini ‘sedikit bernada serius’ mengupas akhlaq bermuamalah yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat yang mulia. Akhlaq ini, <em>as usual</em>, berlaku universal, pun untuk mereka yang bukan beragama Islam. Tentu saja, saya lebih berharap banyak kepada diri saya dan saudara seiman saya untuk mendapatkan manfaat setelah membacanya. Selamat membaca, MasDab. Semoga berkenan menjadi penyejuk hati.</p>
</blockquote>
<p><strong>Di Penghujung Malam </strong></p>
<blockquote><p>“Ya Allah yang Maha Pemurah, mudahkanlah segala urusan kami. Engkau adalah Dzat yang menguji makhluk sesuai dengan kemampuannya, maka mampukanlah kami melewati ujianmu”</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Demikian doa seorang hamba yang barangkali kita pun pernah melakukannya. “Dimudahkan segala urusannya” adalah ‘jurus maut’ yang tak dinyana-nyana sering terselip dalam doa-doa harian kita. Dan itu sah-sah saja, tiada yang melarang. Namun, kadang terkabulnya sebuah doa tidak dengan serta merta nyata setelah sang hamba meminta. Di ‘titik tunda’ itulah, Allah menyelipkan peluang bagi sang hamba untuk instropeksi diri, bermuhasabah, sambil terus mengharap kemurahan dari Sang Pencipta.</p>
<p style="text-align: justify;">MasDab, setiap kita memiliki permasalahan, baik yang bisa kita ‘ceritakan’ kepada Allah SWT dan mahluq-nya, maupun permasalahan yang hanya bisa kita ‘ceritakan’ kepada Allah SWT. Masalah itu, ada kalanya tak kunjung terselesaikan bukan karena Allah tidak mengabulkan doa kita. Sebagaimana nasihat dalam “Mutu Manikam dari Kitab Al Hikam” bab 6 [1]:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">“Belum terkabulnya doa si hamba setelah berusaha berulang-ulang berdoa penuh harapan, jangan sampai membuat si hamba berputus asa. Allah SWT telah memberi jaminan diterimanya doa setiap hamba Allah, menurut pilihan dan ketentuan Allah sendiri, bukan atas pilihan dan kemauan si hamba, atau menurut waktu yang dikehendaki si hamba. Allah SWT telah menetapkan kapan dan di saat apa doa seorang hamba diterima oleh-Nya”.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Mungkin saja, ada hal-hal lain yang perlu kita jalani, sebelum doa itu terkabulkan. Dan inilah salah satunya: <span style="text-decoration: underline;">memudahkan urusan orang lain</span>.</p>
<p><strong>Taujih Nabawi (Nasihat Nabi)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">MasDab, ‘pabila Sampeyan ingat buku tentang ‘Hadits Arbain’ yang mungkin pernah Sampeyan baca, tentu Sampeyan mengerti bagaimana utamanya 40 hadits yang dikumpulkan oleh Imam Nawawi. Beliau bahkan mengatakan, hadits-hadits di dalamnya adalah “landasan agama yang penting, yang para ulama menilainya sebagai inti ajaran agama Islam” [2]. Ada sebuah hadits yang cukup relevan dengan tema di atas. Hadits ke-36 bertema “Membantu Sesama Muslim” itu memiliki redaksi demikian:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/arbain36.jpg" rel="lightbox[1061]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1062" title="arbain36" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/arbain36.jpg" alt="" width="455" height="300" /></a></p>
<p>Artinya:</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, dari Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda: &#8220;Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya di hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitann niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim Allah akan tutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah selalu menolong hamba-Nya selama hamba-Nya menolong	saudaranya. Siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, akan Allah mudahkan baginya jalan ke syurga. Suatu kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitab- kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk disisi-Nya. Dan siapa yang lambat amalnya, hal itu tidak akan dipercepat oleh nasabnya&#8221;.<br />
(Muttafaq ‘alaih).</p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Dalam hadits di atas, ada penggalan yang berbunyi <em>“…wa man yassara ‘ala mu’sirin, yassarallahu ‘alaihi fid-dunya wal akhirah….”</em>. Inilah tema yang diperbincangkan dalam artikel ini,<br />
<em>“…Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat…” .</em></p>
<p><strong>Kisah Klasik untuk Masa Depan</strong></p>
<p style="text-align: left;">MasDab, judul di atas boleh jadi menyingkap nostalgia kita akan grup musik asal Jogja yang dulu lagu-lagunya sempat menghiasi pensi (pentas seni) di mayoritas sekolah menengah di kota pelajar itu. Namun, ada benarnya pula belajar dari kisah klasik, supaya kita mampu melihat masa depan dengan lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kitab Ad-Da’wah – Qawa’id wa Ushul [3], Ustadz Jum’ah Amin menjelaskan salah satu dari sepuluh kaidah dalam penyebaran Islam adalah ‘At-Taisiiru Laa At-ta’siiru” atau “Memudahkan bukan mempersulit”. Simak sikap Rasulullah kepada seorang sahabat yang telah ‘melanggar aturan’ saat Ramadhan:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dari Abi Hurairah ra, bahwa seorang sahabat mendatangi Rasulullah SAW dan berkata, ”Celaka aku ya Rasulullah.” “Apa yang membuatmu celaka?“ Aku berhubungan seksual dengan isteriku di bulan Ramadhan.” Nabi bertanya, ”Apakah kamu punya uang untuk membebaskan budak? “ “Aku tidak punya,” jawabnya. “Apakah kamu sanggup puasa 2 bulan berturut-turut?” ”Tidak.” “Apakah kamu bisa memberi makan 60 orang fakir miskin?“ ”Tidak.” Kemudian duduk. Lalu dibawakan kepada Nabi sekeranjang kurma maka Nabi berkata, ”Ambillah kurma ini untuk kamu sedekahkan.” Orang itu menjawab lagi, ”Adakah orang yang lebih miskin dariku? Tidak lagi orang yang lebih membutuhkan di barat atau timur kecuali aku.” Maka Nabi SAW tertawa hingga terlihat giginya lalu bersabda, ”Bawalah kurma ini dan beri makan keluargamu.” (H.R. Bukhari dan Muslim) [4]</p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Di sisi lain, Rasulullah juga ingin memberikan kemudahan untuk mereka yang masih tergolong ‘awam’, meskipun harus menegur sahabat Mu’adz bin Jabal, yang disebut Rasulullah sebagai ‘orang yang paling mengetahui halal dan haram’. Bukan hal yang main-main, menegur salah satu sahabat yang utama. Berikut ini kisahnya:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Rasulullah suatu ketika gusar karena suatu saat Mu’adz bin Jabal menjadi imam shalat membaca surat Al-Qur’an terlalu panjang. Beberapa riwayat menyebutkan di raka’at awal beliau membaca surat Al-Baqarah dan di rekaat kedua surat An-Nisaa. Seorang makmum memprotes Mu’adz karena shalatnya terlalu lama dan hal tersebut kemudian dilaporkan kepada Rasulullah Saw. Ketika mendengar hal tersebut, Rasulullah Saw kemudian menegur sahabat Mu’adz. “Hai Mu’adz, janganlah kamu menjadi tukang fitnah, di belakangmu ikut bersembahyang orang yang sudah tua, orang yang lemah, orang yang punya hajat, musafir…” [5]</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Coba kita bayangkan, bila Rasulullah sama sekali tidak memberi kemudahan kepada sahabat di kisah pertama dan kepada jama’ah sholat Mu’adz bin Jabal di kisah kedua. Tentu, da’wah Rasulullah akan semakin sulit berkembang di kalangan kaum muslimin saat itu. Atau kasus lain, bayangkan apabila Rasulullah memberi kemudahan hanya kepada kaum awam saja, tidak kepada sahabat beliau. Lalu, bagaimana para sahabat akan mengajarkan prinsip <em>rukhsoh</em> (keringanan) kepada ummat yang lain kalau ia sendiri tidak pernah mengalaminya?</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, Rasulullah mengajarkan kepada kita: <span style="text-decoration: underline;">sama sekali tidak ada kesukaran, yang ada adalah kemudahan</span>. Dengan kemudahan tersebut, seluruh <em>taklif</em> (pembebanan) dan hal-hal fardhu dalam hidup akan terlaksana dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan. Dengan kemudahan, Islam menjadi agama <em>rahmatan lil ‘alamiin</em> yang bertahan di tengah terik panas sahara, maupun dinginnya daerah Skandinavia. Islam menjadi <em>match </em>untuk mereka yang bersuka ria di bawah limpahan matahari khatulistiwa maupun mereka yang bekerja keras luar biasa di daerah sub tropika. Dan kemudahan berlaku universal, sebagaimana <em>tagline</em> sebuah maskapai penerbangan, <em>&#8220;Now, everyone can fly&#8221;</em>, tanpa memandang mereka yang necis berdasi, atau mereka yang bangga dengan sebutan <em>backpacker</em>. Kemudahan yang diajarkan Rasulullah tidak memilih antara para &#8216;penggiat&#8217; Islam atau &#8216;ummat&#8217; yang awam. Itulah sunnah Rasulullah, bukan sunnah kaum atau golongan.</p>
<p style="text-align: left;"><strong> Wijhat (Perspektif)</strong></p>
<blockquote><p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/Maryam971.jpg" rel="lightbox[1061]"><img class="aligncenter size-full wp-image-1136" title="Maryam97" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/Maryam971.jpg" alt="" width="503" height="49" /></a></p>
<p>Artinya:</p>
<p>&#8220;Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Quran itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang&#8221; (Maryam: 97).</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Salah satu cara untuk menjadi ‘pandai memudahkan urusan orang lain’ adalah memupuk rasa empati dan toleransi. Empati dan toleransi adalah bekal berinteraksi. Nasihat Ustadz Adil Abdullah Al-Laili Asy-Syuwaikh, “Toleransi adalah konsekuensi ukhuwah. Barangsiapa yang toleran kepada saudaranya, maka Allah akan toleran kepadanya” [6] sangat relevan dengan judul di artikel ini. Allah, Dzat yang Maha Memiliki dan yang Maha Berkehendak, bahkan mengajarkan ‘empati’ kepada manusia. Lihat ayat di atas, Alqur’an diturunkan dengan ‘bahasa manusia’ agar kita mudah menghafal dan memahami. Sebuah bentuk ‘empati’ Allah kepada manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Lihat perintah shalat malam yang “diringankan” pada Q.S. Al Muzammil ayat 20. Dibalik keringanan itu, Allah Maha Tahu bahwa “….akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah, dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran”. Bahkan bacaan <em>“Faqraauu maa tayassara minal qur’an”</em> (maka bacalah apa yang mudah dari Alqur’an) diulang lagi di ayat yang sama dengan frase <em>“Faqrauu maa tayassara minhu”</em> dengan arti yang serupa pada frase sebelumnya. Betapa Allah sangat ‘berempati’ kepada kita semua.</p>
<p style="text-align: justify;">MasDab, bisa jadi kesulitan yang menimpa hari-hari kita adalah sebuah pesan dari Allah SWT, agar kita tidak membebani diri sendiri dengan mempersulit urusan orang lain. Hari-hari berat kita, mungkin adalah ‘sentilan’ dari Yang Maha Kuasa. Mari bersama merenungi frase-frase yang pernah kita ucapkan. Janji-janji kita kepada saudara seiman dan seperjalanan. Sudahkah kita berlapang dada menerima kondisi saudara kita? Ataukah kita berkeras hati meletakkan kemauan kita, meski saudara kita sebenarnya tak merasa nyaman namun enggan menyampaikannya?</p>
<p>Semoga Allah mempermudah langkah kita, dan memudahkan kita untuk mempermudah langkah sahabat-sahabat kita.</p>
<p><span style="color: #3366ff;">Yogyakarta, 20.10.2010,</span></p>
<p><span style="color: #3366ff;">Sunu Wibirama</span></p>
<p><strong>Referensi:</strong></p>
<p>[1]	Ahmad bin Muhammad Atailah, <em>Mutu Manikam dari Kitab Al Hikam: Saduran dan Ikhtisar</em>. Surabaya: Mutiara Ilmu, 1995.</p>
<p>[2]	Ibnu Daqiqil &#8216;Ied, <em>Syarah Arbain An Nawawi</em>. Yogyakarta: Media Hidayah, 2001.</p>
<p>[3]	Jum&#8217;ah Amin Abdul &#8216;Aziz, <em>Ad Da&#8217;wah &#8211; Qawa&#8217;id wa Ushul</em>. Alexandria, Egypt: Dar-ad Da&#8217;wah, 1997.</p>
<p>[4]	Ahmad Sarwat. (2007, 20 October 2010). <em>Kisah Sahabat, Berhubungan Saat Puasa Ramadhan, Tidak Jadi Kena Kafarat Malah Dapat Kurma</em>. Available: <a href="http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1159500333">http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1159500333</a></p>
<p>[5]	A. Jauhari. (2010, 20 October 2010). <em>(Jum&#8217;at Pagi) &#8211; Pemimpin Sejati.</em> Available: <a href="http://filsafat.kompasiana.com/2010/02/12/jumat-pagi-–-pemimpin-sejati/">http://filsafat.kompasiana.com/2010/02/12/jumat-pagi-–-pemimpin-sejati/</a></p>
<p>[6]	Adil Abdullah Al-Laili Asy-Syuwaikh, <em>Musafir fii Qithorid Da&#8217;wah</em>: Maktabatul Mujtama&#8217;, 2006.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/10/20/sunu-wibirama-mari-memudahkan-semoga-dimudahkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Produktivitas Menulis dengan EndNote</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/10/04/sunu-wibirama-tingkatkan-produktivitas-menulis-dengan-endnote/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/10/04/sunu-wibirama-tingkatkan-produktivitas-menulis-dengan-endnote/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Oct 2010 02:15:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[EndNote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1041</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, saya sekedar ingin membuktikan kalau diskusi di angkringan atau di warung bakso bisa berbuah menjadi sebuah tulisan. Sebagaimana kata seorang rekan, &#8220;Di mana pun kita, asal ada kemauan, produktivitas bisa kita jaga&#8221;. Tulisan di bawah ini adalah rangkuman dari berbagai artikel di blog ini yang saya kirimkan ke Harian Kedaulatan Rakyat dan ternyata nongol [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MasDab, saya sekedar ingin membuktikan kalau diskusi di angkringan atau di warung bakso bisa berbuah menjadi sebuah tulisan. Sebagaimana kata seorang rekan, &#8220;Di mana pun kita, asal ada kemauan, produktivitas bisa kita jaga&#8221;. Tulisan di bawah ini adalah rangkuman dari berbagai artikel di blog ini yang saya kirimkan ke Harian Kedaulatan Rakyat dan ternyata nongol hari ini di Rubrik Digital (Senin, 4 Oktober 2010, halaman 15). Idenya muncul saat kami berbincang di <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000864657278&amp;v=wall&amp;ref=ts">warung Bakso Jamur Hathori</a> di daerah Wirobrajan (*<em>Dab, wis tak promosikan lho warungmu, sesuk mangan gratis maneh yooo </em><img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /><em> </em>)<br />
Selamat menyimak, MasDab!</p>
</blockquote>
<p>“<em>Repot ya, membuat karya tulis ilmiah. Kita harus bersusah payah menginventarisasi semua referensi, memasukkannya satu persatu dalam teks karya tulis ilmiah, dan mengubah format penulisan sitasi sesuai dengan ketentuan penerbit”</em></p>
<p style="text-align: justify;">Demikian salah satu komentar dari rekan saya, saat kami berdiskusi tentang bagaimana membuat karya tulis ilmiah yang baik. Sebenarnya, permasalahan yang dihadapi oleh rekan saya juga dihadapi oleh sekian banyak penulis di seluruh penjuru dunia. Untunglah, kini ada sebuah perangkat lunak manajemen referensi bernama EndNote yang diproduksi oleh Thomson Reuters, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang inovasi teknologi dan layanan informasi untuk berbagai bidang penelitian dan profesi, seperti kesehatan, bisnis, keuangan, media, serta sains dan teknologi. EndNote bisa diintegrasikan secara langsung dengan beberapa perangkat lunak pengolah teks, seperti Microsoft Word dan OpenOffice (pada sistem operasi Microsoft Windows, Vista, dan Seven), serta Pages (pada sistem operasi Mac) dengan RAM komputer minimal 256 MB dan prosesor minimal Pentium-450MHz.</p>
<p style="text-align: justify;">EndNote mampu menyimpan data referensi sampai dengan 100.000 referensi. Ada dua cara penyimpanan referensi yang didukung oleh EndNote, yakni manual dan <em>citation import</em>. Cara manual lazim dilakukan jika Anda ingin memasukkan data-data referensi sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk melakukannya, Anda harus membuat sebuah <em>database</em> referensi untuk menyimpan data-data referensi Anda. Untuk membuat <em>database</em> referensi baru, klik menu “File”, kemudian “New”. Untuk menambahkan satu data referensi baru ke dalam <em>database</em> tersebut, tekan menu “References” kemudian pilih “New References”. Setelah itu, Anda akan dihadapkan pada tampilan isian data referensi, seperti “Nama Pengarang, “Judul Karangan”, “Tahun Penerbitan”, “Nama Penerbit”, “Volume”, “ISBN/ISSN”, dan sebagainya. Isian data referensi tersebut bervariasi, sesuai dengan jenis referensi yang Anda pilih. EndNote mendukung 45 jenis referensi, mulai dari teks kuno, buku cetak dan buku elektronik, gambar (<em>artwork</em>), paper konferensi, prosiding, artikel jurnal, surat kabar, thesis, disertasi, sampai dengan halaman web dan blog. Apabila Anda memiliki data lain berupa berkas gambar atau berkas berekstensi PDF yang mendukung data referensi Anda, EndNote menyediakan layanan untuk menautkan data referensi Anda ke berkas gambar atau berkas PDF yang Anda simpan di dalam <em>hard disk</em>, sehingga memudahkan Anda untuk mencari dan membuka data pendukung tersebut.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/endnote-3.jpg" rel="lightbox[1041]"><img class="aligncenter" title="endnote-3" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/endnote-3.jpg" alt="" width="480" height="339" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>Tampilan perangkat lunak EndNote. (Inzet: Paket EndNote yang diperoleh penulis secara gratis dengan mengisi kuesioner di website Thomson Reuters)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Penambahan data referensi dengan cara <em>citation import</em> bisa dilakukan apabila Anda memiliki akses ke situs-situs ilmiah tertentu, seperti <a href="http://sciencedirect.com">www.sciencedirect.com</a> atau <a href="http://www.ieeexplore.ieee.org">www.ieeexplore.ieee.org</a>, yang menyediakan fasilitas pengunduhan data referensi sebuah artikel dalam berkas berekstensi RIS. EndNote akan membaca berkas tersebut, kemudian menyimpan dan menambahkan data referensi artikel terkait ke dalam <em>database</em> referensi yang sudah Anda buat. Salah satu keuntungan cara <em>citation import</em> adalah Anda tidak perlu bersusah-payah mengisikan data “Nama Pengarang”, “Nama Penerbit”, atau “Judul Karangan” secara manual ke dalam <em>database</em> Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu fitur istimewa yang dimiliki EndNote adalah “Automatic Citation Format”. EndNote menyediakan tak kurang dari 4.500 format penulisan sitasi bibliografis, yang tersedia langsung di dalam perangkat lunak EndNote atau di situs resmi EndNote, <a href="http://www.endnote.com">www.endnote.com</a>. Saat Anda memilih referensi yang ingin Anda masukkan ke dalam karya tulis, secara otomatis EndNote akan mengatur format penulisan sitasi dan daftar referensi di karya tulis Anda. Efektivitas kerja Anda akan meningkat drastis apabila fitur ini dimanfaatkan dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">EndNote juga memiliki fitur-fitur tambahan yang memudahkan Anda mengelola dan mencari referensi. Salah satu fitur yang cukup membantu adalah “References Group”. Fitur ini memudahkan Anda mengelompokkan referensi berdasarkan tema referensi tersebut. Pada gambar di atas, penulis mengelompokkan referensi yang tersimpan dalam grup “Buku”, “Eduwriting”, “Koran”, “Paper Sunu”, “Thesis”, dan “Ultrasound”. Selain itu, EndNote juga memiliki fitur “Quick Search” yang memudahkan Anda mencari referensi di dalam <em>database</em> Anda secara cepat dan “Online Search” yang memudahkan Anda mencari referensi yang Anda perlukan di situs <em>database</em> dan perpustakaan <em>online</em> di seluruh dunia, seperti EBSCO, PubMed, Medline, Oxford University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan masih banyak lagi.</p>
<p><strong>Memperoleh EndNote Secara Gratis</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda membeli perangkat lunak ini secara resmi dari situs Amazon.Com, Anda perlu merogoh kocek sebesar USD 229,95 atau sekitar Rp.2.083.300,-. Mahal bukan? Jangan khawatir, ada sebuah cara lain yang bisa Anda lakukan untuk memperoleh EndNote versi terbaru secara cuma-cuma. Anda hanya perlu membayar pajak pengiriman barang impor yang berkisar tidak lebih dari Rp.100.000,-. Caranya, Anda harus memesan EndNote sebagai “Instruktur Pelatihan EndNote” dan mengisi kuesioner di situs resmi EndNote. Untuk melakukannya, buka halaman <a href="http://www.endnote.com/training/">http://www.endnote.com/training/</a>. Kemudian, lihat bagian “Instructor Support” di bagian paling bawah halaman tersebut dan buka tautan “Instructor request form”. Isi kuesioner di halaman tersebut. Perlu Anda perhatikan, Anda hanya perlu mengisi permintaan material berupa perangkat lunak (dalam bentuk CD) dan tidak perlu mengisi permintaan material pelatihan berupa buku, buklet, atau poster karena ada biaya kirim tambahan untuk materi <em>hard copy</em>. Setelah mengisi data diri dengan benar, kirimkan permintaan tersebut dengan menekan tombol “Submit Information”. Jika stok promosi dari Thomson Reuters masih tersedia, dalam waktu 10-14 hari kerja Anda akan mendapatkan perangkat lunak EndNote secara gratis. Kalau bisa legal dan murah, mengapa harus menggunakan perangkat lunak bajakan?</p>
<blockquote><p>NB: Artikel tercetak bisa dilihat dengan mengakses gambar di bawah ini:</p></blockquote>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/kr_endnote2.jpg" rel="lightbox[1041]"><img class="size-full wp-image-1046 alignleft" title="kr_endnote2" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/kr_endnote2.jpg" alt="" width="540" height="599" /></a></p>
</div>
<div><span style="color: #0000ee; -webkit-text-decorations-in-effect: underline;"><br />
</span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/10/04/sunu-wibirama-tingkatkan-produktivitas-menulis-dengan-endnote/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fun and Easy Japanese Language Learning</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/10/02/sunu-wibirama-fun-and-easy-japanese-language-learning/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/10/02/sunu-wibirama-fun-and-easy-japanese-language-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 14:59:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=1016</guid>
		<description><![CDATA[Watashi wa Sunu Wibirama desu. Indoneshia kara kimashita Douzo Yoroshiku Oneigashimasu MasDab, kalimat-kalimat di atas dulu pernah saya ucapkan dengan lancar, persis sebelum saya mulai tune in dengan tonal language-nya Thailand. Nihon-go, atau bahasa Jepang, adalah bahasa asing kedua yang saya kagumi karena, selain membutuhkan hafalan yang kuat untuk mengenali karakter-karakter tulisnya, bahasa Jepang memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><img title="nihongo" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/nihongo.tiff" alt="" /></p>
<blockquote><p><span style="color: #0000ff;">Watashi wa Sunu Wibirama desu.<br />
Indoneshia kara kimashita<br />
Douzo Yoroshiku Oneigashimasu</span></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">MasDab, kalimat-kalimat di atas dulu pernah saya ucapkan dengan lancar, persis sebelum saya mulai <em>tune in </em>dengan <em>tonal language</em>-nya Thailand. Nihon-go, atau bahasa Jepang, adalah bahasa asing kedua yang saya kagumi karena, selain membutuhkan hafalan yang kuat untuk mengenali karakter-karakter tulisnya, bahasa Jepang memiliki berbagai macam istilah yang menunjukkan <em>politeness level</em> (tingkat kesantunan), suasana hati, dan pengetahuan kita terhadap zaman berlakunya bahasa itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah dua tahun bergumam dan bercengkrama dengan <em>tonal language </em>(yang naudzubillah sulitnya bukan main karena &#8220;salah nada bisa salah rasa&#8221;), rasa-rasanya cukup berat me-<em>retrieve </em>beberapa kosakata dan ekspresi <em>kaiwa </em>(percakapan) dalam bahasa Jepang. Meskipun demikian, ada tiga buah portal belajar bahasa Jepang yang tidak pernah hilang dalam ingatan. Portal-portal ini menghiasi baris-baris <em>bookmark</em> di <em>web browser</em> saya dari masa ke masa. Apa sajakah? Ini dia&#8230;.</p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/japanesepodlogo.jpg" rel="lightbox[1016]"><img title="japanesepodlogo" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/japanesepodlogo.jpg" alt="" width="262" height="209" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Portal pertama adalah <a title="JapanesePod101 - Sunu Wibirama" href="http://japanesepod101.com">JapanesePod101.Com</a> . Portal ini diprakarsai oleh Peter Galante, warga Amerika yang sudah menetap di Jepang lebih 9 tahun. Ia, bersama rekan-rekannya, pada awalnya hanya ingin mengekspresikan kekagumannya pada khazanah budaya dan bahasa Jepang. Seiring dengan perkembangan teknologi internet dan makin maraknya <em>podcasting</em> melalui internet, portal ini menjadi sebuah media yang mengasyikkan untuk mempelajari bahasa dan budaya Jepang. Dengan mendaftarkan diri menjadi anggota portal, Sampeyan akan mendapatkan keanggotaan seumur hidup dan berbagai macam fasilitas belajar  yang barangkali cukup jarang ditemukan di negeri kita, Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/tadotsu.jpg" rel="lightbox[1016]"></a><img title="tadotsu" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/tadotsu.jpg" alt="" width="320" height="159" /></p>
<p style="text-align: justify;">Portal kedua adalah <a href="http://tadotsugakuen.blogspot.com">Tadotsu Gakuen</a>. Blog yang diawaki oleh <a href="http://yohanpuri.blogspot.com/">Yohan-sensei</a> ini adalah reborn dari <a href="http://nihongokurasu.blog.m3-access.com/">NIHONGOKURASU</a> yang telah berdiri sejak tahun 2006, namun baru benar-benar bisa berinteraksi antara pengajar &#8211; siswa sejak bulan April 2007. Nama Tadotsu Gakuen dipilih untuk memberikan identitas yang khas kepada komunitas ini agar dapat lebih berkembang dan dikenal. Nama komunitas ini berasal dari kata &#8220;tadotsu&#8221; 多度津 yang merupakan nama sebuah kota di prefektur Kagawa &#8211; Jepang dan kata &#8220;gakuen&#8221; 学園 yang berarti sekolah. Selain artikel, komunitas ini juga menyelenggarakan kelas bahasa Jepang online melalui Yahoo Messenger.</p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/yumeko.tiff"></a><img title="yumeko" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/yumeko.tiff" alt="" /></p>
<p style="text-align: justify;">Portal ketiga adalah blog <a href="http://www.yumeko.web.id/">Yumeko</a>, yang digawangi oleh Agro Rachmatullah, alumni Ilmu Komputer UGM yang berdomisili di Purwokerto. Penulisan kanji dari Yumeko adalah 夢子. Kanji pertama “yume” berarti “mimpi” dan kanji kedua “ko” berarti “anak”. “Yume” berisi harapan agar pembaca dan penulis blog ini senantiasa menjunjung mimpinya. Meskipun usia blog ini cukup muda (jika dibandingkan dengan <a href="http://wibirama.com">Cerdas-Terampil-Taqwa</a> yang dulu pernah mengudara di domain <a href="http://wordpress.com">wordpress.com</a>, hehe), blog ini memberikan informasi yang cukup lengkap dan bervariasi tentang bahasa dan budaya Jepang. Beberapa informasi teknis, seperti bagaimana <a title="Yumeko" href="http://www.yumeko.web.id/2008/05/27/menginstall-font-bahasa-jepang-di-windows-xp/">mengaktifkan font Jepang di Windows XP</a> , juga ditampilkan. <em>It&#8217;s a little bit more interesting instead of merely talking about culture and language, thought&#8230;..</em></p>
<p style="text-align: justify;">Nah, itu dia beberapa portal pilihan saya, MasDab. Jika Sampeyan adalah orang yang baru belajar bahasa Jepang pertama kali, atau malah sedang me-<em>refresh</em> ingatan tentang bahasa Jepang yang sudah mulai memudar, mari bersama-sama ikrarkan dalam hati untuk tetap bersemangat&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Update (10 November 2010):</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.tofugu.com/"><img title="tofugu" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/10/tofugu.tiff" alt="" width="365" height="102" /><br />
</a>Oya, untuk Sampeyan yang pernah bertanya, apa sajakah resources online dan free yang bisa saya gunakan untuk belajar bahasa Jepang, ada baiknya Sampeyan mengunjungi <a href="http://www.tofugu.com/">TOFUGU</a>, sebuah blog yang bercerita tentang seluk-beluk di balik belajar bahasa Jepang dan budaya Jepang. Cukup menarik, karena disajikan dalam bahasa Inggris yang <em>ear catching</em> dan <em>easy to digest</em>. Di sini, Sampeyan juga bisa menemukan <a href="http://www.tofugu.com/2010/04/06/tofugu-100-best-japanese-learning-resources/">100 resources online</a> yang direkomendasikan oleh <a href="http://www.tofugu.com/about/">Koichi, penulis blog ini</a>.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Ganbatte ne~ !  <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
</blockquote>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/10/02/sunu-wibirama-fun-and-easy-japanese-language-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pernak-pernik Puasa di Indonesia dan Thailand</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/09/04/sunu-wibirama-pernak-pernik-puasa-indonesia-dan-thailand/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/09/04/sunu-wibirama-pernak-pernik-puasa-indonesia-dan-thailand/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 04:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adventure]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=984</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillahirobbil &#8216;alamiiin, pada Ramadhan kali ini MasDab bisa merasakan kembali berbuka dan sahur bersama di tanah air. Dua tahun penuh, MasDab berkeliaran mengunduh ilmu yang berserakan di negeri Gadjah Poetih, yang terkenal dengan Red Shirt dan Tom Yam-nya. Pada artikel singkat kali ini, MasDab akan coba sedikit membandingkan pernak-pernik puasa di Indonesia dan di Thailand, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/09/Ramadan.jpg" rel="lightbox[984]"><img class="alignnone size-medium wp-image-987" title="Ramadan" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/09/Ramadan-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Alhamdulillahirobbil &#8216;alamiiin, pada Ramadhan kali ini MasDab bisa merasakan kembali berbuka dan sahur bersama di tanah air. Dua tahun penuh, MasDab berkeliaran mengunduh ilmu yang berserakan di negeri Gadjah Poetih, yang terkenal dengan Red Shirt dan Tom Yam-nya. Pada artikel singkat kali ini, MasDab akan coba sedikit membandingkan pernak-pernik puasa di Indonesia dan di Thailand, mulai dari awal puasa sampai lebaran. Ada suka ada duka. Semuanya menjadi pelajaran dan hikmah yang berkesan di hati.</p>
<p style="text-align: justify;">
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Awal puasa:</strong> di Indonesia, awal puasa ditentukan oleh sidang isbat MUI (Majelis Ulama Indonesia). Rapat dilaksanakan sebelum maghrib dan biasanya pengumuman bisa kita peroleh sebelum shalat Isya. Artinya, MasDab bisa sholat tarawih lebih awal. Di Thailand, awal puasa ditentukan oleh sidang isbat Chula Ratchamontri (semacam MUI-nya Thailand). Sidang isbat dilakukan lebih malam, sehingga bisa saja MasDab melaksanakan sholat Tarawih jam 9 atau 10 malam.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Sahur:</strong> di Indonesia lebih terjamin (ha jengals! Hehe). Lebih bervariasi jenis makanannya dan bisa nonton sinergi (sinetron religi) Para Pencari Tuhan dengan lancar tanpa halangan apapun. Di Thailand, yah lebih prihatin-lah. Menu Internet (Indomie-Telur-Kornet) biasanya menjadi menu utama. Malah kadang-kadang hanya Inter saja tanpa net. Pernah juga MasDab agak kelabakan karena lelap tertidur dan bangun jelang imsak. Apalagi room mate MasDab juga ketiduran. Berabe dah!</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Adzan Subuh dan Imsak:</strong> di Indonesia sangat jelas terdengar. Maklum, masjid di mana-mana. Di Thailand, kita mengandalkan software Athan Basic, yang adzan Subuh-nya diatur sesuai dengan garis lintang, garis bujur, dan sudut elevasi lokasi kita. Jikalau kita meleng sedikit, lewat sudah adzan Subuh karena peringatan Imsak tidak terdengar.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Acara Religi di TV:</strong> di Indonesia, kita melihat semua TV menutup aurat-nya karena Ramadhan menjelang. Bahkan artis-artis yang biasanya ugal-ugalan pun menjadi sedikit lebih terkendali dari keliarannya, karena <em>tuntutan skenario</em> (*meminjam alasan mereka sendiri). Sinetron bertema Ramadhan pun bermunculan, mulai dari Cinta Fitri edisi Ramadhan, Cinta Bertasbih, sampai Cinta-Cinta yang lainnya yang di-setting dengan nuansa Ramadhan. Kultum dan khutbah marak di sana-sini. Ustadz baru bermunculan, dengan busana muslim gaul khas bikinan tenabang (tanah abang) yang laris diburu masyarakat. Di Thailand, acara religi dibatasi saat jelang sahur dan terkadang jelang buka puasa saja. Di luar itu ? &#8220;<em>Mai mi phiset,  mendhem na khrab&#8221;</em> (ga ada yang spesial, seperti biasa aja).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Warung makan:</strong> di Indonesia jelas mayoritas tutup, karena pemilik warung pun puasa. Di Thailand? Wow, jangan harap. Warung makan bertebaran, tetap membuka lapak-lapak mereka. Sesekali MasDab menelan ludah melihat Cha Yen (Teh Tarik) yang dituang dengan lantang, atau Khaw Pad (Nasi Goreng) yang diolah sampai memerah, atau Khai Ciaw (Telur Dadar Thailand) yang digoreng sampai jereng. Semuanya berbuah pada latihan sabar. Berat? Jelas!</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Adzan Maghrib:</strong> di Indonesia, tentu jelas terdengar. Senangnya bukan main saat para muadzin mengumandangkan adzan. Di Thailand, jelas kita lagi-lagi sangat terikat dengan software Athan Basic. Cilakanya, MasDab pernah telat berbuka puasa, gara-gara asyik masyuk coding dengan komputer lab (yang tidak memiliki software Athan). Walhasil, MasDab harus <em>grobyakan</em> mengayuh sepeda ke minimarket 7/11 untuk membeli hidangan buka puasa seadanya. <em>Sutyod hreu plaow </em>?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Menu Buka Puasa:</strong> di Indonesia, jangan ditanya dah. Rata-rata kita akan menjadi sangat konsumtif saat menjelang buka puasa, yang sebetulnya tidak baik bagi kita. Semua makanan kita beli, mulai dari  korma, kolak pisang, sirup cocktail, sampai dengan roti-roti kecil. Tidak semuanya mampu kita makan, karena orang yang berbuka memang tidak disarankan makan dengan porsi besar. Di Thailand, barangkail MasDab lebih <em>nyunnah</em> karena keterbatasan menu dan makanan. Menu buka puasa rutin adalah teh hangat, atau Milo, dan biskuit Oreo. Maklum, susah cari makanan halal yang siap saji. Menu makan malam biasanya dibeli dari kantin muslim depan kampus, kecuali hari Sabtu dan Ahad. Ya, akhir pekan menjadi ajang peningkatan gizi karena MasDab menjelajah undangan berbuka puasa di Bangkok Pusat, mulai dari undangan di Kedutaan Besar sampai dengan ifthor di Taman Gizi Soi 7 Petchburi Road, Masjid Darul Aman, dan sekitarnya. Makanan-makanan Thai beraneka rasa inilah yang bikin kangen, karena di Indonesia jarang ditemui.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>8. Tarawih:</strong> di Indonesia, kita bisa melakukan safari Tarawih, sambil sesekali memilih-milih penceramah Tarawih yang menarik dan terkenal. Di Thailand, sholat Tarawih terbatas ala kadarnya. Imam dan makmum tarawih jelas &#8220;itu-itu aja&#8221;, karena MasDab tinggal bersama tiga orang Indonesia yang lain di kos-kosan. Pernah sesekali MasDab ikut sholat Tarawih di Moslem Club KMITL, bersama dengan rekan-rekan Thailand. Suasana amat menyenangkan dan bersahabat. Sayang, 10 hari terakhir mereka tak lagi mengadakan tarawih karena sibuk mudik ke kampung halaman.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>9 Itikaf:</strong> di Indonesia kita bisa memilih lokasi itikaf. Untuk rekans yang memang free dari aktivitas kantor, beberapa masjid menyediakan itikaf 10 hari penuh. Di Thailand, lebih terbatas pilihannya. Namun, Sampeyan bisa pergi ke Islamic Center Ramkamhaeng. Cuman pesan saya, bawa jaket tebal dan lotion anti nyamuk jika Sampeyan pengin coba itikaf di sana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>10. Takbiran dan Lebaran:</strong> di Indonesia suasana meriah, penuh dengan gema takbir membahana dari masjid dan mushola. SMS pun berdesak-desakan memenuhi telepon seluler kita, membangkrutkan pedagang kartu ucapan lebaran. Lebaran di Indonesia sungguh menyenangkan bagi karyawan dan pekerja kantoran. Cuti dan THR adalah sesuatu yang melengkapi suka cita Ramadhan di tanah air. Di Thailand? Hehe&#8230;.jangankan cuti. Iedul Fitri tidak libur, bos. Pernah suatu ketika MasDab harus melobi dosen karena ujian kuliah bertepatan dengan Iedul Fitri. Walhasil, pulang Sholat Ied harus kembali berkutat dengan buku pelajaran. Sungguh membosankan! Senangnya, Iedul Fitri diisi dengan tamasya bersama mahasiswa Indonesia. Tahun pertama, liburan Ied ke <a href="http://picasaweb.google.com/alkratoni/AmphawaFloatingMarket#">Floating Market di Amphawa</a>. Takbiran tahun pertama diisi <a href="http://picasaweb.google.com/alkratoni/Lebaran1429H#">makan-makan di warung Tom Yam Hua Pla (Tom Yam kepala ikan)</a> di Sapan Pinklao (jembatan Pinklao) yang sedaaaap. Tahun kedua, <a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=110024&amp;id=640584126">liburan Ied ke Bangsaen</a>. Sebuah kenangan yang tak terlupakan!</p>
<p>Nah, itu dia sepuluh pernak-pernik Ramadhan di Indonesia dan di Thailand. Apapun kondisi kita saat ini, jelas harus kita syukuri. Rutinitas yang terkesan membosankan menjadi sangat berharga bila kita tak lagi menemukannya. Selamat beritikaf, selamat berpuasa! Moga puasa kita tahun ini menjadi puasa terbaik dalam hidup kita.</p>
<p>Allahumma Amiin</p>
<p><img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_worship.gif' alt='&#94;&#58;&#41;&#94;' class='wp-smiley' width='32' height='18' title='&#94;&#58;&#41;&#94;' /></p>
<p>Ada artikel-artikel lain yang sempat saya torehkan. Bila Sampeyan ingin menengok, bisa dilongok di sini:</p>
<ul>
<li><a href="http://wibirama.com/2009/11/15/sunu-wibirama-kliping-republika-online/">Artikel Ramadhan di Thailand</a> (dimuat di <a href="http://koran.republika.co.id/berita/73475/Puasa_di_Thailand_Makanan_Halal_Mudah_Didapat">Republika Online</a>)</li>
<li><a href="http://wibirama.com/2008/09/14/sunu-wibirama-buka-dan-sahur-ala-mahasiswa/">Buka dan Sahur ala Mahasiswa</a></li>
<li><a href="http://wibirama.com/2008/09/01/sunu-wibirama-ifthor-pertama/">Ifthor Pertamaku di Thailand</a></li>
</ul>
<p>Ada juga koleksi foto-foto menarik lebaran di Thailand:</p>
<ul>
<li><a href="http://picasaweb.google.com/alkratoni/Lebaran1429H">Takbiran dan Lebaran 1429H</a></li>
<li><a href="http://picasaweb.google.com/alkratoni/AmphawaTour">Amphawa Tour 1429 H</a></li>
<li><a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=110024&amp;id=640584126">Lebaran 1430 H dan Bangsaen Tour</a> (Courtesy <a href="http://hatta.web.id">Dhomas Hatta Fudholi</a>)</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/09/04/sunu-wibirama-pernak-pernik-puasa-indonesia-dan-thailand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merdeka Dari Kebodohan Bersama Google</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/08/10/sunu-wibirama-merdeka-dari-kebodohan-bersama-google/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/08/10/sunu-wibirama-merdeka-dari-kebodohan-bersama-google/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 08:40:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Information Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=972</guid>
		<description><![CDATA[Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin besar seiring dengan meningkatnya pengguna komputer pribadi (PC), laptop, dan telepon seluler yang dilengkapi dengan fitur wi-fi dan 3G/HSDPA receiver. Indonesia bahkan menjadi negara konsumen laptop terbesar se-Asia Pasifik serta PC terbesar di dunia, sebagaimana disampaikan oleh Bonnie Mamanua, Micorosoft Office Group Head untuk wilayah kerja Indonesia [1]. Apabila [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/bung_tomo.jpg" rel="lightbox[972]"><img class="alignnone size-medium wp-image-975" title="bung_tomo" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/bung_tomo-211x300.jpg" alt="" width="211" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin besar seiring dengan meningkatnya pengguna komputer pribadi (PC), laptop, dan telepon seluler yang dilengkapi dengan fitur <em>wi-fi </em>dan 3G/HSDPA <em>receiver</em>. Indonesia bahkan menjadi negara konsumen laptop terbesar se-Asia Pasifik serta PC terbesar di dunia, sebagaimana disampaikan oleh Bonnie Mamanua, Micorosoft Office Group Head untuk wilayah kerja Indonesia <!--[if supportFields]>&nbsp;ADDIN EN.CITE &amp;lt;EndNote&amp;gt;&amp;lt;Cite&amp;gt;&amp;lt;Author&amp;gt;Firman&amp;lt;/Author&amp;gt;&amp;lt;Year&amp;gt;2010&amp;lt;/Year&amp;gt;&amp;lt;RecNum&amp;gt;147&amp;lt;/RecNum&amp;gt;&amp;lt;record&amp;gt;&amp;lt;rec-number&amp;gt;147&amp;lt;/rec-number&amp;gt;&amp;lt;foreign-keys&amp;gt;&amp;lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;azzwps5zhasxvne2ff25szse9rfwaerzrtet&quot;&amp;gt;147&amp;lt;/key&amp;gt;&amp;lt;/foreign-keys&amp;gt;&amp;lt;ref-type name=&quot;Web Page&quot;&amp;gt;12&amp;lt;/ref-type&amp;gt;&amp;lt;contributors&amp;gt;&amp;lt;authors&amp;gt;&amp;lt;author&amp;gt;Muhammad Firman&amp;lt;/author&amp;gt;&amp;lt;author&amp;gt;Indra Darmawan&amp;lt;/author&amp;gt;&amp;lt;/authors&amp;gt;&amp;lt;/contributors&amp;gt;&amp;lt;titles&amp;gt;&amp;lt;title&amp;gt;Pertumbuhan PC Indonesia Terbesar di Dunia&amp;lt;/title&amp;gt;&amp;lt;/titles&amp;gt;&amp;lt;volume&amp;gt;2010&amp;lt;/volume&amp;gt;&amp;lt;number&amp;gt;23 July&amp;lt;/number&amp;gt;&amp;lt;dates&amp;gt;&amp;lt;year&amp;gt;2010&amp;lt;/year&amp;gt;&amp;lt;/dates&amp;gt;&amp;lt;pub-location&amp;gt;Jakarta&amp;lt;/pub-location&amp;gt;&amp;lt;publisher&amp;gt;Vivanews&amp;lt;/publisher&amp;gt;&amp;lt;urls&amp;gt;&amp;lt;related-urls&amp;gt;&amp;lt;url&amp;gt;http://teknologi.vivanews.com/news/read/157024-pertumbuhan-pc-indonesia-terbesar-di-dunia&amp;lt;/url&amp;gt;&amp;lt;/related-urls&amp;gt;&amp;lt;/urls&amp;gt;&amp;lt;/record&amp;gt;&amp;lt;/Cite&amp;gt;&amp;lt;/EndNote&amp;gt;< ![endif]-->[1]<!--[if supportFields]>< ![endif]-->. Apabila pada tahun 2009 pengiriman komputer di Indonesia tercatat sebesar 2,5 juta unit, maka untuk tahun 2010 ini, pengiriman komputer di Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 62 persen yakni 4,17 juta unit. Tak hanya itu, Indonesia tak lama lagi akan menjadi negara konsumen telepon seluler BlackBerry terbesar di dunia <!--[if supportFields]>&nbsp;ADDIN EN.CITE &amp;lt;EndNote&amp;gt;&amp;lt;Cite&amp;gt;&amp;lt;Author&amp;gt;Winoto&amp;lt;/Author&amp;gt;&amp;lt;Year&amp;gt;2010&amp;lt;/Year&amp;gt;&amp;lt;RecNum&amp;gt;148&amp;lt;/RecNum&amp;gt;&amp;lt;record&amp;gt;&amp;lt;rec-number&amp;gt;148&amp;lt;/rec-number&amp;gt;&amp;lt;foreign-keys&amp;gt;&amp;lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;azzwps5zhasxvne2ff25szse9rfwaerzrtet&quot;&amp;gt;148&amp;lt;/key&amp;gt;&amp;lt;/foreign-keys&amp;gt;&amp;lt;ref-type name=&quot;Web Page&quot;&amp;gt;12&amp;lt;/ref-type&amp;gt;&amp;lt;contributors&amp;gt;&amp;lt;authors&amp;gt;&amp;lt;author&amp;gt;Budi Winoto&amp;lt;/author&amp;gt;&amp;lt;/authors&amp;gt;&amp;lt;/contributors&amp;gt;&amp;lt;titles&amp;gt;&amp;lt;title&amp;gt;Blackberry Menuju Sejuta Ummat&amp;lt;/title&amp;gt;&amp;lt;/titles&amp;gt;&amp;lt;volume&amp;gt;2010&amp;lt;/volume&amp;gt;&amp;lt;number&amp;gt;23 July&amp;lt;/number&amp;gt;&amp;lt;dates&amp;gt;&amp;lt;year&amp;gt;2010&amp;lt;/year&amp;gt;&amp;lt;/dates&amp;gt;&amp;lt;pub-location&amp;gt;Jakarta&amp;lt;/pub-location&amp;gt;&amp;lt;publisher&amp;gt;Inilah.Com&amp;lt;/publisher&amp;gt;&amp;lt;urls&amp;gt;&amp;lt;related-urls&amp;gt;&amp;lt;url&amp;gt;http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/09/28/160357/blackberry-menuju-sejuta-umat/&amp;lt;/url&amp;gt;&amp;lt;/related-urls&amp;gt;&amp;lt;/urls&amp;gt;&amp;lt;/record&amp;gt;&amp;lt;/Cite&amp;gt;&amp;lt;/EndNote&amp;gt;< ![endif]-->[2]<!--[if supportFields]>< ![endif]-->. Sampai dengan pertengahan tahun 2009 kemarin, pengguna telepon seluler berteknologi <em>Research in Motion</em> (RIM) tersebut sudah mencapai 300 ribu pelanggan. Tingginya peminat BlackBerry ini didukung oleh obral harga telepon saat momentum tertentu, tarif prabayar yang kompetitif, serta sifat bangsa kita yang konsumtif dan mudah terpikat dengan teknologi baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Teknologi ibarat pisau bermata dua. Jika ia tidak digunakan untuk kebaikan, pastilah berujung pada keburukan. Pertumbuhan pengguna komputer dan telepon seluler yang dilengkapi dengan kemampuan akses internet ini tidak serta merta membuat bangsa kita menjadi bangsa cerdas yang mampu keluar dari keterpurukannya. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua LSM <em>Jangan Bugil di Depan Kamera</em> (JBDK) Peri Umar Farouk, Indonesia justru menjadi negara pengakses konten pornografi urutan ke-4 di dunia [3]. Rendahnya anggaran pendidikan dan upaya pengembangan sumber daya manusia di Indonesia menambah catatan kelam bangsa yang dahulu pernah menguasai sepertiga negara ASEAN dengan kerajaan Sriwijaya-nya ini. Pada tahun 2006, Indonesia menduduki peringkat 109 dari 179 negara di dunia, diukur dari index pengembangan sumber daya manusia [4]. Di tingkat ASEAN, Indonesia menduduki peringkat ke-6 setelah Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.</p>
<p style="text-align: justify;">Rendahnya laju pengembangan sumber daya manusia di Indonesia tentu layak disikapi sesuai dengan peluang dan kemampuan yang ada. Aplikasi berbasis <em>web</em> di internet, yang saat ini sangat mudah dijangkau melalui jaringan <em>wi-fi</em> dan 3G/HSDPA, bisa menjadi solusi alternatif. Salah satu<em> provider</em> aplikasi gratis berbasis <em>web</em> adalah Google. Google selama ini dikenal sebagai mesin pencari untuk mendapatkan informasi dari internet. Di sisi lain, Google menyediakan layanan-layanan lain yang dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.  Beberapa layanan tersebut antara lain:</p>
<p><strong>1. Google Mail</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Google Mail atau lebih dikenal dengan Gmail adalah layanan <em>email</em> gratis dengan fitur POP3 (<em>Post Office Protocol</em>) dan IMAP (<em>Internet Message Access Protocol</em>) berkapasitas awal 1 GB untuk setiap pengguna. Layanan POP3 dan IMAP ini memudahkan setiap pengguna untuk mengunduh konten <em>email</em> dengan perangkat <em>mail client</em> (seperti Microsoft Outlook, Thunderbird, atau Mail) dan membaca email tersebut secara <em>offline</em> tanpa harus terkoneksi dengan internet. Gmail juga memiliki layanan &#8220;Gmail Mobile&#8221; yang memudahkan pengguna membaca email melalui perangkat telepon seluler. Gmail bisa diakses di alamat:</p>
<blockquote><p><a href="http://gmail.com">http://gmail.com</a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Untuk pengguna yang memiliki <em>website</em> dengan <em>domain</em> berbayar, seperti &#8220;perusahaanku.com&#8221; atau &#8220;organisasiku.org&#8221;, Google menyediakan layanan khusus yang dikemas dalam paket &#8220;Google Apps&#8221;. Layanan standar yang bersifat gratis memberikan kemudahan bagi setiap pengguna untuk mengelola 50 akun <em>email</em> gratis dengan domain perusahaan atau organisasi, seperti &#8220;emailsaya@organisasiku.org&#8221;. Fasilitas <em>email</em> gratis ini dapat kita manfaatkan untuk mendukung pengembangan organisasi non-profit maupun lembaga pendidikan di berbagai lapisan masyarakat. Layanan gratis Google Apps bisa diakses di:</p>
<blockquote><p><a href="http://www.google.com/apps/intl/en/group/index.html">http://www.google.com/apps/intl/en/group/index.html</a></p></blockquote>
<p><strong>2. Google Scholar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Google Scholar adalah fasilitas mesin pencari yang mengkhususkan hasil pencarian pada publikasi ilmiah yang dimuat di berbagai <em>website</em> penerbit jurnal ilmiah maupun <em>website</em> pribadi penulis publikasi ilmiah tersebut. Hasil pencarian meliputi thesis, skripsi, laporan teknis, <em>paper</em>, buku elektronik, paten, dan halaman <em>web</em> yang memuat artikel ilmiah. Selain itu, Google Scholar memberikan informasi jumlah sitasi yang merujuk ke sebuah publikasi ilmiah. Google Scholar bisa diakses di:</p>
<blockquote><p><a href="http://scholar.google.com">http://scholar.google.com</a></p></blockquote>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/google-scholar.tiff"><img class="alignnone size-full wp-image-974" title="google-scholar" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/google-scholar.tiff" alt="" /></a></p>
<p><strong>3. Google Calendar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Google Calendar menyediakan fasilitas penjadwalan aktivitas harian dan bulanan secara <em>online</em>, layaknya sebuah buku agenda atau <em>organizer</em>. Agenda harian ini disimpan dalam <em>server</em> dan memungkinkan kita untuk mengaksesnya setiap saat dan di manapun kita terkoneksi dengan internet. Selain itu, Google menyediakan fasilitas <em>reminder</em> (pengingat) gratis yang akan mengirimkan pesan ke <em>email</em> atau telepon seluler sesaat sebelum kita memulai aktivitas yang telah kita agendakan. Kita pun bisa melibatkan rekan dan kolega untuk menghadiri agenda yang kita jadwalkan dengan mengirimkan <em>email</em> undangan ke rekan dan kolega kita. Informasi lebih lanjut mengenai Google Calendar bisa diakses di:</p>
<blockquote><p><a href="http://www.google.com/googlecalendar/about.html">http://www.google.com/googlecalendar/about.html</a></p></blockquote>
<p><strong>4. Google Translate</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Google Translate adalah sebuah alat penerjemah <em>online</em> yang mampu menerjemahkan kata, kalimat, dan halaman <em>web</em> dalam 58 bahasa di dunia. Dengan bantuan Google Translate, kita bisa mencari referensi dan artikel apapun tanpa memandang bahasa pengantar referensi tersebut. Google Translate bisa diakses di alamat:</p>
<blockquote><p><a href="http://translate.google.com">http://translate.google.com</a></p></blockquote>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>5. Google Docs</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Google Docs adalah layanan pengolah kata (<em>word processor</em>), pengolah tabel (<em>spreadsheet</em>), media presentasi, dan media penyimpanan online gratis. Dengan Google Docs, kita dan kolega kita dapat berkolaborasi membuat artikel secara <em>online</em> layaknya mengetik di program Microsoft Word bersama-sama. Artikel yang kita tulis kemudian kita simpan di media penyimpanan sebesar 1GB yang memungkinkan kita dan kolega kita mengaksesnya di kemudian hari. Google Docs adalah salah satu aplikasi yang sangat cocok dimanfaatkan untuk peningkatan produktivitas kerja sebuah tim di manapun dan kapanpun. Google Docs dapat diakses di alamat:</p>
<blockquote><p><a href="http://docs.google.com">http://docs.google.com</a></p></blockquote>
<p><strong>6. </strong><strong>Google Wave</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Google Wave adalah produk terbaru Google yang menggabungkan <em>instant messaging</em>,<em> email</em>, dan <em>social networking</em>. Google Wave memungkinkan kita bercakap-cakap dan melakukan koordinasi atau rapat <em>online</em> dengan satu atau lebih rekan kita secara <em>real-time</em>. Aplikasi ini dinilai jauh lebih simpel dari program <em>instant messaging</em> seperti Yahoo Messenger, MSN Messenger, atau MiRC karena kolaborasi dilakukan hanya dengan memanfaatkan<em> browser</em> seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Selain itu, Google Wave juga menyediakan fitur <em>quote</em> yang memungkinkan kita membahas satu topik percakapan dengan lebih fokus. Google Wave bisa diakses di:</p>
<blockquote><p><a href="http://wave.google.com/">http://wave.google.com/</a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/google-wave.png" rel="lightbox[972]"><img class="alignnone size-medium wp-image-973" title="google-wave" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/google-wave-229x300.png" alt="" width="229" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Demikianlah beberapa aplikasi berbasis <em>web </em>dari Google yang bisa kita manfaatkan untuk pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Keterbatasan fasilitas sebisa mungkin kita manfaatkan untuk menumbuhkan kreativitas, bukan alasan untuk terus berpaling dari tuntutan profesionalisme dan produktivitas.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Merdeka atau Bodoh!</strong></p>
<p><em><span style="text-decoration: underline;">Referensi:</span></em></p>
<p><!--[if supportFields]>&nbsp;ADDIN EN.REFLIST < ![endif]-->[1]            M. Firman and I. Darmawan. (2010, 23 July). <em>Pertumbuhan PC Indonesia Terbesar di Dunia</em>. Available: <a href="http://teknologi.vivanews.com/news/read/157024-pertumbuhan-pc-indonesia-terbesar-di-dunia">http://teknologi.vivanews.com/news/read/157024-pertumbuhan-pc-indonesia-terbesar-di-dunia</a></p>
<p>[2]            B. Winoto. (2010, 23 July). <em>Blackberry Menuju Sejuta Ummat</em>. Available: <a href="http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/09/28/160357/blackberry-menuju-sejuta-umat/">http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/09/28/160357/blackberry-menuju-sejuta-umat/</a></p>
<p>[3]            U. Zaelani. (2010, 23 July). <em>Indonesia Urutan Empat Dunia Buka Situs Pornografi</em>. Available: <a href="http://www.antaranews.com/berita/1277318261/indonesia-urutan-empat-dunia-buka-situs-pornografi">http://www.antaranews.com/berita/1277318261/indonesia-urutan-empat-dunia-buka-situs-pornografi</a></p>
<p>[4]            The Human Development Report Office, &#8220;Human Development Indices: A Statistical Update 2008,&#8221; United Nations Development Programme, New York, USA, 2008, p. 30.</p>
<p><!--[if supportFields]>< ![endif]--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/08/10/sunu-wibirama-merdeka-dari-kebodohan-bersama-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Printer Canon LBP2900 pada Snow Leopard (MacOS X 10.6.4)</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/08/01/sunu-wibirama-instalasi-printer-canon-lbp2900-pada-snow-leopard-macos-x-1064/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/08/01/sunu-wibirama-instalasi-printer-canon-lbp2900-pada-snow-leopard-macos-x-1064/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 01:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mac]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=968</guid>
		<description><![CDATA[Canon LBP2900 adalah printer berukuran kecil yang cukup efisien dengan spare part toner yang tersedia cukup luas. Bahkan printer ini mendukung spare part toner printer lain, seperti seri HP LaserJet 1020. Berhubung seri lama printer HP sudah tidak njedhul, saya memutuskan untuk membeli printer super irit ini di pameran komputer bulan Juli 2010 kemarin. Lumayanlah, untuk karyawan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/lbp-2900.jpg" rel="lightbox[968]"><img class="alignnone size-medium wp-image-970" title="lbp-2900" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/lbp-2900-300x300.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Canon LBP2900 adalah printer berukuran kecil yang cukup efisien dengan spare part toner yang tersedia cukup luas. Bahkan printer ini mendukung spare part toner printer lain, seperti seri HP LaserJet 1020. Berhubung seri lama printer HP sudah tidak <em>njedhul</em>, saya memutuskan untuk membeli printer super irit ini di pameran komputer bulan Juli 2010 kemarin. Lumayanlah, untuk karyawan berpenghasilan menengah ke bawah seperti kami &#8230;.. <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa pengguna yang telah berpengalaman pun bercerita hasil isi ulang toner-nya cukup memuaskan. Namun demikian, secara resmi printer ini hanya mendukung sistem operasi Windows dikarenakan <a href="http://www.canon.com/technology/canon_tech/explanation/capt.html">teknologi CAPT</a> yang digunakan dalam driver printer Canon LBP2900 memiliki license proprietary (bukan open source).</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, jika Sampeyan ingin menggunakan printer Canon LBP2900 di MacOS X Snow Leopard, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan:</p>
<ol>
<li>Download dan ekstrak CAPT hasil modifikasi dari <a href="http://discussions.apple.com/thread.jspa?threadID=1268512&amp;start=0&amp;tstart=0">forum diskusi Apple</a>. CAPT ini bisa didownload pada link di ini:<a href="http://boolet.free.fr/CAPT.zip">http://boolet.free.fr/CAPT.zip</a></li>
<li>Buka folder /Library/Printers/Canon dan temukan apakah di sana terdapat folder bernama CAPT. Jika ya, ubah nama folder tersebut menjadi CAPT_lama</li>
<li>Kopikan folder CAPT yang telah didownload pada langkah no.1</li>
<li>Restart komputer Mac Sampeyan.</li>
<li>Download dan install driver Canon terbaru untuk MacOS X. Driver ini bisa didownload dari link ini:<a href="http://software.canon-europe.com/software/0028785.asp?model=">http://software.canon-europe.com/software/0028785.asp?model=</a></li>
<li><a href="http://wibirama.com/ngaji/data/Driver/CANON_CAPT_V170_EN.dmg"></a>Restart lagi komputer Mac Sampeyan.</li>
<li>Tancepkan kabel USB printer, kemudian nyalakan printer.</li>
<li>Secara otomatis, seharusnya Mac Sampeyan akan mendeteksi printer baru. Bila tidak, silahkan Sampeyan buka di System Preferences &gt; Print &amp; Fax &gt; + (add printer). Akan muncul jendela sebagaimana di bawah ini. Sampeyan tinggal tekan tombol Add saja setelah Mac mendeteksi driver untuk printer Sampeyan.
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/printer.png" rel="lightbox[968]"><img title="printer" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/08/printer-300x240.png" alt="" width="300" height="240" /><br />
</a></li>
<li>Coba print satu lembar kertas dan berikan komentar Sampeyan di blog ini bila ternyata tutorial saya membantu <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></li>
</ol>
<div>Moga bermanfaat, MasDab!</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/08/01/sunu-wibirama-instalasi-printer-canon-lbp2900-pada-snow-leopard-macos-x-1064/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to use Prolink PHS100 HSDPA Modem on Snow Leopard</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/06/21/sunu-wibirama-how-to-use-prolink-phs-100-modem-on-snow-leopard/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/06/21/sunu-wibirama-how-to-use-prolink-phs-100-modem-on-snow-leopard/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 14:41:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mac]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=963</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, pada artikel kali ini, ijinkan saya menggunakan bahasa Inggris karena barangkali inilah artikel pertama yang menjelaskan bagaimana modem prolink phs100 berjalan di Snow Leopard 10.6.4. Harapannya, semoga tutorial di bawah ini bisa dinikmati oleh semua manusia, tanpa batas negara dan bahasa If you are a user of Prolink PHS100 3.5G HSDPA modem and also [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/modem-prolink.jpg" rel="lightbox[963]"><img class="alignnone size-medium wp-image-964" title="modem-prolink" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/modem-prolink.jpg" alt="" width="258" height="185" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">MasDab, pada artikel kali ini, ijinkan saya menggunakan bahasa Inggris karena barangkali inilah artikel pertama yang menjelaskan bagaimana modem prolink phs100 berjalan di Snow Leopard 10.6.4. Harapannya, semoga tutorial di bawah ini bisa dinikmati oleh semua manusia, tanpa batas negara dan bahasa <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">If you are a user of Prolink PHS100 3.5G HSDPA modem and also a Snow Leopard lover, than congratulation! Today, the &#8220;holy path&#8221; to make the Prolink PHS100 3.5G HSDPA modem works on Snow Leopard has been revealed. Honestly, it was just a coincidence. I&#8217;ve searched all around the net for two weeks and couldn&#8217;t find anything explaining how this &#8220;dude&#8221; works on my new MacBook Pro.</p>
<p style="text-align: justify;">Here is how it came up in my &#8220;network preferences&#8221; nicely:</p>
<p style="text-align: justify;">1. If you use Snow Leopard 10.6.3, then you have to upgrade to 10.6.4. The upgrade files, including Java for 10.6.4, are about 620 MB. Thought, you have to find a fast internet connection as well <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p style="text-align: justify;">2. Install all drivers and applications from the modem itself. You should follow an step-by-step instruction written on a *.txt file inside the modem. Make sure that the &#8220;Prolink HSDPA Modem.app&#8221; can be found inside your Apps folder.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Plug your modem in. OK, then. You shall be a little bit patient. Your Mac will detect your modem. Here is how the &#8220;miracle&#8221; happened. I found three menus on the left side of &#8220;Networks Preferences&#8221;, which were: macusb_modem, macusb_diag, and macusb_nmea. I choose &#8220;macusb_modem&#8221; and filled *99# in the &#8220;Telephone Number&#8221; form (it depends on your provider, actually.). Next, I tried to activate the &#8220;Prolink HSDPA Modem.app&#8221; from Applications folder. I pressed the &#8220;Connect&#8221; button on the &#8220;Networks Preferences&#8221; and &#8230;.. it worked!</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/modem-prolink2.png" rel="lightbox[963]"><img class="alignnone size-full wp-image-965" title="modem-prolink2" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/modem-prolink2.png" alt="" width="500" height="278" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Or, you can also activate the modem by pressing &#8220;Connect&#8221; button on &#8220;Prolink HSDPA Modem.app&#8221;. To cut the connection, just press the &#8220;Disconnect&#8221; button.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/modem-prolink3.png" rel="lightbox[963]"><img class="alignnone size-full wp-image-966" title="modem-prolink3" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/modem-prolink3.png" alt="" width="462" height="323" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">I suggest you to try this by yourself. The result may be vary, but if you find this article is useful, please give a comment to this article</p>
<p style="text-align: justify;">Thanks  <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/06/21/sunu-wibirama-how-to-use-prolink-phs-100-modem-on-snow-leopard/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AcademiaDotEdu: Tempat Mejeng Akademisi</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/06/16/sunu-wibirama-academia-dot-edu-tempat-mejeng-akademisi/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/06/16/sunu-wibirama-academia-dot-edu-tempat-mejeng-akademisi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 10:35:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Information Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=959</guid>
		<description><![CDATA[MasDab, sampeyan pasti sudah sangat akrab dengan Facebook (FB), yang biasa Sampeyan pantengin dari mulai bangun tidur, di kantor atau sekolah, sampai mau tidur lagi. Nah, portal jejaring sosial AcademiaDotEdu sebenarnya tak jauh berbeda dengan saudara tuanya itu. Hanya saja, portal ini menawarkan sesuatu yang lain daripada sekedar &#8220;leisure games and activities&#8221;. AcademiaDotEdu didirikan oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/keywords.jpg" rel="lightbox[959]"><img class="alignnone size-full wp-image-960 aligncenter" title="keywords" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/keywords.jpg" alt="" width="500" height="256" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">MasDab, sampeyan pasti sudah sangat akrab dengan Facebook (FB), yang biasa Sampeyan pantengin dari mulai bangun tidur, di kantor atau sekolah, sampai mau tidur lagi. Nah, portal jejaring sosial <a href="http://www.academia.edu">AcademiaDotEdu</a> sebenarnya tak jauh berbeda dengan saudara tuanya itu. Hanya saja, portal ini menawarkan sesuatu yang lain daripada sekedar &#8220;leisure games and activities&#8221;.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.academia.edu">AcademiaDotEdu</a> didirikan oleh empat orang engineer dan satu orang marketing yang tergabung dalam <a href="http://www.academia.edu/about">Academia Team</a>. CEO portal ini adalah alumni dari Oxford University bernama Richard Price, PhD. Konsep yang dibangun oleh AcademiaDotEdu mirip dengan konsep yang digunakan oleh situs jejaring sosial semacam Facebook, Plurk, atau Twitter. &#8220;Follow The Latest Research&#8221; adalah <em>tagline</em> portal jejaring sosial ini, yang secara tidak langsung menawarkan fasilitas bagi para akademisi maupun peneliti untuk mengikuti tren perkembangan penelitian terbaru dengan cara yang mudah dan fun.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/notification.jpg" rel="lightbox[959]"><img class="alignnone size-full wp-image-961 aligncenter" title="notification" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/notification.jpg" alt="" width="500" height="439" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Layaknya Facebook, seseorang dapat memperoleh update terbaru tentang status dan kegiatan seorang pengguna portal, paper terbaru yang diupload oleh pengguna, hasil riset, atau buku-buku terbaru yang direkomendasi oleh pengguna portal. Seorang pengguna juga sangat mungkin memasukkan bidang riset yang diminati, kemudian mencari pengguna lain berdasarkan bidang yang sama. Berdasarkan pengalaman saya bergabung selama beberapa bulan di portal ini, saya menemukan beragam pengguna portal, mulai dari bachelor student sampai dengan professor di sebuah universitas. Hm&#8230;kini bertambah satu lagi media kita untuk mencari koneksi dan partner bagi penelitian kita  <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p style="text-align: justify;">Pengguna portal juga diperkenankan untuk membuat halaman profilnya sendiri, lengkap dengan informasi keminatan penelitiannya, karya tulis dan buku yang sudah dihasilkan, buku yang sudah dibaca, dan link website yang ia rekomendasikan untuk pengguna portal yang lain. Menariknya, portal ini menyediakan statistik berupa kata kunci (keywords) yang digunakan oleh pengunjung untuk melihat profil dan halaman web kita. Manfaatnya? Tentu promosi gratis hasil penelitian dan karya tulis kita. Mungkin Sampeyan boleh tak setuju, tapi dari sekian banyak paper yang dihasilkan oleh berbagai macam penelitian di dunia ini, tak sampai setengahnya yang bisa benar-benar bermanfaat untuk kemajuan umat manusia. Di sinilah peran &#8220;PROMOSI&#8221; menjadi penting. Kalau orang lain tidak tahu apa yang Sampeyan lakukan, bagaimana Sampeyan mau &#8220;laku&#8221; ? Di bawah ini adalah screenshot statistik halaman profil dan web yang saya buat. Hmm&#8230;.lumayanlah untuk permulaan. Ternyata banyak juga yang berminat dengan ebook CakePHP yang pernah saya upload di blog ini  <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/statistik.jpg" rel="lightbox[959]"><img class="alignnone size-full wp-image-962" title="statistik" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/statistik.jpg" alt="" width="500" height="449" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Not bad, MasDab. Buat kamu yang punya aktivitas lain sebagai seorang pelajar, peneliti, penulis, akademisi, atau apapun itu, jangan cuman Facebook-an aja. Yuk, publikasikan karyamu dengan cara yang cerdas!</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/06/16/sunu-wibirama-academia-dot-edu-tempat-mejeng-akademisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prolink PHS100 di Windows 7</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/06/08/sunu-wibirama-prolink-phs100-di-windows-7/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/06/08/sunu-wibirama-prolink-phs100-di-windows-7/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 04:16:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Information Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=953</guid>
		<description><![CDATA[Dua pekan ini, saya berusaha me-recovery koneksi internet yang biasanya selalu setia menemani saya 24 jam di Bangkok. Setelah memilih dan memilah, akhirnya pilihan jatuh di Modem PROLINK PHS100 dan kartu Telkomsel Unlimited. Tapi, hei&#8230;.ada yang berbeda, MasDab. Saat saya mencoba menjalankan modem dan kartu Telkomsel di sistem operasi Windows XP, semuanya berjalan lancar. Tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   TH                                                         MicrosoftInternetExplorer4 </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml>< ![endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<style>
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:"Table Normal";
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin-top:0in;
	mso-para-margin-right:0in;
	mso-para-margin-bottom:10.0pt;
	mso-para-margin-left:0in;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Cordia New";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
	mso-bidi-language:AR-SA;}
</style>
<p> < ![endif]--></p>
<p>Dua pekan ini, saya berusaha me-recovery koneksi internet yang biasanya selalu setia menemani saya 24 jam di Bangkok. Setelah memilih dan memilah, akhirnya pilihan jatuh di Modem PROLINK PHS100 dan kartu Telkomsel Unlimited. Tapi, hei&#8230;.ada yang berbeda, MasDab. Saat saya mencoba menjalankan modem dan kartu Telkomsel di sistem operasi Windows XP, semuanya berjalan lancar. Tapi tidak dengan Windows 7. Selalu muncul pesan &#8220;connection failed&#8221; saat saya mencoba terkoneksi dengan internet.  Setelah selama beberapa menit berkonsultasi dengan Mbah Google, akhirnya ada beberapa cara yang layak dicoba:</p>
<p>1. Update Firmware. Saya tidak menyarankan Sampeyan melakukannya, karena bila gagal, resiko modem rusak akan Sampeyan hadapi. Tapi, it&#8217;s OK bila Sampeyan keukeuh ingin melakukannya. Sampeyan bisa melihat <a href="http://kalongsgs.wordpress.com/2010/02/19/update-firmware-prolink-phs100/">tutorialnya di sini</a>.</p>
<p>2. Cara kedua, sedikit ribet sih. Tapi Sampeyan tidak perlu memasang firmware baru di modem Sampeyan. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:</p>
<p>a.    Buka program utility Prolink PC Manager seperti biasanya. Pastikan Sampeyan membuat profil baru di sana dan melakukan konfigurasi koneksi dengan benar. Buat Sampeyan yang memakai kartu selain Telkomsel, Sampeyan bisa menanyakan konfigurasi ini ke penjual kartunya. Untuk pemakai Telkomsel, konfigurasi bisa dilihat di skrinsyut ini:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/01.png" rel="lightbox[953]"><img class="alignnone size-full wp-image-954" title="01" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/01.png" alt="" width="500" height="334" /></a></p>
<p>b.      Buka Control Panel &gt; Network and Internet &gt; Network and Sharing Center</p>
<p>c.       Pilih &#8220;Set up a new connection or network&#8221;</p>
<p>d.      Pilih &#8220;Set up a dial-up connection&#8221;</p>
<p>e.      Pilih PHS100 Modem, seperti gambar di bawah ini:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/02.png" rel="lightbox[953]"><img class="alignnone size-full wp-image-955" title="02" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/02.png" alt="" width="499" height="316" /></a></p>
<p>f.        Isikan konfigurasi di bawah ini, kemudian tekan connect. Aal iz well&#8230;.beres!</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/031.png" rel="lightbox[953]"><img class="alignnone size-full wp-image-958" title="031" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/031.png" alt="" width="500" height="360" /></a></p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/03.png" rel="lightbox[953]"><br />
</a></p>
<p>g.       Untuk mengakhiri koneksi, buka systray di kanan bawah, kemudian pencet tombol &#8220;Disconnect&#8221;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/04.png" rel="lightbox[953]"><img class="alignnone size-full wp-image-957 aligncenter" title="04" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/06/04.png" alt="" width="270" height="379" /></a></p>
<p>Nah, MasDab. Moga bermanfaat tutorialnya&#8230;..jangan lupa MasDab, kirim komennya jika tutorial ini membantu Sampeyan!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/06/08/sunu-wibirama-prolink-phs100-di-windows-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seputar Evakuasi: WNI dan Kerusuhan Bangkok</title>
		<link>http://wibirama.com/2010/05/20/sunu-wibirama-seputar-evakuasi-wni-dan-kerusuhan-bangkok/</link>
		<comments>http://wibirama.com/2010/05/20/sunu-wibirama-seputar-evakuasi-wni-dan-kerusuhan-bangkok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 04:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sunu wibirama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adventure]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wibirama.com/?p=947</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana kita tahu, huru-hara di daerah Ratchaprasong Intersection, Bangkok, Thailand akibat bentrokan yang terjadi antara massa kaus merah dan tentara pemerintah menyebabkan akses ke beberapa obyek vital terganggu, termasuk akses ke pusat perbelanjaan dan pusat pemerintahan. Bentrokan yang mulai memanas sejak hari Minggu kemarin (16/05) mencapai klimaks pertamanya hari Rabu (19/05), saat pemimpin demonstrasi kaus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://luar-negeri.kompasiana.com/2010/05/19/bangkok-mencekam/"></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/05/central-world.jpg" rel="lightbox[947]"><img class="alignnone size-medium wp-image-949 aligncenter" title="central-world" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/05/central-world-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagaimana kita tahu, huru-hara di daerah Ratchaprasong Intersection, Bangkok, Thailand akibat bentrokan yang terjadi antara massa kaus merah dan tentara pemerintah menyebabkan akses ke beberapa obyek vital terganggu, termasuk akses ke pusat perbelanjaan dan pusat pemerintahan. Bentrokan yang mulai memanas sejak hari Minggu kemarin (16/05) mencapai klimaks pertamanya hari Rabu (19/05), saat pemimpin demonstrasi kaus merah menyerahkan diri ke polisi. Hal ini, meskipun tadinya terlihat melegakan, ternyata menjadi pemicu meledaknya amarah pendukung kaus merah di Bangkok dan beberapa wilayah Thailand Utara. Tak ayal, Central World yang kerap menjadi tongkrongan kaum muda Thailand hangus dilalap api. Tak hanya itu, Channel 3 yang terkenal sebagai <em>setani lakorn</em> (Stasiun Sinetron) di Jalan Rama IV pun hangus dilalap api.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Kondisi Hari Kamis (20/5)</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Menurut salah satu narasumber yang berdomisili di daerah Petchburi Road, 40 rekan mahasiswa dan guru-guru Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) di Athen Apartment [Petchburi Soi 11] malah sampai hari ini belum dievakuasi dari lokasi konflik, meskipun kabarnya sudah ada rencana evakuasi dari KBRI untuk warga Indonesia (meskipun prosedurnya tidak jelas). Padahal, lokasi mereka sangat dekat dengan zona utama terjadinya kerusuhan. Hanya dengan berjalan kaki 3-4 menit saja mereka sudah bisa menyaksikan blokade militer. Untuk mengangkut 40 orang dari Athen Apartement, KBRI Bangkok sampai dengan kemarin (19/5) belum juga menemukan cara yang tepat. Anehnya lagi, lokasi evakuasi disuruh nyari sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah cukup dengan sekedar menghimbau dan mengatakan:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kalau memang merasa membutuhkan perlindungan, ikuti saja imbauan kami atau tanggung sendiri akibatnya,&#8221; (Teguh Wardoyo, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia , &#8220;Himbauan Untuk Tidak Keluar Rumah atau Siap Dievakuasi, <a href="http://nasional.vivanews.com/news/read/151679-wni_di_thailand_diimbau_tak_keluar_rumah">VIVANEWS</a>)</p>
</blockquote>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Related Articles:</strong></h4>
<ul>
<li><a href="http://luar-negeri.kompasiana.com/2010/05/19/bangkok-mencekam/">Bangkok Mencekam</a></li>
<li>Kerusuhan di Bangkok: <a href="http://luar-negeri.kompasiana.com/2010/05/21/kerusuhan-di-bangkok-1/">episode 1</a> ; <a href="http://luar-negeri.kompasiana.com/2010/05/21/kerusuhan-di-bangkok-2/">episode 2</a> ; <a href="http://luar-negeri.kompasiana.com/2010/05/22/kerusuhan-di-bangkok-3/">episode 3</a></li>
<li><a href="http://hermansaksono.com/2010/05/kondisi-wni-di-antara-huru-hara-bangkok.html">Kondisi WNI di Antara Huru-Hara Bangkok</a></li>
<li><a href="http://internasional.kompas.com/read/2010/05/19/13362150/Sudah.300.WNI.Dipindahkan.-5">300 WNI Dievakuasi oleh KBRI BANGKOK</a></li>
<li><a href="http://internasional.kompas.com/read/2010/05/20/23063252/Adanya.Evakuasi.WNI.Dibantah-14">Bantahan atas Evakuasi WNI </a></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote><p><strong>[UPDATE: Jum'at, 21 MEI 2010]</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">1. Rencana evakuasi [yang ditawarkan oleh KBRI pada Rabu (19/5) dan belum terlaksana sampai Kamis (20/5) ] dibatalkan karena hari ini keadaan Bangkok dipastikan sudah mulai kondusif. Kondisi rekan-rekan WNI (khususnya mahasiswa dan guru-guru) di Bangkok sampai update ini (21/5) diupload Alhamdulillah baik-baik saja dan merasa lebih aman untuk tetap tinggal di rumah masing-masing karena mengikuti himbauan Pemerintah Thailand untuk tetap <em>stay</em> di dalam rumah. Sudah dilaksanakan konsolidasi kembali antara pihak KBRI Bangkok dengan WNI yang ada di daerah rawan pada hari Kamis kemarin (20/5). Beberapa toko kecil di sekitar Petchburi Road dan Pratunam Junction dikabarkan sudah mulai buka kembali, sehingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari bisa dilakukan seperti sedia kala.</p>
<p>2. Penjelasan seputar <a href="http://internasional.kompas.com/read/2010/05/19/13362150/Sudah.300.WNI.Dipindahkan.-5">EVAKUASI 300 WNI</a> yang diberitakan di Kompas (19/5) juga sudah disampaikan oleh <a href="http://internasional.kompas.com/read/2010/05/20/23063252/Adanya.Evakuasi.WNI.Dibantah-14">salah satu WNI di Kompas</a> (20/5).</p>
<p style="text-align: justify;">Btw, di <a href="http://internasional.kompas.com/read/2010/05/20/23063252/Adanya.Evakuasi.WNI.Dibantah-14">artikel kedua</a> disebutkan &#8220;membuka pelayanan konsuler dan evakuasi&#8221; di dekat bandara. Tapi kok kita-kita nggak ngerti sih kalau ada layanan tersebut di hotel dekat bandara itu? (atau kitanya yang gak update info kali yah?) Padahal kita tinggal dekat bandara Suvarnabhumi juga loh (cuman 11 menit aja dari kos) dan nge-check <a href="http://www.deplu.go.id/bangkok/Pages/default.aspx">website KBRI yang baru</a> . <a href="http://www.deplu.go.id/bangkok/Pages/Highlights.aspx?IDP=6&amp;l=id">Di sana</a> disebutkan:</p>
<p>Posko pelayanan terletak di Grand Mercure Fortune Hotel, yang beralamat di 1 Ratchadapisek Rd. Bangkok 10400. nomor telepon 02-641-1500<br />
Jam pelayanan dimulai dari pukul 09.00-12.00 dan 13.00-16.00</p>
<p>Di web berita detik.com, <a href="http://us.detiknews.com/read/2010/05/21/131624/1361478/10/kbri-di-thailand-pindahkan-layanan-konsuler-ke-hotel-grand-fortune">artikel serupa pun dirilis</a>. Berikut petikan press release itu:</p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/05/detik-mercure-fortune.png" rel="lightbox[947]"><img class="alignnone size-full wp-image-951" title="detik-mercure-fortune" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/05/detik-mercure-fortune.png" alt="" width="500" height="377" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita sudah memindahkan untuk pelayanan konsuler ke Hotel Grand Mecure Fortune yang <strong>lokasinya dekat dengan Bandara</strong>,&#8221; ujar jubir Kemenlu Teuku Faizasyah (Faiz) dalam Press Briefing di kantornya, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (21/5/2010).</p>
<p style="text-align: justify;">Grand Mercure Fortune itu jauh banget dari bandara, hotelnya ada di depan subway Rama IX (Praram 9) persis. Kalo&#8217; naik taksi dari kos-an saya ke sono, at least 20 menit baru nyampe. Kalau dari Suvarnabhumi, menurut <a href="http://www.fortunehotel.com/location.htm">website resmi hotel ini</a>, ditempuh dengan jarak 30 menit. Dari KBRI ke Bandara Suvarnabhumi pun ditempuh dengan jarak kurang lebih 30 menit (kondisi jalan normal). Lalu, apa yang dimaksud dengan pernyataan DEKAT BANDARA di sini? <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_liar.gif' alt='&#58;&#94;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#94;&#111;' /></p>
<p><a href="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/05/mercure-hotel.png" rel="lightbox[947]"><img class="alignnone size-full wp-image-952" title="mercure-hotel" src="http://wibirama.com/wp-content/uploads/2010/05/mercure-hotel.png" alt="" width="415" height="411" /></a></p>
<p>3. Jam malam mulai hari ini diberlakukan pukul 21.00 sampai dengan pukul 05.00 waktu Bangkok.</p>
<p>4. ATM sudah bisa digunakan kembali untuk penarikan uang</p>
<p>5. Untuk rekan-rekan yang berada di daerah konflik dan akan keluar pada saat jam malam, mohon siapkan passport dan ID Card (sesuai dengan info dari pemerintah Thailand).</p>
<p>6. Last, <em>thanks for your help, folks! </em> Special thanks untuk Kang <a href="http://hermansaksono.com">Herman Saksono</a> <img src='http://wibirama.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p><strong>[UPDATE: Sabtu, 22 MEI 2010]</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.deplu.go.id/bangkok/Pages/Embassies.aspx?IDP=31&amp;l=id">Informasi lain</a>, kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada <strong>Bapak Sudharmanto dan Bapak Hanif</strong> (tim SATGAS KBRI) atas usahanya menyelematkan dan memindahkan tiga rekan kami di daerah Rangnam (daerah Victory Monument, pada  Selasa  (18/5). Selain itu, terima kasih kepada <strong>Bapak Didik Sulistyanto </strong>(Atase Pendidikan KBRI) yang memperbolehkan rekan-rekan kami untuk tinggal sementara di rumah Bapak.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wibirama.com/2010/05/20/sunu-wibirama-seputar-evakuasi-wni-dan-kerusuhan-bangkok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

